Tidak ada produk di keranjang.

Tidak ada produk di keranjang.

Category: Care

16/07/2024 by adminseo 0 Comments

Mitos dan Fakta seputar Penggunaan Sunscreen pada Anak

Menggunakan sunscreen pada anak-anak sering kali menjadi topik yang penuh perdebatan di kalangan orang tua. Di satu sisi, banyak yang memahami pentingnya melindungi kulit anak-anak dari bahaya paparan matahari.

Di sisi lain, beredar berbagai mitos yang menimbulkan keraguan tentang pengaruh sunscreen terhadap kesehatan kulit anak. Apakah sunscreen benar-benar aman untuk anak-anak? Apakah ada risiko tersembunyi yang perlu diwaspadai? 

Di sini, kita akan membahas berbagai mitos yang sering kali berkembang seputar penggunaan sunscreen pada anak-anak dan mengungkap fakta-fakta ilmiah yang mendasarinya. Simak sampai tuntas ya, Bund.

source: MSKIDS

source: MSKIDS

Mitos dan Fakta Sunscreen Pada Anak

Bund, cek kebenaran dari berbagai mitos soal sunscreen, yuk!

1. Mitos: Sunscreen berbahaya bagi kulit anak-anak

Faktanya, sunscreen aman digunakan untuk anak, asalkan tidak mengandung formula yang dapat memicu alergi dan iritasi, contohnya seperti paraben (pengawet), fragrance (pewangi), dan alkohol.

2. Mitos: Sunscreen bisa digunakan untuk bayi di bawah 6 bulan

Bund, fakta yang benar adalah, sunscreen sebaiknya dihindari oleh bayi di bawah enam bulan, sebab kulitnya masih terlalu rentan, sehingga ia lebih mudah ruam. 

Sebagai gantinya, Bunda harus menjaga ia dari paparan sinar matahari dengan pakaian atau topi pelindung. Selain itu, jaga ia untuk tidak kontak langsung dengan sinar matahari pada pukul 10 sampai 4 sore.

3. Mitos: Bedak dan pelembap anak mengandung SPF, sehingga tidak perlu memakai sunscreen

Meskipun pelembap atau bedak Si Kecil sudah diperkaya dengan SPF, perlindungannya tak akan semaksimal sunscreen khusus. Selain karena nilai SPF pada pelembap atau bedak biasanya lebih rendah dari sunscreen, keduanya tidak memiliki formulasi atau bahan aktif yang sama efektifnya dalam melindungi kulit.

4. Mitos: Anak-anak yang berkulit lebih gelap tidak membutuhkan sunscreen 

Kenyataannya, semua jenis kulit, termasuk yang gelap, membutuhkan perlindungan dari sinar UV untuk mencegah kerusakan dan risiko kanker kulit di kemudian hari, Bund. Meskipun kulit gelap memiliki lebih banyak melanin yang memberikan perlindungan alami terhadap sinar UV, tetapi perlindungannya belum maksimal, sehingga Si Kecil masih butuh sunscreen.

5. Mitos: Anak tidak perlu memakai sunscreen saat cuaca mendung, hujan, musim dingin, saat di rumah saja, atau ketika di dalam mobil

Faktanya, Bund, ketika cuaca sedang berawan, hingga 90% sinar UV tetap menembus kulit Si Kecil. Menurut Dr. Michele Green, MD, hal ini berlaku juga saat cuaca mendung, hujan, atau bahkan saat musim dingin (salju). 

Pasalnya, air, pasir, dan salju dapat memantulkan sinar matahari, dan Si Kecil akan terkena sinar UV tidak langsung. Jadi, mengoleskan tabir surya pada Si Kecil di pagi hari adalah sebuah keharusan. Kemudian, penggunaan tabir surya pun perlu tetap dilakukan ketika Si Kecil hanya di rumah saja, karena sinar UV bisa menembus jendela, Bund.

6. Mitos: Jika anak berjemur tapi tidak mengalami sunburn, artinya ia tidak memerlukan tabir surya

Faktanya, mendapatkan “cahaya” saja sudah merusak DNA kulit Si Kecil, Bund.  Bila Si Kecil tidak mengalami sunburn, kemungkinan ia akan mendapatkan tanning, yaitu respons tubuh terhadap kerusakan akibat sinar UV, dan sebagai tanda bahwa kulitnya terluka. 

Selain itu, Doket Melanie Palm, MD, Direktur Medis Art of Skin MD di Solana Beach, California mengatakan bahwa paparan UV bisa menimbulkan penuaan dini (photoaging), keriput, dan perubahan tekstur kulit. Paparan sinar UV yang berulang tanpa perlindungan dapat mempercepat proses ini.

7. Mitos: Sunscreen hanya diperlukan saat anak berenang atau bermain di pantai

Faktanya, Si Kecil perlu memakai tabir surya setiap kali ia berada di luar ruangan, baik saat bermain di taman, berjalan-jalan, atau bahkan bermain di halaman rumah. Oleh karena itu, aplikasikan sunscreen setiap kali Si Kecil keluar rumah ya, Bund. 

8. Mitos: Sunscreen menghalangi proses penyerapan vitamin D saat anak berjemur

Bund, studi klinis tidak pernah menemukan bahwa penggunaan tabir surya setiap hari menyebabkan seseorang kekurangan vitamin D. Dilansir dari Skincare Foundation, anak yang menggunakan tabir surya setiap hari dapat mempertahankan kadar vitamin D-nya. Di sisi lain, Si Kecil hanya membutuhkan sedikit paparan matahari untuk memproduksi vitamin D (berjemur dalam waktu 10-15 menit). 

Pada durasi tersebut, Bila Si Kecil tidak memakai perlindungan dari sunscreen, ia akan mengalami kerusakan DNA, dan setiap bagian dari kerusakan ini akan bertambah sepanjang hidupnya, sehingga potensi kanker kulit pada masa dewasa nanti akan meningkat.

9. Mitos: Sudah pakai sunscreen, sehingga anak boleh berjemur kapan pun

Faktanya, mengutip dari American Academy of Dermatology Association, umumnya matahari berada di puncak dan menghasilkan sinar UV yang kuat pada antara pukul 10 dan 2 siang.  Bila ingin berjemur, pilihlah waktu pagi antara pukul 7-9, dan ajak Si Kecil bermain mulai pukul 4 sore.

11. Mitos: Sunscreen dengan SPF tinggi memberikan perlindungan sepanjang hari dan tidak perlu diaplikasikan ulang (Re-apply)

Bund, SPF tidak memengaruhi berapa lama kulit Si Kecil akan terlindungi. Semua perlindungan tabir surya umumnya hanya bertahan dua jam (atau bahkan kurang dari itu).  Jadi, walaupun suatu produk tabir surya memiliki SPF tinggi, penggunaannya  perlu diulang setiap dua jam, atau lebih sering jika Si Kecil sedang berenang dan berkeringat. 

Di sisi lain, tabir surya bisa luntur karena keringat, air, atau gesekan dengan pakaian. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu re-apply supaya bisa melindungi kulit dengan optimal.

12. Mitos: Semua sunscreen memberikan perlindungan yang sama

Tidak semua tabir surya memberikan perlindungan yang sama. Sebab, angka SPF (Sun Protection Factor) dan PA yang tertera dalam kemasan produk dapat menunjukkan seberapa baik sunscreen tersebut dapat melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB (broad-spectrum).

Kemudian, sunscreen bisa dibedakan juga dari 2 bahan aktif, seperti zinc oxide (physical sunscreen) atau avobenzone (chemical sunscreen) yang memberi perbedaan dalam menjaga kulit. Untuk Si Kecil, pastikan Bunda memilih physical sunscreen yang tidak diserap ke kulit dan tidak dialirkan dalam darah ya.

13. Mitos: Sunscreen bisa dipakai bertahun-tahun

Dikutip dari Mayo Clinic, Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika mewajibkan semua tabir surya mempertahankan kekuatan aslinya setidaknya selama tiga tahun saja, Bund. Maka dari itu, periksa botol untuk mengetahui tanggal kedaluwarsa, yaitu tanggal di mana tabir surya sudah tidak lagi efektif. 

Bila produk yang Bunda beli sudah memasuki tanggal tersebut, segera buang, ya. Kemudian, untuk menjaga kondisi sunscreen, letakkan produk yang Bunda punya di tempat teduh, usahakan agar tidak terkena sinar matahari secara langsung.

source: MSKIDS

source: MSKIDS

Rekomendasi Sunscreen untuk Anak

Bunda sudah mengetahui berbagai fakta sebenarnya dari mitos penggunaan sunscreen pada anak. Selanjutnya, Bunda perlu mencari produk sunscreen anak yang bisa melindungi kulitnya dengan maksimal.

Untungnya, produk tersebut bisa ditemukan dengan mudah di MSKIDS. Terdapat dua jenis sunscreen dari MSKIDS, Bund. Pertama, ada Sunbae SPF30 PA+++  tabir surya untuk Si Kecil berumur 6 bulan ke atas, dan yang kedua adalah Sunhero SPF50 PA+++ untuk anak berusia 3 tahun ke atas. 

Keduanya merupakan physical sunscreen yang lembut dan sudah berlabel broad-spectrum, sehingga mampu menghalangi kulit Si Kecil dari bahaya UVA dan UVB matahari tanpa menimbulkan risiko iritasi. 

Dalam, Sunbae SPF30 PA+++ terdapat kandungan alami Aloe Vera (lidah buaya), bunga Chamomile, tanaman herbal Calendula, serta Shea Butter (ekstrak lemak dari kacang pohon Shea) untuk melembapkan kulit Si Kecil. 

Sementara itu, pada Sunhero SPF50 PA+++, bahan alaminya mencakup Royal Jelly (produk olahan lebah yang bernutrisi tinggi), pumpkin seed atau biji labu, daun jambu biji (guava leaf) yang kaya vitamin C, dan minyak jojoba serta minyak bunga matahari yang berfungsi mencegah kulit menjadi kering.

Yuk, Bund, lindungi kulit Si Kecil dari sekarang! Kunjungi MSKIDS di e-commerce kesayangan Bunda untuk dapatkan Sunbae SPF30 PA+++ dan Sunhero SPF50 PA+++ sebagai sunscreen  terbaik yang aman dan efektif untuk anak-anak. 

Jangan lewatkan juga artikel-artikel kami lainnya tentang kesehatan anak dan tips perlindungan kulit dengan mengikuti akun media sosial kami ya!

09/07/2024 by adminseo 0 Comments

Cara Memakai Sunscreen dengan Benar pada Si Kecil

Bund, sunscreen merupakan salah satu kunci agar kulit Si Kecil tetap aman ketika ia berkegiatan di luar ruangan. Selain harus memilih produk yang tepat, Bunda juga wajib memahami cara memakai sunscreen yang benar supaya perlindungannya optimal.

Sebab, meskipun dapat memenuhi kebutuhan vitamin D Si Kecil, matahari memancarkan sinar UV yang bisa menyebabkan kulitnya terbakar dan juga iritasi. Bahkan Dr. Marisa Quattrone, seorang dokter anak bersertifikat asal Amerika, dalam Blueberry Pediatrics menegaskan bahwa matahari dapat memberi kehidupan, sekaligus membahayakan seseorang. 

Maka dari itu, yuk, Bund, lihat panduan cara pakai sunscreen yang benar pada anak-anak, dan temukan rekomendasi produknya di sini.

source: MSKIDS

source: MSKIDS

Tips Penggunaan Sunscreen Untuk Anak

Sebelumnya, perlu digaris bawahi bahwa Si Kecil boleh menggunakan sunscreen ketika ia sudah menginjak usia 6 bulan. Sebab, bayi di bawah 6 bulan kulitnya masih rentan, dan sebaiknya tidak terkena sinar matahari secara langsung. 

Nah, jika sudah berusia minimal 6 bulan, selayaknya orang dewasa, urutan pemakaian sunscreen pada anak pun ada aturannya, Bund. Simak langkahnya berikut ini:

1. Oleskan Sunscreen Setelah Skincare

Jika Si Kecil memiliki jadwal skincare routine (seperti pelembap) di pagi hari, maka sebaiknya berikan ia cream terlebih dahulu, baru kemudian aplikasikan sunscreen. Jadi, sunscreen akan berfungsi sebagai lapisan pelindung terakhir yang membantu mengunci manfaat dari produk skincare sebelumnya, sehingga kulit sensitif Si Kecil akan tetap lembap dan sehat.

2. Sesuaikan Takaran Sunscreen dengan Kebutuhan Si Kecil

Aplikasikan tabir surya pada seluruh area terbuka secara merata, mulai dari wajah, leher, lengan, tangan, bahu, kaki, leher, belakang leher, dan belakang telinga. Lalu, sesuaikan takarannya dengan kebutuhan Si Kecil. 

Untuk bayi berusia 6 bulan ke atas, aplikasikan sekitar 1 ml sunscreen di setiap bagian tubuhnya (setara dengan setengah ruas jari). Kemudian, jika Si Kecil sudah berusia 3 tahun ke atas, tuangkan sekitar 2 ml.

Selain itu, melansir dari Kids Health, Dermatologist punya aturan lain, yaitu menggunakan takaran 1 ons (sekitar 2 sendok makan) untuk seluruh tubuh. Selain itu, Bunda juga boleh menggunakan panduan sendok teh (sdt) dengan jumlah 9 sdt. Rinciannya, 1 sdt untuk wajah dan leher, 1 sdt untuk tubuh bagian depan dan 1 sdt untuk tubuh bagian belakang, 1 sdt untuk setiap lengan, dan 2  sdt untuk setiap kaki.

3. Aplikasikan Sunscreen pada Si Kecil 15 – 30 Menit Sebelum Terpapar Matahari

Agar formula sunscreen dapat meresap dengan baik ke dalam kulit, maka sebaiknya berikan pada Si Kecil 15 – 30 menit sebelum terpapar matahari. 

Dengan memberikan jeda waktu ini, Bunda bisa memastikan bahwa sunscreen sudah aktif, sehingga Si Kecil bisa beraktivitas tanpa khawatir kulit terkena sunburn (terbakar) atau iritasi. 

Hal ini berlaku juga saat cuaca sedang mendung, karena sinar UV masih bisa menembus awan hingga 80% dan dapat menyebabkan kerusakan kulit.

4. Gunakan Kembali Sunscreen (Re-apply) Setiap 2 Jam Sekali

Bund, paparan sinar matahari, keringat, berenang, dan mengeringkan tubuh dengan handuk dapat mengurangi efektivitas sunscreen. Oleh karenanya, penting untuk Bunda melakukan re-apply tabir surya pada Si Kecil setiap 2 jam. 

Jika Si Kecil banyak bermain di luar ruangan atau di dalam air, frekuensi pengaplikasian ulang sunscreen harus ditingkatkan agar perlindungannya yang optimal.

5. Pastikan Si Kecil Memakai Sunscreen yang Aman untuk Anak

Sunscreen yang aman untuk anak-anak biasanya berbasis mineral (physical) dengan bahan utama zinc oxide atau titanium dioxide. Jika tabir surya ini sudah berlabel broad-spectrum, maka Si Kecil dapat terlindungi dari sinar UVA dan UVB.

Kemudian, memilih sunscreen yang tahan air sangat penting terutama jika Si Kecil akan berenang atau berkeringat banyak saat bermain di luar, karena formula tahan air memastikan perlindungan tetap efektif meskipun kulitnya sedang basah. 

6. Bersihkan Sunscreen Setelah Si Kecil Selesai Bermain (Sore Hari)

Bila Si Kecil sudah selesai beraktivitas atau bermain di luar ruangan, dan jam sudah menunjukkan waktu sore hari (di atas pukul 4 sore), maka Bunda dapat membersihkan kulitnya dengan sabun lembut dan air hangat. 

Pastikan untuk membilas seluruh sunscreen dengan baik agar tidak ada residu atau sisa lapisan yang tersisa di kulit. Supaya simple, Bunda bisa melakukan rutinitas ini ketika ia sudah masuk jadwal untuk mandi sore. 

7. Hentikan Pemakaian Sunscreen Jika Timbul Alergi

Jika Bunda melihat tanda efek samping sunscreen berupa iritasi kulit, ruam, kemerahan, gatal, atau alergi pada Si Kecil, segera hentikan penggunaannya dan konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.

source: MSKIDS

source: MSKIDS

Rekomendasi Sunscreen Untuk Anak

Bunda, saatnya merawat kulit Si Kecil dengan memberikan ia sunscreen Sunbae SPF30 PA+++ (untuk bayi 6 bulan ke atas) atau Sunhero SPF50 PA+++ (untuk anak 3 tahun ke atas) dari MSKIDS yang formulanya aman dan sudah teruji secara klinis.

Kedua produk tabir surya ini merupakan sunscreen mineral (physical sunscreen) berspektrum luas yang dipadukan dengan kandungan alami, sehingga mampu menjaga Kulit Si Kecil dari ancaman ruam atau iritasi, dan aman dioleskan pada bagian dekat mata (aplikasikan dengan hati-hati).

Lebih dari itu, sunscreen anak dari MSKIDS bebas dari bahan yang harus dihindari, contohnya seperti pengawet, pewangi, pewarna, serta oxybenzone yang memicu reaksi alergi kulit.

Pada Sunbae SPF30 PA+++, terdapat formula zinc oxide dan titanium dioxide dengan ekstrak Aloe Vera (lidah buaya), bunga Chamomile, Calendula, serta Shea Butter (ekstrak lemak dari kacang pohon Shea) yang ampuh untuk meredakan iritasi dan menjaga kelembapan kulit Si Kecil. Sunbae SPF30 PA+++ pun sudah tahan air (water resistant) selama 40 menit.

Sementara itu, Sunhero SPF50 PA+++ tahan air selama 80 menit. Tabir surya ini mengkombinasikan zinc oxide dan titanium dioxide bersama Royal Jelly (produk olahan lebah yang bernutrisi tinggi), pumpkin seed atau biji labu, daun jambu biji (guava leaf), minyak jojoba, serta minyak bunga matahari yang mencegah kulit dari kekeringan. 

Nah, sekarang, Bunda bisa mendapatkan sunscreen dari MSKIDS yang aman dan sesuai untuk Si Kecil dengan mudah. Yuk, Bund, kunjungi: Skincare Anak #PilihanIbuIndonesia

01/07/2024 by adminseo 0 Comments

Menjaga Kulit Anak Tetap Terlindungi di Musim Panas

Matahari di musim panas berbahaya untuk anak karena sinar ultraviolet (UV) yang dipancarkan dapat menyebabkan kerusakan kulit, contohnya seperti dari sunburn (kulit terbakar).

Jadi, meskipun musim panas terasa cerah dan menyenangkan, Bunda harus menghadapi tantangan baru saat memasukinya, yaitu bagaimana melindungi kulit Si Kecil dari bahaya matahari agar tetap sehat dan terawat. Yuk, Bund, ketahui caranya di sini. 

source: MSKIDS

source: MSKIDS

Mengapa Perlindungan Kulit Anak Sangat Penting di Musim Panas

Bunda, matahari di musim panas biasanya lebih terik dan intens, serta durasi paparannya di siang hari kian panjang dibandingkan saat musim hujan. Sehingga radiasi UV yang mencapai permukaan bumi pun tentu semakin bertambah.

Artinya, efek negatif yang kemungkinan menyerang Si Kecil pun akan meningkat. Ketika bermain di taman, pantai, atau ruang terbuka lain, kulitnya akan lebih mudah iritasi, kering, mengelupas, dan ruam terutama di daerah yang sering berkeringat seperti leher, dada, dan lipatan kulit (ditandai dengan bintik-bintik merah yang gatal dan menyakitkan).

Hal ini patut diwaspadai, Bun. Sebab, kerusakan pada sel kulit yang terjadi akibat sinar UV dapat berpotensi menjadi kanker kulit (melanoma) dan penuaan dini di kemudian hari. Oleh karena itu, untuk meminimalisir dan menghindari bahaya tersebut, pastikan agar Bunda melindungi kulit Si Kecil dengan sunscreen anak atau yang biasa disebut dengan tabir surya anak. 

Sebetulnya, penggunaan sunscreen berlaku juga ketika cuaca mendung, karena sinar UV tetap bisa menembus awan, sehingga Si Kecil butuh perlindungan dari tabir surya. Namun, ketika musim panas, ada banyak hal lain yang perlu Bunda lakukan untuk melindungi kulitnya, seperti:

  • Mencari tempat bermain yang teduh.
  • Pastikan Si Kecil tetap tidak kekurangan cairan dengan rajin memberinya air minum.
  • Tutupi Si Kecil dengan pakaian yang tidak terlalu terbuka. Pastikan bajunya longgar, ringan, dan berwarna terang.
  • Lindungi kepala kepala Si Kecil dengan payung atau topi yang lebar.
  • Jika memungkinkan, kenakan kacamata dengan daya serap UVA dan UVB 100% untuk perlindungan terbaik bagi matanya.
  • Aplikasikan tabir surya 15-30 menit sebelum keluar ruangan secara merata di seluruh bagian tubuh yang terkena sinar matahari, termasuk wajah, telinga, leher, tangan, dan kaki.
  • Oleskan tabir surya secara berulang setiap dua jam, atau lebih sering jika Si Kecil berenang atau berkeringat banyak.

Nah, Bund, langkah-langkah di atas tak hanya akan melindungi kulit Si Kecil. Tapi, ia juga bisa terhindar dari dampak buruk paparan matahari lainnya, seperti dehidrasi (kekurangan cairan tubuh), sakit kepala sebelah (migrain), panas dalam, demam tinggi. Hal-hal tersebut pada akhirnya berpotensi membawa Si Kecil pada kondisi heatstroke (kondisi di mana tubuh tidak mampu mengatur suhu).

Rekomendasi Sunscreen untuk Anak

Untuk perlindungan optimal, usahakan agar Bunda memilih sunscreen anak dengan tepat, caranya:

  • Berikan Si Kecil sunscreen dengan SPF minimal 30, atau SPF yang lebih tinggi jika ia sering berada di luar ruangan dalam waktu lama.
  • Cek apakah tabir surya tersebut menawarkan perlindungan spektrum luas (broad spectrum), yang berarti melindungi dari sinar UVA dan UVB. 
  • Untuk anak-anak, lebih baik gunakan sunscreen fisik (mineral) yang mengandung bahan aktif zinc oxide atau titanium dioxide. Sunscreen ini bekerja dengan membentuk lapisan di atas kulit dan memantulkan sinar UV, serta cenderung lebih lembut dan minim iritasi dibandingkan sunscreen kimia.
  • Pilih tabir surya yang tidak menimbulkan alergi dan bebas dari pewangi atau bahan kimia keras yang bisa menyebabkan peradangan pada kulit sensitif Si Kecil.
  • Pakai sunscreen yang tahan air (water resistant) sehingga perlindungannya tetap efektif.
source: MSKIDS

source: MSKIDS

Kini, Bunda dapat dengan mudah menemukan sunscreen anak yang aman seperti kriteria di atas, karena MSKIDS telah menyediakan Sunbae SPF30 PA+++ serta Sunhero SPF50 PA+++, yaitu physical sunscreen khusus anak dengan spektrum luas (menahan bahaya kulit dari UVA dan UVB), serta tidak menyerap ke dalam lapisan kulit (darah) yang membuat Si Kecil aman dari iritasi atau alergi.

Sunbae SPF30 PA+++ cocok untuk Bunda berikan pada Si Kecil yang berusia 6 bulan ke atas. Tabir surya ini diperkaya dengan racikan alami seperti Aloe Vera (lidah buaya), bunga Chamomile, tanaman herbal Calendula, serta Shea Butter (ekstrak lemak dari kacang pohon Shea) yang berfungsi menenangkan serta melembapkan kulit Si Kecil. 

Nah, jika Si Kecil sudah memasuki usia 3 tahun ke atas, maka ia butuh penjagaan ekstra dari Sunhero SPF50 PA+++. Bahan alami yang terkandung dalam sunscreen ini mencakup Royal Jelly (produk olahan lebah yang bernutrisi tinggi), pumpkin seed atau biji labu, daun jambu biji (guava leaf) yang kaya vitamin C, dan minyak jojoba serta minyak bunga matahari untuk mencegah kekeringan kulit.

 

Yuk, Bund, prioritaskan kepentingan kulit Si Kecil dengan memberikannya perlindungan yang tepat. Pilihlah sunscreen dari MSKIDS dan praktikkan tips yang sudah kami bagikan secara rutin.

10/06/2024 by adminseo 0 Comments

Physical Sunscreen VS Chemical Sunscreen

Physical sunscreen adalah sunscreen yang melindungi kulit dengan memantulkan sinar UV (ultraviolet) matahari. Ini berbeda dengan chemical sunscreen, sebab cara kerja chemical sunscreen adalah menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas bahan kimia.

Nah, Bund, kedua jenis tabir surya ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kira-kira sunscreen apa yang paling aman bagi Si Kecil? Yuk, Bund, simak informasinya berikut ini!

source: MSKIDS

source: MSKIDS

Perbedaan Antara Physical dan Chemical Sunscreen

Physical sunscreen atau sunscreen fisik mengandung mineral alami titanium dioxide dan zinc dioxide sebagai bahan aktif utamanya. Sunscreen jenis ini bekerja dengan membentuk lapisan pelindung pada kulit dan memantulkan sinar UV, melindungi kulit tanpa menembusnya. Umumnya, physical sunscreen dapat melindungi kulit lebih lama dan bekerja secara instan. 

Kelebihan physical sunscreen adalah aman bagi kulit sensitif dan kering, minim iritasi, tidak menyumbat pori-pori, serta aman untuk semua usia. Di sisi lain, kekurangan physical sunscreen meliputi tekstur yang kental atau thick, sehingga bisa meninggalkan lapisan putih (white cast) di kulit, serta mudah luntur jika terkena air atau keringat.

Sementara itu, chemical sunscreen mengandung bahan aktif avobenzone, octinoxate, oxybenzone, dan octisalate. Chemical sunscreen bekerja dengan menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas yang dilepaskan dari kulit. 

Setelah mengaplikasikan chemical sunscreen, perlu ada jeda sekitar 20-30 menit sebelum kulit terkena paparan sinar matahari. Kelebihan chemical sunscreen meliputi tekstur yang lebih ringan dibanding sunscreen fisik, lebih cepat menyerap, tidak meninggalkan white cast, dan mudah diratakan pada kulit. Namun, jenis tabir surya ini rentan menyumbat pori-pori, sehingga cenderung  menyebabkan alergi, iriatasi, atau kemerahan. 

 

Sunscreen Terbaik untuk Kulit Sensitif dan Kulit Anak-anak

Kulit anak-anak cenderung lebih sensitif daripada orang dewasa, Bund. Oleh karena itu, sebaiknya berikan physical sunscreen untuk proteksi kulit Si Kecil. Sebab, jenis sunscreen ini diformulasikan dari bahan yang lembut (gentle), sehingga Si Kecil akan terhindar dari iritasi, alergi, maupun kemerahan.

Australasian College of Dermatologists juga tidak merekomendasikan penggunaan chemical sunscreen pada bayi dan anak-anak Bund, karena kulit mereka lebih mudah menyerap bahan kimia dibandingkan orang dewasa.

Untuk membantu Bunda memberi perlindungan terbaik bagi kulit Si Kecil, kini telah hadir physical sunscreen Sunhero dan Sunbae dari MSKIDS yang mampu menjaga, menenangkan, dan melembapkan kulit Si Kecil meskipun ia kerap terpapar cahaya matahari. 

source: MSKIDS

source: MSKIDS

Kabar baiknya, sebagai sunscreen fisik, Sunhero dan Sunbae memiliki formula yang ringan, tidak licin atau berminyak, serta mudah diaplikasikan pada kulit Si Kecil. Di sisi lain, tabir surya dari Sunhero dan Sunbae tidak menyebabkan perih di mata, bebas kandungan berbahaya seperti paraben, tidak mengandung parfum, dan sudah teruji secara klinis.

Jika Si Kecil sudah berusia 6 bulan, Bunda bisa pilih Sunbae dengan SPF30 PA+++. Kemudian, terdapat Sunhero dengan SPF50 PA+++ untuk Si Kecil yang berusia 3 tahun ke atas.

Melalui pemilihan tabir surya yang tepat, Bunda dapat menjaga kulit Si Kecil dari bahaya panas matahari, sehingga kulitnya akan tetap sehat dan terawat dengan baik. Maka dari itu, yuk, Bund, ketahui manfaat dan kandungan keduanya di sini: Sunbae SPF30 PA+++ dan Sunhero SPF50 PA+++ 

 

07/06/2024 by adminseo 0 Comments

Tips Memilih Sunscreen untuk si Kecil

Bila ingin mendukung proses perkembangan fisik dan kecerdasan Si Kecil, selain mengajak ia bermain di dalam ruangan, Bunda juga dapat menemaninya untuk eksplor banyak hal di dunia luar. Namun, Bunda perlu pastikan untuk tetap menjaga kesehatan kulit Si Kecil dari bahaya sinar UV (ultraviolet) matahari.

Nah, sunscreen atau tabir surya anak memainkan peran utama dalam melindungi kulit Si Kecil dari paparan sinar UV yang menjadi penyebab kerusakan kulit. Sayangnya, tak semua produk memiliki kandungan sunscreen yang aman untuk anak, Bund. Maka dari itu, mari belajar bagaimana tips memilihnya, dan temukan rekomendasinya di sini.

source: MSKIDS

source: MSKIDS

Kandungan Sunscreen yang Aman untuk Anak

Agar tidak memicu iritasi pada kulit, salah satu kriteria penting yang sebaiknya Bunda perhatikan dalam memilih sunscreen anak adalah formulanya. Berikut kandungan dan bahan alami sunscreen yang aman untuk kulit Si Kecil:

  • Zinc Oxide, merupakan partikel berwarna putih yang mampu melindungi kulit dari sinar bahaya UV, sehingga mencegah kulit terbakar.
  • Titanium Dioxide, terbuat dari ekstrak bijih titanium murni yang aman dan lembut untuk kulit.
  • Calendula Officinalis Flower Oil (Minyak Bunga Calendula), minyak ini dikenal sebagai zat yang dapat mengurangi atau mencegah radang. Efeknya, Calendula sangat baik untuk kulit anak yang sensitif.
  • Chamomilla Recutita Flower Extract (Ekstrak Bunga Kamomil), mengandung antioksidan yang membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas yang dihasilkan oleh paparan sinar matahari.
  • Aloe Barbadensis Leaf Extract (Ekstrak Daun Lidah Buaya), daun lidah buaya memiliki sifat menenangkan, melembapkan, dan bisa menyembuhkan kulit.

Kemudian, sebaiknya Bunda menghindari bahan-bahan tertentu yang terkandung dalam sunscreen anak, seperti:

  • Oxybenzone
  • Dioxybenzone
  • Sulisobenzone
  • Octinoxate 
  • Cinoxate
  • Paraben
  • Menthyl anthranilate
  • Retinyl palmitate

Bunda dapat melihat apa saja kandungan sunscreen dengan melihat bagian ingredients yang tercantum dalam kemasan.

Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Anak

Bund, semua bahan sunscreen yang aman untuk anak bisa ditemukan pada Sunhero dan Sunbae dari MSKIDS. Kedua tabir surya ini memiliki formula baik dan SPF yang sesuai untuk kebutuhan dan usia Si Kecil

source: MSKIDS

source: MSKIDS

Nah, Bun, karena penggunaan sunscreen anak sudah bisa dimulai sejak bayi usia 6 bulan, maka MSKIDS menghadirkan Sunbae SPF30 PA+++ yang dapat melindunginya dari paparan radiasi matahari saat berjemur ataupun beraktivitas di luar ruangan. Sementara itu, Bunda bisa memberikan Sunhero SPF50 PA+++ untuk Si Kecil yang sudah memasuki usia 3 tahun ke atas. 

Sunhero dan Sunbae merupakan jenis sunscreen fisik (physical sunscreen) dengan kandungan zinc oxide atau titanium dioxide yang lebih baik untuk anak-anak. Sebab, ia bekerja dengan cara memantulkan sinar ultraviolet dari permukaan kulit, sehingga Si Kecil akan terhindar dari risiko iritasi.

Lebih dari itu, Bund. Sunhero dan Sunbae termasuk sunscreen tahan air yang lebih baik untuk Si Kecil yang sering berenang. Produk besutan MSKIDS ini tidak lengket di kulit, cepat menyerap, dan tahan air selama 40 – 60 menit. 

Bunda, supaya hasilnya efektif, usahakan untuk selalu mengoleskan sunscreen pada Si Kecil setiap 2 jam sekali, atau segera reapply (gunakan kembali) ketika ia sudah keluar dari air (saat berenang). 

Yuk, optimalkan perlindungan kulit Si Kecil dari bahaya radiasi matahari. Pastikan agar Bunda memilih sunscreen yang tepat dari MSKIDS, dan pilih varian yang sesuai dengan usia serta kebutuhannya ya!

03/06/2024 by adminseo 0 Comments

Manfaat Sinar Matahari: Kunci Vitamin D untuk Kesehatan Anak

Vitamin D adalah nutrisi penting yang sangat berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Sinar matahari merupakan sumber utama vitamin D yang membantu tubuh memproduksinya secara alami. 

Jika kekurangan vitamin D, Si Kecil berpotensi lebih rentan terhadap penyakit, dan proses penyerapan kalsium untuk kesehatan tulangnya akan terhambat.

Guna menghindari hal tersebut, mari ketahui bagaimana sinar matahari membantu produksi vitamin D, serta temukan tips aman dan praktis agar Si Kecil bisa mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup. Simak informasinya ya, Bund!

source: MSKIDS

source: MSKIDS

 

Tips Terbaik untuk Mendapatkan Vitamin D

Vitamin D memiliki berbagai manfaat bagi tumbuh kembang Si Kecil, seperti meningkatkan imunitas, mendukung proses perkembangan otak, memelihara kebaikan tulang dan gigi, serta menguatkan ototnya.

Paparan matahari merupakan sumber utama vitamin D. Saat kulit terpapar sinar UV (ultraviolet) dari matahari, ini memicu pembentukan vitamin D di dalam tubuh, yang kemudian diubah menjadi bentuk aktif oleh ginjal dan hati untuk membantu penyerapan kalsium dan menjaga kesehatan tulang. 

Lalu, bagaimana cara terbaik mendapatkan vitamin D untuk Si Kecil? Simak beberapa tips berikut ini ya, Bund:

  • Waktu terbaik untuk berjemur adalah pukul 08.00 hingga 10.00 pagi. 
  • Hindari berjemur saat matahari terlalu terik dengan durasi terlalu lama untuk menghindari kulit terbakar (sunburn).
  • Jika tidak sempat mengajak Si Kecil berjemur di pagi hari, sebaiknya Bunda menunggu setelah pukul 16.00. Pada waktu ini, kadar sinar UV lebih rendah sehingga risiko kerusakan kulit lebih kecil.
  • Anak-anak hanya perlu terpapar matahari selama 10-15 menit untuk mendapatkan vitamin D yang cukup.
  • Pastikan Si Kecil memakai topi atau pelindung kepala saat berjemur.
  • Oleskan tabir surya atau sunscreen untuk anak-anak pada bagian kulit yang terpapar sinar matahari. 

Selain paparan sinar matahari, Vitamin D juga dapat ditemukan pada makanan seperti ikan salmon, ikan tuna, susu, minyak ikan, jamur, hati, dan kuning telur. Oleh karena itu, penting bagi Bunda untuk memenuhi nutrisi ini untuk mendukung tumbuh kembang Si Kecil.

 

Proteksi Kulit Anak dari Paparan Sinar Matahari

Bund, cahaya matahari memang baik untuk kesehatan Si Kecil. Namun, jika berlebihan, ini akan berpotensi merusak lapisan kulitnya. Oleh karena itu, penting bagi Bunda untuk selalu menggunakan tabir surya atau sunscreen pada Si Kecil secara teratur.

Berikut adalah beberapa manfaat penggunaan sunscreen untuk anak:

  • Memberi perlindungan dari sinar UV;
  • Mencegah terbakarnya kulit;
  • Mencegah risiko kanker kulit; 
  • Menjaga kesehatan kulit anak. 

Kabar baiknya, sunscreen sudah dapat digunakan sejak bayi berusia 6 bulan, Bund. Tentunya, Bunda perlu memilih tabir surya yang aman. Rekomendasi sunscreen anak lokal yang aman adalah Sunhero SPF50 PA+++ dan Sunbae SPF30 PA+++ berjenis physical sunscreen dari MSKIDS. 

Physical sunscreen ini tidak menyerap ke dalam kulit, minim iritasi, tidak menimbulkan ruam, dan cocok digunakan bahkan untuk kulit sensitif. 

Apa bedanya Sunhero dan Sunbae? Sunhero SPF50 PA+++ mengandung royal jelly, ekstrak daun jambu biji (guava leaves), dan ekstrak biji labu (pumpkin seeds) yang aman digunakan anak berusia 3 tahun ke atas. 

Sementara itu, Sunbae SPF30 PA+++ diperkaya lidah buaya, chamomile, dan calendula yang aman dipakai bayi usia 6 bulan ke atas. Kedua sunscreen ini dapat menjaga kulit Si Kecil tetap lembab dan lembut setelah terkena paparan sinar matahari. 

source: MSKIDS

source: MSKIDS

Bunda, jaga kesehatan Si Kecil dengan memastikannya mendapat cukup vitamin D dari sinar matahari, dan tetap lindungi kulitnya. Caranya, Bunda dapat menjadwalkan waktu untuk ia bermain di luar ruangan secara teratur dan aman. 

Jangan lupa berikan tabir surya dengan SPF yang sesuai setiap kali Si Kecil bermain di luar luar ruangan dan di bawah cahaya matahari.

Bunda dapat memberi ia sunscreen dari MSKIDS, karena tidak membuat perih di mata, tidak lengket, dan tidak mengandung parfum, sehingga Si Kecil akan merasa tetap nyaman.

Apabila Si Kecil masih berusia 6 bulan ke atas, berikan:  Sunbae SPF30 PA+++
Jika Si Kecil berusia 3 tahun, gunakan: Sunhero SPF50 PA+++

28/02/2024 by adminseo 0 Comments

Penyebab Anak Susah Tidur dan Cara Mengatasinya

Buat Moms and Dads waktu malam hari adalah waktu beristirahat yang sangat penting setelah beraktivitas seharian. Tentu Moms and Dads juga berharap agar Si Kecil bisa beristirahat dengan nyaman dan terlelap nyenyak di malam hari. Namun bagaimana jika hal sebaliknya yang terjadi? Bagaimana jika Si Kecil tidak bisa tidur nyenyak? Pasti waktu istirahat Moms and Dads bisa terganggu.

 

 

source: raisingchildren.net.au

source: raisingchildren.net.au



Perlu diketahui juga, ada beberapa hal yang menyebabkan Si Kecil tidak bisa istirahat dengan tenang di malam hari. Berikut penjelasannya yang disadur dari Bebeclub:

• Pola Makan Anak
Biasanya anak yang tidak memiliki pola makan yang teratur atau hanya akan makan jika ia meminta, cenderung lapar saat malam hari. Jika terasa lapar saat jam tidur, maka Si Kecil pasti tidak akan bisa tidur dengan nyenyak karena rasa lapar tersebut.

Maka cara mengatasinya adalah dengan menerapkan pola makan teratur 3x makan dan 2x snack. Pola tersebut akan membuat Si Kecil mengonsumsi lebih banyak makanan saat jam-jam aktifnya, sehingga perutnya pun telah terisi dengan baik saat tidur di malam hari.

• Stimulasi yang Berlebihan
Mengajak Si Kecil bermain atau memberinya stimulasi agar aktif bergerak memang sangat baik bagi tumbuh kembang anak, namun jangan berlebihan ya Moms and Dads. Usahakan tetap membuat Si Kecil lebih rileks menjelang waktu tidurnya di malam hari.

• Suasana yang Tidak Nyaman
Saat sedang merasa tidak nyaman, biasanya Si Kecil cenderung susah tidur serta gelisah. Sebaiknya Moms and Dads mencari tahu apa yang menyebabkan jadi susah tidur, apakah kedinginan, kepanasan, atau baju tidur yang bahannya membuat Si Kecil tidak nyaman.

Nah itu dia Moms and Dads beberapa hal yang bisa jadi penyebab Si Kecil jadi susah tidur di malam hari. Setelah mengetahui beberapa hal di atas, Moms and Dads juga bisa menerapkan beberapa hal yang dipercaya bisa membuat tidur Si Kecil menjadi lebih nyaman dan nyenyak.

Tidur merupakan hal yang penting bagi anak apalagi tidur di malam hari karena selain berkaitan dengan kesehatan, tidur malam menjadi momen Si Kecil untuk recharge tenaga agar lebih segar dan bersemangat di hari selanjutnya.

Berikut ini kita simak hal-hal yang bisa membuat tidur Si Kecil menjadi lebih nyaman yang juga teah disadur dari Bebeclub:

• Ciptakan Suasana Tenang
Saat tidur di malam hari sebaiknya cahaya dapat dredupkan agar tidak mengganggu Si Kecil. Selain itu minimalisir suara atau bunyi-bunyian bising yang sekiranya bisa membuat anak terjaga dari tidurnya seperti suara televisi, suara handphone, dan suara lainnya.

Dengan terciptanya suasana tenang tadi, Si Kecil tentu mudah beradaptasi dan ikut menjadi tenang sebelum terlelap.

• Moms atau Dads Dalam Keadaan Rileks
Bukan hanya Si Kecil yang harus rileks, tapi Moms atau Dads yang sedang menemani tidur Si Kecil juga harus dalam keadaan rileks. Saat Moms and Dads dalam keadaan yang rileks, maka hal ini bisa menular ke anak yang kemudian ikut rileks juga.

• Buat Jadwal Tidur yang Rutin
Dengan membuat rutinitas tidur yang terjadwal setiap harinya, maka Si Kecil lama-kelamaan akan terbiasa dengan jam tersbut. Seketika tubuh Si Kevcvil juga akan terbiasa dan akan mengantuk dengan sendirinya jika memang sudah memasuki jam tidur yang sudah terjadwal seperti biasanya.

• Produk Pendamping Tidur Anak
Ada beberapa produk yang dimaksud agar tidur anak menjadi lebih berkualitas di malam hari, misalnya bantal atau guling yang empuk, selimut yang nyaman, dan lain sebagainya.

Selain itu, Si Kecil bisa diberi produk perawatan kulit yang sifatnya bisa menutrisi dan merawat kulit anak sekaligus mencegah gigitan nyamuk agar tidur Si Kecil tetap nyenyak.

Pertama, Moms and Dads bisa memberikan Baby Telon Cream dari MS Kids yang mampu menghangatkan tubuh anak, mencegah gigitan nyamuk, merawat sekaligus menyembuhkan kulit anak yang sedang bentol, ruam kemerahan, bruntusan, dan masalah kulit lainnya.

 

Produk Baby Telon Cream dari MS Kids



Baby telon Cream memiliki aroma khas telon pada umumnya namun berbentuk krim sehingga tidak mudah tumpah dan praktis digunakan. Selain itu produk ini juga sangat aman digunakan karena halal dan sudah BPOM dengan kandungan alami seperti cajuput oil, anis oil, aloe vera, cocnut oil, dan lavender oil.

Dengan aroma dan kandungan di atas, tentu Si Kecil akan merasa lebih nyaman menjelang katu tiudrnya. Apalagi biasanya aroma atau wangi-wangian yang khas bisa membuat anak lebih tenant dan rileks. atau selain Baby Telon Cream, Moms and Dads juga bisa menggunakan Daily baby Cream dari MS kids karena bisa meniga Kesehatan kulit anak Serta Membuat tenang dengan aroma khasnya.


Nah itu dia Moms and Dads beberapa hal yang harus diketahui mengenai tidur Si Kecil agar lebih baik dan lebih berkualitas. Semoga bermanfaat dan jika diterapkan sejak dini, maka Si Kevcil akan menjadi lebih sehat.

 

                                       Produk Baby Telon Cream

13/02/2024 by adminseo 0 Comments

5 Tips Mudah Menjaga Kesehatan Kulit Anak

Bukan hanya orang dewasa yang perlu menjaga kesehatan kulit, tapi ternyata anak-anak juga perlu diperhatikan kesehatan kesehatan kulitnya sedari dini loh, Moms and Dads. Apalagi usia anak-anak kebanyakan sensitif dan gampang terkena masalah seperti iritasi, gatal-gatal, dan lainnya.

Mengingat menjaga kesehatan kulit anak cukup penting, maka pastikan Moms and Dads selalu membersihkan atau menangani permasalahan kulit anak dengan lembut. Disadur dari website halodoc, Berikut ini cara mudah untuk menjaga kesehatan kulit anak.

 

 

sumber foto: stock.adobe

sumber foto: stock.adobe



1. Bersihkan Secara Lembut
Langkah pertama yang harus dilakukan tentunya membersihkan kulit anak dengan perlahan dan lembut. Ini bisa dilakukan bila anak habis bermain di luar atau terkena noda yang berpotensi dihinggapi kuman atau bakteri.

Moms and Dads bisa menyeka area kulit anak yang kotor dengan menggunakan air hangat serta handuk atau kain berbahan lembut. Untuk langkah ini Moms and dads bisa mencampur air dengan cairan anti bakteri atau bisa juga dicampur dengan sabun khusus anak.

Jika ingin menggunakan sabun khusus anak, patsikan sabunnya berbahan dasar alami, ringan, halal dan sudah BPOM seperti Bubble Wash dari MS Kids.  mengandung Avocado Oil dan Royal Jelly yang dapat membersihkan, melembabkan, dan menutrisi kulit anak sehingga jauh dari permasalahan kulit.

 

 

Bubble Wash by MS Kids

Bubble Wash by MS Kids



2. Pakai Pelembab Khusus Untuk Anak
Pelembap untuk anak tidak kalah penting dari pelembap orang dewasa loh. Seperti namanya, pelembap ini berperan penting untuk menjaga kulit anak tetap lembab dan tidak kering. Oleskan secara rutin sehabis anak mandi, maka kelembapan alami pada kulit anak bisa terjaga secara maksimal.


Moms and Dads dianjurkan untuk memakai pelembap berbahan alami tanpa kandungan bahan yang keras. Pastikan untuk mengaplikasikan pelembap secara merata di seluruh tubuh dan wajah, termasuk area yang cenderung kering seperti siku dan lutut.


Sebagai rekomendasi terbaik, Moms and Dads bisa menggunakan pelembab kulit anak bernama Daily Baby Cream dari MS Kids yang tentunyan sudah BPOM serta halal. Pelembap khusus anak ini mengandung Avocado Oil, Shea Butter, Aloe Vera, Almond Oil, dan kandungan alami terbaik lainnya.

 

 

Daily Baby Cream by MS Kids

 


Daily Baby Cream sangat ampuh mengatasi bitnik ruam, biang keringat, melembabkan serta melembutkan kulit si kecil, mengatasi kulit kering anak, dan tentunya sudah UV Protection. Selain itu produk ini bisa digunakan pada tubuh dan wajah anak sekaligus.


3. Lindungi Kulit Anak Dari Pengaruh Buruk Sinar Matahari
Perlu diingat, selain bermanfaat pada jam-jam tertentu, paparan sinar matahari juga memiliki dampak negatif pada kesehatan kulit anak. Oleh karena itu penting sekali untuk Moms and Dads bisa melindungi kulit anak dengan maksimal.


Selain menggunakan pakaian pelindung seperti baju lengan panjang, topi, atau jaket, Moms and Dads bisa menggunakan sunscreen khsuus anak yang biasanya dioleskan oada area terbuka pada tubuh dan wajah anak.

 

Daily Baby Cream by MS Kids


Untuk perlindungan ini, Moms and Dads bisa kembali menggunakan Daily Baby Cream dari MS Kids yang selain mampu melembapkan ternyata juga bisa melindungi kulit anak dari sinar UV. Daily baby Cream juga memiliki aroma khas anak-anak yang menggemaskan. Gunakan rutin sebelum anak melakukan kegiatan di luar rumah ya.

4. Cegah dan Sigap Tangani Masalah Kulit Anak
Dengan rutin menggunakan Daily Baby Cream, sebenarnya itu sudah menjadi langkah pencegahan timbulnya masalah kulit pada anak. jadi Moms and Dads bisa terus rutin menjaga kesehatan kulit anak dengan menggunakan Daily Baby Cream.

Namun jika masih timbul masalah pada kulit anak, jangan digaruk atau menggosok area kulit yang bermasalah karena bisa memperburuk kondisi.
Observasi masalah kulit anak, lalu Moms and Dads bisa langung membawa anak ke dokter bila memang permasalahan kulit anak tampak serius dan butuh penanganan lebih lanjut.



5. Perhatikan Pola Makan Anak
Apa yang anak konsumsi juga bisa berpengaruh pada kesehatan kulit anak ya, Moms and Dads. Pastikan anak memiliki asupan yang lengkap mulai dari sayuran, buah, hingga sumber protein sehat. Pastikan juga anak rutin mengonsumsi air putih.


Nah itu dia penjelasan mengenai cara penting menjaga kesehatan kulit anak. Percayakan kesehatan kulit anak Moms and Dads hanya pada MS Kids karena mengandung bahan alami, sudah BPOM, dan juga halal.

Produk MS Kids juga ringan dan tidak mengandung bahan keras yang berpotensi mengganggu kesehatan kulit anak.

 

Daily Baby Cream by MS Kids

02/02/2024 by adminseo 0 Comments

Tips Berburu Produk di Pameran Ibu & Anak. Wajib Mampir ke Booth MS Kids

Tidak hanya pameran skincare saja yang menjamur, tapi pameran berbagai produk perlengkapan serta kebutuhan ibu dan anak juga kini semakin menjamur di Indonesia, khususnya di Jakarta.

Pameran ini sangat diminati oleh masyarakat karena biasanya berbagai produk ternama memberikan banyak sekali diskon besar yang hanya bisa didapatkan selama pameran berlangsung. Tidak heran kalau pameran-pameran ini penuh sesak dengan pengunjung.

 

 

 



Nah, untuk itu mari kita simak tips berikut agar para Ibu dan Ayah yang akan berburu produk di pameran bisa lebih maksimal dan penuh persiapan.

Bawa Tas Ukuran Besar atau Koper
Meski awalnya hanya ingin melihat-lihat saja, namun tidak ada salahnya jika kita sedia payung sebelum hujan. Kita tidak pernah tau ada diskon menarik apa dan akan berbelanja sebanyak apa. Ketika kamu memiliki tas besar, maka semua belanjaan bisa dijadikan ke dalam 1 tas.

Membawa koper juga bisa jadi ide yang bagus karena kamu tidak perlu mengangkat-angkat, melainkan cukup menarik atau mendorong roda koper saja. Apalagi jika kamu datang sebagai jastiper, maka lebih baik jika membawa koper.

Siapkan Kursi Lipat
Mengantri dalam pameran sangatlah wajar. Kebanyakan juga lokasi pameran minim tempat duduk, jadi ada baiknya kamu membawa kursi lipat yang praktis sehihgga bisa digunakan saat antri panjang atau saat istirahat sejenak.

Hindari Membawa Anak atau Stroller
Membawa anak atau stroller ke acara pameran seperti ini tentunya bisa menghambat ruang gerak. Anak pun bisa menjadi tidak betah dan rewel karena melihat tempat kerumunan yang penuh sesak.

Jika terpaksa membawa anak, maka pastikan kamu punya pendamping seperti suami atau rekan lainnya yang bisa ikut mengawasi anak. Namun pastikan anak harus merasa nyaman dalam tempat ramai tersebut.

Siapkan Bekal atau Camilan
Membawa makanan atau camilan saat berburu produk di pameran bisa menjadi solusi yang baik. Apalagi tenant makanan dan minuman di sebuah lokasi pameran juga sering dipenuhi oleh para pengunjung sampai antri panjang. Dengan membawa bekal sendiri, maka kamu tidak perlu lagi takut telat makan dan minum.

Cek Media Sosial
Sebelum datang ke lokasi pameran, sebaiknya kamu juga melihat postingan di akun event pameran atau brand yang ikut di acara tersebut. Dengan demikian maka kamu akan mudah mencari tahu ada brand apa saja yang berpartisipasi, brand mana saja yang akan kamu datangi, dimana letak dan nomor booth, serta ada diskon apa yang ditawarkan.

Ajak Pasangan atau Teman
Pasangan atau teman yang kamu ajak bisa dijadikan sebagai partner diskusi sebelum memutuskan membeli suatu barang, apakah diskon yang ditawarkan cukup sepadan, membantu berkemas barang belanjaan, gantian mengantri, dan lain sebagainya.

Pastikan Koneksi Internet Lancar
Koneksi internet juga menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan agar transaksi pembayaran digital kamu lancar. Apalagi jika kamu seorang Jastiper yang harus posting di media sosial atau berkomunikasi melalui Whatsapp serta media lainnya.

Kamu bisa menggunakan wifi setempat atau membawa wifi portable sendiri jika internet dari kartu provider kamu tidak maksimal.


Nah itu dia hal penting yang harus diketahui sebelum mengunjungi pameran produk ibu dan anak. Sebagai informasi, saat ini tengah berlangsung pameran kebutuhan serta perlengkapan Ibu dan Anak, Wikibex 2024 di hall D2 Jiexpo Kemayoran, Jakarta.

 

 


Sebagai rekomendasi terbaik, kamu bisa mampir berbelanja produk perawatan kulit dan rambut anak di booth MS Kids yang menghadirkan banyak promo menarik dari produk unggulannya seperti Baby Mild Shampoo, Bubble wash, dan tentunya yang paling diminati ialah Daily Baby Cream.

 



Brand Manager MS Kids, Irene Wijaya turut menyatakan bahwa penting sekali bagi para orang tua untuk memiliki persiapan matang sebelum berburu produk anak di pameran tertentu.

“Selain mengajak para Moms dan juga Dads berburu produk emnarik di sebuah pameran, kami juga menghimbau supaya mereka memiliki persiapan seperti stamina yang fit, koper untuk menyimpan barang belanjaan, kursi lipat portable kalau tiba-tiba Lelah berdiri, sampai bekal makanan. Itu semua dapat dijadikan solusi atau antisipasi saat sedang berbelanja di pameran” ujar Irene.

Sebagai informasi, MS Kids yang merupakan brand turunan dari MS Glow ini berada di booth E8 sejak tanggal 2-4 februari 2024. Para Ibu dan Ayah bisa mendapatkan promo produk sampo dan sabun anak hanya Rp 80.000, sampo dan moisturizer anak hanya Rp 93.000, hingga paket lengkap sampo, sabun, dan moisturizer yang dibanderol sebesar Rp 113.000.

17/01/2024 by adminseo 0 Comments

Ingin Ajak Anak Nonton Film di Bioskop? Perhatikan Hal Penting Berikut

Musim liburan anak di akhir tahun memang sudah berakhir, namun bukan berarti mengajak anak untuk bersenang-senang juga berakhir. Mengajak anak bermain atau mencari hiburan bisa melalui berbagai cara, salah satunya mengajak anak nonton film di bioskop. Tapi tentu harus dalam pengawasan orang tua dan tontonannya sesuai usia anak ya.

Bicara soal film anak, saat ini ada film petualangan seru dari tanah air yang bisa disaksikan anak-anak. Film ini berjudul Petualangan Anak Penangkap Hantu yang beberapa waktu lalu Gala Premiere-nya turut di-support oleh brand skincare anak, MS Kids.

Dalam Gala Premiere Petualangan Anak Penangkap Hantu di XXI Gandaria City, Jakarta Selatan 13 Januari lalu, MS Kids turut menyediakan 2 produk unggulannya yakni Daily Baby Cream dan Baby Mild Shampoo bagi setiap anak-anak yang menonton film tersebut.

 



Meski judulnya demikian, namun dapat dipastikan kalau film ini bukan ber-genre horror ya. Nah, jika para orang tua ingin mengajak anak-anaknya menyaksikan film di bioskop, maka harus memeprhatikan hal-hal berkut:

1. Pilih Film Sesuai Usia Anak
Para orang tua tentu sudah tau tentang pemahaman dasar mengenai film sesuai usia anak. Tidak semua film boleh ditonton oleh anak-anak seperti film action atau dewasa yang kerap menampilkan adegan berbahaya dan memicu anak untuk menirunya.

Pilih film anak dengan kategori usia 6-12 tahun atau 13-17 tahun. Film Petualangan Anak Penangkap Hantu sangat cocok untuk disaksikan oleh anak-anak.

2. Pilih Jam Tayang Film yang Tepat
Para orang tua juga harus memilih jam tayang film yang sesuai dengan pola tidur anak. Jangan pilih jam tayang film yang terlalu malam karena dikhawatirkan anak bisa mengantuk.

Bila ingin menyaksikan film pada sore atau malam hari, anak bisa dianjurkan untuk tidur siang dulu agar tetap terjaga dan segar saat menonton film.

3. Pastikan Anak Mengenakan Pakaian yang Nyaman
Mengingat suhu studio film di bioskop cukup dingin, maka pilihlah pakaian anak seperti lengan panjang, cardigan, atau jaket/hoodie sejenisnya.

 

source: https://www.lancaster.ac.uk/news/blogs-archive/bruce-bennett/cinema-time-and-children/

Namun bila anak tidak terganggu dengan suhu dingin tersebut, maka anak dapat mengenakan pakaian senyamannya saja, tapi orang tua sebaiknya tetap membawa jaket untuk berjaga-jaga jika anak tiba-tiba merasa dingin.

4. Gunakan Produk Anak Sebagai Pendukung
Suhu dingin di studio film tentunya berdampak pada kulit anak. Umumnya kulit anak menjadi lebih kering dan bersisik karena berada di dalam ruangan dingin ber-AC dalam waktu yang cukup lama.

Untuk itu para orang tua bisa menggunakan produk pelembab kulit anak seperti Daily Baby Cream dari MS Kids agar kulit anak tetap sehat, lembab, dan ternutrisi dengan baik selama berada di dalam ruangan ber-AC.

 

 

Daily Baby Cream bisa dioleskan pada wajah dan tubuh anak sebelum masuk ke studio film, atau bisa juga reapply atau memberinya saat sedang menonton. Ini tentunya akan memberi rasa nyaman yang lebih bagi anak saat menonton film di dalam bioskop.

Terlebih Daily Baby Cream dengan kandungan aloe vera, avocado oil, dan shea butter yang berkhasiat tinggi untuk kulit sehat anak. Selain itu, Daily Baby Cream juga memiliki aroma khas anak-anak yang sangat menggemaskan.

5. Edukasi Anak Tentang Aturan Menonton Film di Bioskop
Sebelum mengajak anak menyaksikan Petualangan Anak Penangkap Hantu di bioskop, ada baiknya orang tua memberi tahu kepada anak tentang apa yang boleh serta tidak boleh dilakukan saat menonton di bioskop nanti.

Anak-anak harus diajarkan kalau selama menonton film tidak boleh berisik, tidak boleh merekam film dengan perangkat apapun karena sebuah tindakan pelanggaran hukum, duduk yang baik dan benar supaya tidak mengganggu penonton lain, tidak boleh berdiri, berlari, mengangkat kaki, tidak boleh bermain gadget, dan lain-lain.

Dengan mengedukasi hal di atas mmaka anak akan lebih paham mengenai sikap saling menghargai dan berperilaku sopan di ruang terbuka atau fasilitas publik seperti bioskop.

6. Pilih Akses Kursi yang Tepat
Hal yang tidak kalah penting adalah orang tua harus mempertimbangkan lokasi atau nomor kursi. Sebaiknya orang tua memilih kursi yang dekat dengan lorong keluar masuk atau tidak terlalu dipojok, sehingga jika ada insiden darurat atau anak ingin buang air ke toilet, akses keluar masuk orang tua dan anak bisa digapai dengan mudah.

7. Perhatikan Makanan Anak
Durasi film bisa sampai 2 jam, maka sebaiknya sebelum menyaksikan film, anak harus sudah makan terlebih dahulu. Atau para orang tua bisa membeli cemilan atau minuman ringan yang tersedia untuk kebutuhan perut anak selama menonton film.

 



Nah itu dia tips jika ingin mengajak anak menyaksikan film Petualangan Anak Penangkap Hantu di bioskop yang tayang sejak 18 Januari 2024 di berbagai bioskop kesayangan. Orang tua senang, anak juga jadi ikut senang dengan produk MS kids dan tontonan berkualitas.