Category: Care

28/09/2021 by adminseo 0 Comments

Ini Waktu yang Tepat Untuk Memberikan Vitamin Penambah Nafsu Makan

Ada banyak orang tua yang memberikan anak mereka vitamin penambah nafsu makan untuk solusi jika anak susah untuk makan atau malah memilih-milih makanan. Vitamin ini tidak hanya berguna untuk meningkatkan nafsu makan, tapi juga mampu memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh si kecil. Salah satunya adalah Herboost, vitamin penambah nafsu makan dari produk MS Kids yang bisa membantu menjaga daya tahan tubuh dan perkembangan di kecil. Herboost – MS KIDS

Kebanyakkan alasan anak susah atau memilih-milih makanan adalah karena mereka tidak menyukai rasa bahkan tekstur dari makanan tersebut. Hal ini biasa terjadi karena orang tua sering memberikan makanan yang manis atau yang mengandung banyak penyedap rasa. Ketika anak sudah sering merasakan makanan yang manis atau asin, maka mereka akan menganggap makanan lain terasa hambar dan menolaknya.

Kalau masalah ini dibiarkan maka akan berdampak jelek bagi pertumbuhan si kecil. Jumlah berat badannya akan menurun bahkan bisa mengalami kekurangan gizi. Jika ingin meningkatkan nafsu makan bagi anak, maka kamu sebagai orang tua harus memberikan vitamin penambah nafsu makan di waktu tepat.

 

JENIS-JENIS VITAMIN PENAMBAH NAFSU MAKAN

Ada 4 jenis vitamin yang bisa kamu berikan pada si kecil untuk meningkatkan nafsu makan dan melengkapi nutrisinya, yaitu :

 

1. Vitamin A

Vitamin A menjadi sebuah nutrisi yang penting untuk dipenuhi demi membantu proses tumbuh kembang anak secara utuh. Vitamin A bisa memelihara kesehatan kulit dan mata, menguatkan tulang, dan memperkuat daya tahan tubuh. Untuk anak usia 1 sampai 9 tahun, diperlukan sekitar 400-500 RE vitamin A setiap harinya.

 

2. Vitamin B Kompleks

Mengkonsumsi vitamin B kompleks untuk anak dapat membantunya memiliki energi yang cukup dan meningkatkan nafsu makan. Vitamin ini memiliki peran yang penting untuk mengoptimalkan pertumbuhan fisik dan perkembangan otak si kecil.

 

3. Vitamin C

Asupan vitamin C adalah untuk menambah antioksidan dalam tubuh sehingga menjaga daya tahan agar si kecil tetap sehat dan kuat. Vitamin C dalam tubuh juga baik untuk penyerapan zat besi dari makanan untuk diserap ke tubuh. Zat besi memiliki fungsi baik untuk menghasilkan sel darah merah dan membantu anak untuk mencegah terkena anemia. Selain itu vitamin C juga baik untuk menambah nafsu makan. Untuk anak usia 1 tahun ke atas perlu mengonsumsi sebanyak 40-45 mg per harinya.

 

4. Vitamin D

Vitamin D memiliki fungsi untuk menyerap kalsium dan menjaga daya tahan tubuh. Vitamin penambah nafsu makan ini bisa mendukung perkembangan tulang dan gigi untuk si kecil. Jika memiliki anak usia 1 tahun ke atas, maka membutuhkan asupan vitamin D sebanyak 15 mikrogram (mcg) setiap harinya. Vitamin D ini bisa diperoleh dengan mudah dan hanya dengan berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi dan dari asupan makanan seperti telur, ikan, susu, dan keju.

 

TIPS MENGATASI ANAK SUSAH MAKAN

Seperti yang sudah disinggung di atas, orang tua perlu memahami alasan kenapa si kecil memilih-milih dan susah makan. Cara ini akan membantu orang tua untuk mengatasi dan mencari solusi saat anak sulit makan. Ini adalah beberapa cara yang bisa diikuti para orang tua saat mengatasi masalah makan ini :

  1. Pada saat anak berumur 2-5 tahun, sangat wajar jika ia mengalami masalah kurang nafsu makan. Ini bisa jadi diakibatkan karena laju pertumbuhan anak yang melambat di usia tersebut.
  2. Pilihlah makanan yang bergizi dengan rasa yang sesuai untuk usia si kecil dan disukai olehnya.
  3. Kalau si kecil kesulitan makan dengan porsi yang biasa diberikan, maka para orang tua bisa mengurangi porsi yang lebih kecil namun rutin dilakukan.
  4. Sebagai orang tua kamu bisa mengenalkan makanan baru secara perlahan dan kalau anak menolak, maka kamu bisa memberikannya di lain waktu.
  5. Ajak anak untuk ngemil makanan yang sehat dan kaya nutrisi seperti buah, sayur, dan yogurt. Perlu diperhatikan kalau pemberian cemilan tersebut juga jangan terlalu banyak atau tidak dalam waktu mendekati makan si kecil.
  6. Kamu bisa mengajak anak untuk lebih sering bermain dan berolahraga karena kegiatan tersebut bisa merangsang nafsu makan si kecil. Namun, usahakan jangan sampai si kecil kelelahan.
  7. Sebagai orang tua, kamu perlu membiasakan makan bersama anak. Hal ini akan membuat anak mencontoh orang tuanya untuk mengonsumsi makanan yang sehat.

 

PERHATIKAN SAAT AKAN MEMBERI VITAMIN PENAMBAH NAFSU MAKAN

Orang tua biasanya akan terlalu panik dan terburu-buru dalam memberikan vitamin penambah nafsu makan bagi si kecil. Padahal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi vitamin, seperti kondisi si kecil yang sehat sehingga sebenarnya tidak diperlukan mengonsumsi vitamin.

Sebagian anak juga tidak membutuhkan vitamin penambah nafsu makan jika nutrisi yang diperlukan masih bisa diperoleh dari bahan alami seperti asupan makanan dan minuman. Maka dari itu, memberikan vitamin bisa diberikan jika sudah mendapatkan resep dari dokter.

Biasanya para dokter akan memberikan vitamin penambah nafsu makan bagi si kecil bila :

  1. Adanya kelainan genetik atau cacat dari lahir yang membuat si anak kurang gizi
  2. Adanya penyakit tertentu seperti infeksi atau kanker
  3. Adanya gangguan dalam tumbuh kembang si kecil
  4. Adanya pola makan khusus

Memberikan vitamin penambah nafsu makan dalam dosis yang banyak bukanlah solusi yang baik dalam menghadapi anak yang kesulitan makan. Memberikan vitamin yang tidak tepat justru akan mengganggu kesehatan anak. Maka dari itu, diperlukan konsultasi dan saran dokter sebelum memberikan vitamin, ya!

 

————

Keyword: vitamin penambah nafsu makan

Meta title: Kapan Saat yang Tepat Untuk Memberi Vitamin Penambah Nafsu Makan?

Meta desc: Ada banyak orang tua yang memberikan anak mereka vitamin penambah nafsu makan untuk solusi jika anak susah untuk makan atau malah memilih-milih makanan. Vitamin ini tidak hanya berguna untuk meningkatkan nafsu makan, tapi juga mampu memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh si kecil

Internal link: https://www.mskids.co.id/product/herboost/

 

28/09/2021 by adminseo 0 Comments

Sering Disamakan, Ternyata Ini Bedanya Minyak Telon dan Minyak Kayu Putih

Sejak kecil, anak-anak pasti tidak akan jauh dari minyak telon maupun minyak kayu putih. Keduanya seringkali digunakan setelah mereka selesai mandi atau sekedar untuk menghangatkan badan. Kandungan yang ada di kedua jenis minyak ini tentunya sangat bermanfaat untuk si kecil.

 

Perbedaan Minyak Telon dengan Minyak Kayu Putih

Meski tidak asing dan digunakan sehari-hari, masih ada sebagian orang yang belum memahami bahkan kesulitan untuk membedakan antara minyak telon dan minyak kayu putih. Padahal jika diperhatikan lagi, keduanya memiliki perbedaan. Tetapi, masih banyak yang berpikir keduanya memiliki kandungan dan fungsi yang sama.

Maka dari itu, berikut beberapa perbedaan antara minyak telon dan minyak kayu putih yang wajib sekali diketahui.

 

1. Komposisi dari minyak telon dan minyak kayu putih itu berbeda loh

Bunda, ternyata minyak telon dan minyak kayu putih itu berbeda loh. Keduanya memiliki komposisi atau bahan baku yang berbeda. Pada minyak telon, mengandung tiga bahan alami yaitu terdiri dari campuran minyak adas (oleum foeniculi), minyak kelapa, serta minyak eucalyptus dengan takaran atau kadar yang berbeda-beda.

Mungkin banyak yang belum mengetahui salah satu komposisi minyak telon, yaitu minyak adas. Minyak adas ini adalah minyak yang terbuat dari tanaman herbal yang memiliki berbagai macam khasiat untuk kesehatan. Misalnya mampu meredakan masalah pencernaan, perut yang kembung, serta bisa meningkatkan nafsu makan si kecil.

Sementara minyak kayu putih memiliki komposisi yang berbeda. Minyak ini terbuat dari tumbuhan jenis Melaleuca leucadendra atau Melaleuca cajuputi. Untuk mendapatkan minyak kayu putih ini, bagian daun dan ranting dari pohon-pohon tersebut akan diekstraksi dengan proses penyulingan.

Tetapi, perlu juga diketahui ternyata ada juga minyak kayu putih yang dibuat dari bahan cengkeh, menthol, dan juga minyak esensial. Saat ketiga bahan ini dicampur dan diolah dengan berbagai proses, itu akan memunculkan rasa hangat dari minyak kayu putih yang biasanya dirasakan tubuh saat memakainya.

 

2. Ternyata manfaat minyak kayu putih dan minyak telon itu berbeda

Minyak kayu putih dan minyak telon sering disebut-sebut memiliki khasiat atau manfaat yang sama. Tetapi, ternyata keduanya mempunyai manfaat yang berbeda karena bahan baku yang dibutuhkan juga berbeda.

Seperti yang diketahui bunda-bunda sekalian, minyak telon ini menjadi barang wajib untuk bayi. Sebab, minyak telon ini bisa menghangatkan tubuh si kecil. Terlebih kandungan yang ada di dalam minyak ini juga memberikan manfaat lainnya, yaitu membantu melindungi si kecil dari gigitan nyamuk atau serangga. Selain itu, jika dioleskan ke tubuh minyak telon ini bisa mengatasi gangguan pernapasan si kecil yang tersumbat serta meredakan perut yang kembung.

Tapi tenang, minyak kayu putih juga memiliki banyak khasiat yang tidak kalah hebat dari minyak telon. Minyak jenis ini biasanya digunakan setelah mandi atau saat berasa tidak enak badan, kembung, pusing. Dengan menggunakan minyak ini, bisa menghilangkan rasa nyeri serta mencegah infeksi pada luka. Tak hanya itu, minyak kayu putih ini bisa digunakan sebagai aromaterapi yang bertujuan untuk membantu meredakan masalah pada sistem pernapasan.

 

3. Aroma dan teksturnya berbeda

Minyak kayu putih dan minyak telon bisa digunakan sebagai aromaterapi, karena aromanya yang menenangkan. Meski begitu, jika dirasakan dengan jeli kedua minyak ini memiliki tipe aroma yang berbeda. Minyak kayu putih aromanya lebih pekat dan kuat daripada minyak telon.

Selain aromanya, minyak kayu putih juga memberikan sensasi yang lebih hangat saat dioleskan ke bagian badan. Sementara minyak telon aromanya tidak sekuat minyak kayu putih, sehingga sangat cocok untuk. Umumnya, minyak telon lebih sering digunakan pada bayi yang baru lahir. Untuk minyak kayu putih, cenderung digunakan untuk anak-anak yang usianya lebih dewasa, sekitar 5 tahun ke atas.

Jika dilihat dari teksturnya, minyak telon memiliki tekstur yang lebih kental dan juga licin. Hal inilah yang membuatnya membutuhkan waktu lebih lama untuk meresap ke bagian kulit. Jika pada minyak kayu putih, teksturnya lebih encer dari minyak telon. Ini membuat minyak kayu putih justru bisa meresap di kulit lebih cepat.

Namun, tidak semua minyak telon bentuknya cair. Baby Telon Cream dari MS Kids ini menyediakan minyak telon yang berbentuk cream yang berbeda dari yang lain. Minyak telon ini bisa membantu perut kembung, dan menghindari dari serangan gigitan nyamuk atau serangga lain. Baby Telon Cream – MS KIDS.

Baby Telon Cream yang dibuat dari cajuput Oil juga bisa memberikan rasa hangat bagi si kecil dan membantu meredakan perut yang terasa kembung.

 

4. Penggunaan minyak telon maupun minyak kayu putih wajib diperhatikan

Meskipun keduanya memiliki fungsi yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh, penggunaan minyak kayu putih dan minyak telon juga tetap harus diperhatikan. Sebelum digunakan, bunda harus memastikan kemasannya masih tersegel dengan baik dan tanggal kadaluarsanya lebih dulu.

Jika kedua minyak ini tetap digunakan meski sudah melewati tanggal kadaluarsanya, maka manfaat dan khasiatnya sudah berkurang. Sebaliknya, minyak telon dan minyak kayu putih tersebut akan menyebabkan gangguan pada kulit.

Perlu diingat juga, saat menggunakan minyak telon maupun minyak kayu putih harus menghindari area kulit yang sensitif. Misalnya seperti area di sekitar mata ataupun luka pada kulit. Jika area-area tersebut tetap dioleskan kedua minyak ini, bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan juga efek perih pada mata maupun luka.

 

28/09/2021 by adminseo 0 Comments

Tak Hanya Sampo Bayi, Begini Cara Merawat Rambut Si Kecil

Tak seperti rambut orang dewasa, merawat rambut anak atau bayi harus lebih hati-hati. Tidak hanya jenis sampo bayi yang diperhatikan, tetapi cara merawatnya juga tidak boleh asal.

Jika perawatan yang dilakukan tepat, itu akan membuat rambut si kecil sehat dan mudah diatur. Ini juga bisa membuat rambut anak semakin tebal, hitam, dan juga bersinar.

 

Cara Merawat Rambut Bayi

Lalu, bagaimana sih cara merawat rambut anak dan bayi yang tepat? Yuk coba intip bunda-bunda sekalian.

 

1. Keramas 2-3 kali dalam seminggu

Cara pertama yang dilakukan untuk merawat rambut anak adalah dengan keramas 2-3 kali saja dalam seminggu. Jika terlalu sering keramas, itu akan berisiko mengurangi pelembab rambut alami dari kulit kepala. Akibatnya, sel kulit kepala akan mengeluarkan minyak lebih banyak lagi, karena mengira rambut kurang pelembab. Hal ini akan membuat rambut si anak cepat lepek dan kusam.

Untuk usia prasekolah, si anak bisa keramas 2 hari sekali agar kilau rambutnya tidak cepat hilang. Bisa juga disesuaikan dengan kegiatan si anak, termasuk anak bayi yang mungkin sering berkeringat. Jika seperti itu, bisa segera dibersihkan dengan sampo bayi agar kesehatan rambut bisa terjaga dengan baik.

 

2. Pilih sisir yang tepat

Pemilihan sisir untuk si kecil juga harus diperhatikan loh. Untuk rambut lurusnya, bisa memilih sisir yang bergigi lebar agar rambutnya tidak kusut saat basah. Jika rambutnya sudah kering, pilih sisir model boar-bristle atau paddle. Jika rambutnya kusut, kalau bisa jangan menyisir dari bagian atas kepala ya. Itu bisa membuat si kecil kesakitan dan rambut akan makin kusut.

Caranya, ambil rambut dari bagian tengah ke bawah, ikat dengan tangan sambil disisir dengan lembut agar tidak kusut. Setelahnya, bisa menyisirnya dari bagian atas hingga ke bawah.

 

3. Jangan pakai sampo orang dewasa

Salah satu hal yang sangat harus diperhatikan adalah jenis sampo yang digunakan. Hindari penggunaan sampo orang dewasa untuk si kecil, tapi gunakan sampo yang dikhususkan untuk bayi. Kenapa harus begitu?

Sebab, sampo orang dewasa itu mengandung bahan kimia yaitu anionik. Bahan kimia ini akan menciptakan banyak busa saat digunakan. Sampo yang mengandung bahan kimia ini akan membuat rambut kering.

Maka dari itu, gunakanlah shampo anak yang memang dikhususkan untuk usianya, agar rambut si kecil tetap indah. Jika tetap menggunakan sampo dewasa, itu akan membuat kulit kepalanya iritasi dan memicu munculnya ketombe.

Untuk si kecil, usahakan sampo bayi yang digunakan tidak mengandung bahan-bahan kimia yang berbahaya. Pilihlah sampo yang mengandung bahan-bahan alami, misalnya seperti Baby Mild Shampoo dari MS Glow. Baby Mild Shampoo ini bisa digunakan untuk bayi maupun anak-anak. Ini merupakan sampo bayi yang tidak hanya mampu membersihkan kotoran, tetapi juga membantu pertumbuhan rambut si kecil. Baby Mild Shampoo – MS KIDS. Sampo bayi ini mengandung royal jelly dan collagen yang bisa membuat rambut si kecil lembut. Selain itu, manfaat lainnya adalah sebagai UV protection, melembutkan rambut, tidak pedih di mata, dan tidak menyebabkan iritasi kulit.

 

4. Asupan makanan juga harus diperhatikan

Untuk menjaga agar rambut si kecil tetap sehat, berikanlah makanan-makanan yang bergizi. Pastikan si anak mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi, vitamin B, dan omega 3. Misalnya seperti kacang-kacangan, buah-buahan, susu, telur, bayam, daging, hingga ikan salmon. Beberapa asupan ini akan membantu pertumbuhan rambut dan membuatnya sehat serta indah.

 

5. Pakai masker lidah buaya

Selain sampo bayi, ada beberapa bahan alami yang juga bisa digunakan untuk merawat rambut si kecil, seperti tanaman lidah buaya. Dengan lidah buaya ini, bisa membantu mempertebal, menutrisi, dan juga melembabkan rambut si kecil.

Caranya cukup mudah, dinginkan lidah buaya, belah memanjang, dan kemudian ambil dagingnya. Setelah itu, aplikasikan dari kulit kepala hingga ujung rambut. Jika sudah selesai, diamkan selama satu jam agar lidah buaya tersebut bisa meresap dengan sempurna. Lalu, segera bilas rambut anak sampai bersih.

 

6. Coba dengan minyak kelapa

Tak hanya lidah buaya, minyak kelapa juga bisa menjadi pilihan untuk merawat rambut si kecil. Minyak yang dibuat dari kelapa ini bisa merangsang pertumbuhan rambut dan menjaganya tetap sehat, lembab, serta lebat. Jika ingin mencoba, kamu bisa menggunakan virgin coconut oil yang sudah banyak dijual di pasaran, atau bisa juga membuatnya sendiri.

Cara pemakaiannya, ambilah sekitar 1 sendok minyak kelapa. Lalu, ratakan minyak dengan tangan dan oleskan secara perlahan dari setengah rambut ke bawah. Agar lebih maksimal, berikan pijatan lembut di bagian atas rambut dan tunggu selama minimal 2 jam atau semalaman. Setelah itu, bisa bersihkan kepala dan rambutnya dengan sampo bayi.

 

24/09/2021 by adminseo 0 Comments

Ini 7 Vitamin Penambah Nafsu Makan untuk Si Kecil

Berbagai teknik dilakukan orang tua untuk membuat nafsu makan sang anak membaik, salah satunya ialah dengan melakukan pembelian obat atau vitamin penambah nafsu makan di apotek.

Makanan yang baik merupakan hal utama yang membantu tumbuh kembang si kecil. Namun, terkadang beberapa anak kehilangan nafsu makannya dengan beragam alasan.

Seperti gangguan pencernaan, tidak enak badan dan lainnya. Bahkan sebagian ada yang malas untuk makan. Hal itu tentu memunculkan kekhawatiran para ibu. Terutama saat anak itu masih dalam umur balita.

 

Ramuan Penambah Nafsu Makan untuk Anak

Namun, ada beberapa ramuan tradisional yang ampuh banget buat menambah nafsu si kecil. Yuk, ketahui teknik membuatnya di sini.

 

1. Ramuan kunyit

Prapti Utami MSi menyarankan untuk membuat ramuan kunyit pada anak yang mengalami kendala sulit makan. Kandungan kurkuminoid di dalamnya bisa jadi meningkatkan nafsu makan si anak. Di samping itu, senyawa curcumin dapat mengosongkan lambung dengan cepat sampai-sampai anak bakal merasa lebih lapar. Ramuan herbal ini pun dapat menambah enzim pencernaan, menghindarkan anak dari radang serta menambah daya tahan tubuh.

Cara meramu ramuan ini ialah dengan merebus kunyit yang sudah digeprek ke dalam rebusan air mendidih. Kemudian tutup panci rebusan dan biarkan sekitar 10 menit dengan api kecil. Setelah itu, saring air rebusan dan tambahkan madu jika sudah mendingin supaya memperkaya rasa. Berikan ramuan ini pada anak secara berkala.

 

2. Jeruk atau Lemon

Jeruk atau lemon adalah buah yang kaya dengan vitamin C. Kandungan itu ampuh untuk menambah sistem kekebalan tubuh anak sekaligus membalikkan nafsu makannya. Di samping itu, mengkonsumsi ramuan dari lemon atau jeruk pun baik untuk membunuh kuman dan membuang racun dalam tubuh.

Cara memanfaatkannya juga lumayan mudah. Kalian cuma perlu memerah satu buah lemon. Kemudian tambahkan ke dalam satu gelas air hangat. Konsumsi ramuan itu satu sampai dua kali dalam sehari. Maka, nafsu anak bisa kembali normal.

 

3. Ramuan daun pepaya

Pepaya ialah buah yang disukai sebagian orang. Buah tropis ini mempunyai tekstur yang lembut dan rasa yang manis. Rupanya, daun buah pepaya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan nafsu makan pada anak. Enzim papain di dalamnya berkhasiat untuk memunculkan rasa untuk makan. Sistem pencernaan yang terganggu pun bisa lancar dengan mengkonsumsi ramuan yang tercipta dari daun pepaya.

Ramuan ini dibuat dari daun pepaya yang ditumbuk. Tambahkan air yang sedikit untuk mempermudah proses pengolahan. Peras daun pepaya itu dan saring airnya. Agar tidak terlampau pahit, kalian bisa menambahkan madu untuk menambah rasa manis.

 

4. Air jahe

Jahe berisi kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, vitamin dan masih ada banyak lagi. Dengan banyaknya senyawa yang dikandung, bahan dapur satu ini memiliki berbagai manfaat seperti dapat meredakan rasa kembung. Jahe juga bermanfaat untuk menambah nafsu makan si kecil dengan meredakan racun yang menyerang pencernaan.

Tumbuk kasar jahe terlebih dahulu sebelum merebusnya dengan dua gelas air. Biarkan air rebusan mendidih sampai tersisa satu gelas. Kemudian tiriskan air itu dan tambahkan perasan lemon serta madu. Berikan pada anak sehari sekali pada pagi hari dengan takaran setengah gelas saja.

 

5. Ramuan Lempuyang

Ramuan alami selanjutnya ialah yang berasal dari tanaman lempuyang. Tumbuhan ini telah digunakan untuk kesehatan tubuh. Salah satunya ialah menambah nafsu makan si kecil. Ramuan ini sesuai untuk anak usia 1-3 tahun atau balita.

Pembuatannya dengan menyiapkan satu ruas jari lempuyang. Kemudian haluskan dan tambahkan air secukupnya. Setelah di aduk-aduk rata, peras gabungan ramuan tersebut memakai kain bersih. Kemudian tambahkan air asam yang telah diberi gula merah dan garam secukupnya. Konsumsi secara teratur dengan ukuran gelas kecil atau 50 ml.

 

6. Temulawak

Temulawak mempunyai zat kurkulim yang disebut dengan curcuma yang dapat menolong mengembalikan nafsu makan si kecil. Bahan alami ini juga telah  digunakan untuk menanggulangi masalah tersebut sejak dulu.

Untuk membuatnya, bahan-bahan yang diperlukan antara lain 25 gram temulawak, 10 gram asam jawa dan gula merah secukupnya. Kemudian cuci bersih temulawak dan tumbuh kasar. Masukkan bahan-bahan yang sudah disiapkan ke dalam panci bersama air berukuran 600 ml. Rebus hingga tersisa setengahnya. Saring air rebusan itu sebelum dikonsumsi.

 

7. MS Kids Herboost

Salah satu vitamin penambah nafsu makan anak yang bisa langsung kamu berikan pada si kecil tanpa perlu membuat ramuan adalah MS Kids Herboost. Herboost – MS KIDS Produk ini adalah vitamin yang berasal dari ekstrak rempah-rempah yang baik untuk memperbaiki dan penambah nafsu makan si kecil. Vitamin ini juga bisa melihat daya tahan tubuh anak. Vitamin dari MS Kids ini mengandung ekstrak temulawak, anggur, dan pegagan. Formula tersebut akan membantu menambah nafsu makan si kecil jika rutin mengkonsumsinya.

Nah itu tadi adalah vitamin penambah nafsu makan alami yang bisa kamu buat dan dapatkan dengan mudah. Jangan sampai si kecil jadi malas makan, ya! Semoga artikel ini membantu kamu meningkatkan nafsu makan si kecil.

 

24/09/2021 by adminseo 0 Comments

Cara Memilih Sabun Bayi yang Aman untuk Kulit Si Kecil

Saat menjadi orang tua baru, ada berbagai hal yang harus disiapkan dengan tepat. Misalnya popok, bedak bayi, hingga sabun bayi yang tentu harus sesuai untuk kulit bayi yang sensitif dan lebih tipis. Meski terlihat mudah karena banyak pilihannya, tapi sebenarnya memilih sabun bayi itu susah-susah gampang loh bunda.

 

Tips Memilih Sabun Bayi

Meski kulit bayi tidak terlalu kotor seperti orang dewasa, memandikannya dengan air saja belum cukup. Sabun bayi sangat diperlukan untuk menghilangkan kotoran yang ada di tubuh bayi. Jika sabun yang dipilih tidak cocok, bisa-bisa kulit si bayi rusak dan muncul ruam. Untuk itu, perlu memilih jenis sabun dengan kandungan yang tepat untuk kulit bayi.

 

1. Pilih sabun bayi yang lembut

Bunda-bunda tahu nggak kalo kulit si kecil itu cenderung asam? Untuk itu, banyak dokter anak yang menganjurkan agar menggunakan sabun mandi untuk bayi yang bersifat lembut dan juga bisa menghidrasi kulit bayi. Baiknya, tingkat pH pada sabun bayi ini harus di angka 4 sampai 7. Agar lebih aman, hindari penggunaan sabun bayi yang mengandung alkalin, sebab itu bisa menghilangkan minyak alami yang membuat kulit si bayi menjadi kering loh.

Selain itu, kelenjar lacrimal bayi masih sangat muda dan belum berkembang dengan sempurna. Mereka juga belum bisa mengeluarkan air mata untuk melindungi matanya dari sabun atau sampo. Untuk itu, pilihlah sabun bayi yang mengandung formula tear-free, agar tetap aman untuk bayi.

 

2. Hypoallergenic and soap-free

Saat memilih sabun bayi, jangan sampai lupa memeriksa kandungan atau bahan yang ada di dalam sabun. Pastikan produk yang kamu pilih itu terbuat dari bahan-bahan alami dan non-toxic. Hindari produk sabun bayi yang terbuat dari Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dan Sodium Laureth Sulfate (SLES). Kedua kandungan ini bisa membuat kulit bayi yang masih sangat sensitif itu mengalami iritasi. Untuk itu, para bunda wajib memilih produk sabun bayi dengan label ‘hypoallergenic’, artinya produk itu ramah atau sesuai dengan kulit bayi yang sensitif.

 

3. Tanpa pewarna buatan, alkohol, apalagi pewangi

Perlu diingat lagi kulit bayi itu cenderung lebih tipis dan sangat sensitif, sehingga harus hati-hati dalam memilih produk yang akan digunakan kepada bayi. Para dokter anak pun menegaskan bahwa kulit bayi itu masih belum berkembang secara sempurna.

Jadi, para bunda jangan hanya memilih produk yang warnanya menarik atau berbau harum. Justru sabun bayi yang seperti itu harus dihindari untuk kulit bayi, terlebih lagi mengandung alkohol. Produk sabun bayi seperti itu bisa menyebabkan iritasi pada kulit bahkan menyebabkan alergi pernapasan.

Jika bunda ingin menggunakan produk sabun bayi yang wangi ke anak, bisa melakukan patch test terlebih dulu. Ini bisa dilakukan untuk memastikan apakah si bayi alergi atau tidak terhadap sabun tersebut.

 

4. Bebas dari bahan berbahaya

Ternyata, tidak semua kandungan yang tertulis pada label sampo atau sabun bayi itu baik untuk anak loh bunda. Kandungan yang sering muncul di produk-produk bayi, seperti Methylisothiazolinone (MIT) dan Methylchloroisothiazolinone (CMIT), ternyata berbahaya loh. Itu merupakan bahan pengawet yang memang sering digunakan pada produk perawatan bayi.

Jika terus-menerus menggunakan sabun bayi yang mengandung dua bahan tersebut, bisa-bisa menyebabkan kulit kering hingga alergi seperti kemerahan, ruam, gatal-gatal, dan eczema.

Pemilihan sabun bayi memang sangat tricky, tetapi harus dilakukan demi kesehatan kulit si buah hati. Jangan sampai kulit si bayi mengalami alergi atau ruam parah karena salah memilih produk sabun bayi.

Salah satu sabun bayi yang sangat aman dan bermanfaat untuk kulit si kecil adalah MS Kids Bubble Wash dari MS Glow. Sabun bayi ini memiliki dua kandungan dari bahan alami yang tentunya banyak manfaat, yaitu avocado oil dan royal jelly protein. (MS Kids Bubble Wash).

Avocado oil ini berfungsi sebagai sumber vitamin, mineral, asam lemak esensial, dan juga antioksidan yang sangat tinggi. Kandungan ini mampu melembutkan, meminimalisir kerusakan akibat radikal bebas, dan melembabkan kulit. Sedangkan royal jelly protein dalam sabun bayi ini bermanfaat untuk melindungi kulit si bayi dari risiko infeksi.

 

20/09/2021 by adminseo 0 Comments

5 Cara Menebalkan Rambut Si Kecil Selain dengan Shampoo Bayi

Saat si kecil baru lahir, anda kemungkinan bakal bertanya-tanya bagaimana teknik menumbuhkan rambut si kecil supaya lebat? Anda juga pasti bertanya, apakah bisa melebatkan rambut si kecil hanya dengan menggunakan shampoo bayi? Merawat rambut si kecil tidak sama dengan merawat rambut orang dewasa pada umumnya.

Orang dewasa mempunyai kulit kepala yang lebih kuat dan sangat berbeda dengan kulit kepala pada si kecil. Karena inilah, anda memerlukan teknik lain dalam merawat rambut si kecil supaya selalu sehat, hitam, dan lebat.

Bagaimana cara melebatkan rambut si kecil yang aman dan alami? Yuk, simak tipsnya di bawah ini.

 

1. Alpukat dan Madu

Cara melebatkan rambut si kecil yang bisa dicoba pertama kali yaitu, memakai bahan alpukat dan madu. Alpukat punya vitamin E alami sementara madu, terbukti ampuh menguatkan akar rambut serta mencegah dari kerontokan rambut, loh.

Berikut ini tips menumbuhkan rambut si kecil dengan alpukat dan madu:

  • Ambil daging buah alpukat yang telah matang dan terbukti kualitasnya
  • Hancurkan daging alpukat sampai lembut tanpa menambahkan air
  • Kemudian tambahkan satu sendok madu murni dan campur sampai menjadi pasta yang lembut
  • Lalu lakukan secara langsung pada rambut dan kulit kepala si kecil
  • Diamkan sekitar 10 menit kemudian bilas dengan air sampai bersih
  • Jangan lupa juga untuk memakai shampoo si kecil supaya semua noda alpukat si kecil benar-benar hilang.

 

2. Lidah Buaya

Lidah buaya pun dapat menolong melebatkan rambut si kecil. Melebatkan rambut si kecil 1 tahun juga dapat menggunakan lidah buaya. Karena kulit si kecil dianggap telah bersih dan bagian kulit kepalanya tidak terlampau sensitif lagi.

Senyawa dalam gel lidah buaya dapat membantu memicu kekuatan folikel rambut dan merangsang rambut untuk lebih cepat panjang.

Berikut cara supaya rambut si kecil lebat dan lurus:

  • Lakukan perawatan dengan lidah buaya sebelum mandi,
  • Ambil sejumlah lidah buaya yang segar,
  • Kemudian lepaskan kulitnya dan ambil gelnya.
  • Mulai hancurkan gel lidah buaya sampai menjadi pasta yang kental.
  • Terapkan secara langsung pada rambut si kecil,
  • Pastikan anda menggunakan handuk pada bagian bawah supaya si kecil lebih nyaman,
  • Lakukan secara hati-hati supaya gel lidah buaya tidak terkena bagian kulit si kecil,
  • Biarkan selama beberapa waktu sebelum si kecil dimandikan,
  • Mandikan dan cuci bersih kepala si kecil dengan sampo si kecil khusus.

 

3. Pisang dan Minyak Zaitun

Buah pisang kaya akan bahan mineral seperti kalium yang dapat membuat rambut tumbuh lebih cepat. Sementara, teknik menebalkan rambut si kecil dengan minyak zaitun dapat membuat folikel rambut lebih kuat dan tumbuh dengan baik.

Berikut adalah cara menggunakan pisang dan minyak zaitun untuk mempertebal rambut si kecil:

  • Hancurkan satu buah pisang yang telah matang dengan satu sendok minyak zaitun
  • Pastikan gabungan bahan ini mejadi pasta hingga terasa nyaman bagi kulit si kecil
  • Jika anda mempunyai yogurt organik, maka tambahkan satu sendok teh pada bahan yang sudah menjadi pasta ini
  • Kemudian lakukan secara langsung pada rambut dan kulit kepala si kecil
  • Jangan lupa memberi pijatan dengan lembut
  • Biarkan sekitar 10 menit kemudian bilas seperti saat anda memandikannya.

 

4. Baby Mild Shampoo

Anda bisa menjaga kebersihan kulit kepala dan rambut si kecil dengan memakai Baby Mild Shampoo dari rangkaian produk MS Kids. Gunakan shampoo setiap kali memandikan si kecil. Baby Mild Shampoo merupakan shampoo yang diperkaya dengan kandungan royal jelly dan collagen yang membantu pertumbuhan rambut si kecil dan menjadikan rambut sangat lembut.

Baby Mild Shampoo ini juga mampu melindungi kulit kepala, tidak perih di mata saat digunakan, dan tidak menyebabkan iritasi kulit. Kamu bisa mendapatkan Baby Mild Shampoo di sini Baby Mild Shampoo – MS KIDS.

 

5. Menyisir Rambut

Menyisir rambut dapat menjadi stimulan yang memperlancar sirkulasi darah pada kulit kepala si kecil. Agar rambut lebat sisirlah dengan lembut sampai rambut si kecil dapat tumbuh dengan sehat. Jangan sampai lupa juga untuk mencukur ujung rambut (trimming) si kecil secara teratur, karena ini jadi hal yang penting dilakukan untuk menjaga kerapihan rambut.

Lebat atau tidaknya rambut si kecil ditentukan oleh hal genetik. Meski demikian, kita tetap dapat mengaplikasikan cara-cara menebalkan rambut si kecil di atas selain dengan memakai shampoo si kecil sebagai upaya menebalkan rambut si Kecil. Agar hasilnya optimal, lakukan secara rutin, ya!

 

26/08/2021 by MS Kids 0 Comments

Tips Aman Memandikan Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua

Cara memandikan bayi adalah salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh setiap orang tua. Namun, tidak sedikit pasangan, terutama orang tua baru, yang masih merasa gugup ketika memandikan buah hatinya. Oleh karena itu, mari simak bagaimana cara memandikan bayi yang tepat.

Memandikan bayi memang tidak boleh dilakukan sembarangan. Berbagai hal perlu diperhatikan dan Anda pun dituntut untuk lebih hati-hati. Misalnya, hindari memandikan bayi setelah ia selesai menyusu atau makan agar bayi tidak muntah.

Selain itu, masih ada banyak hal yang perlu diketahui seputar cara memandikan bayi yang tepat agar Anda bisa melakukannya dengan baik dan lancar.

 

Berbagai Perlengkapan yang Perlu Dipersiapkan

Sebelum memulai proses memandikan bayi, persiapkan semua perlengkapan mandi bayi terlebih dulu. Letakkan semua perlengkapan mandi pada tempat yang mudah dijangkau, misalnya di sekitar bak mandi bayi

Berikut ini adalah peralatan esensial yang diperlukan untuk memandikan bayi:

  • Permukaan yang datar dan aman, seperti tempat tidur atau meja tempat ganti pakaian bayi
  • Handuk dan alas ganti
  • Air untuk memandikan bayi dan pastikan air yang digunakan tidak terlalu panas atau dingin
  • Gayung untuk mengalirkan air
  • Kain berbahan lembut untuk menyeka tubuh bayi
  • Pakaian dan popok pengganti

Anda juga bisa menggunakan sabun yang mengandung bahan kimia ringan sebagai pengganti sabun biasa. Hindari pula penggunaan sabun bayi dengan kandungan pewangi dan antibakteri karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit bayi.

 

Tips dan Cara Memandikan Bayi

Berikut ini adalah langkah-langkah atau cara memandikan bayi yang dapat Anda lakukan:

  1. Isi bak mandi bayi dengan air hangat bersuhu sekitar 32o Celcius dan ketinggian air sekitar 7 cm.
  2. Baringkan bayi di alas ganti atau handuk, buka pakaian bayi secara perlahan.
  3. Gunakan satu tangan dan lengan Anda untuk menopang kepala dan tubuh bayi, sedangkan tangan yang lain untuk menyangga tubuh bayi bagian bawah.
  4. Letakkan bayi ke dalam bak mandi secara perlahan, dimulai dengan kaki. Pastikan satu tangan tetap menyangga punggung dan kepala bayi, sementara tangan Anda yang lain membersihkan bagian tubuh bayi.
  5. Jaga posisi kepala bayi agar selalu berada di atas permukaan air.
  6. Bersihkan bayi dimulai dari kelopak matanya dengan kapas atau kain katun lembut yang dicelupkan ke dalam air hangat. Gunakan kain yang berbeda untuk setiap mata.
  7. Lanjutkan dengan membersihkan hidung, telinga, dan wajah bayi.
  8. Jika menggunakan sabun, tuang sedikit saja atau oleskan tipis di kulit Anda sebelum mengusapnya di kulit bayi.
  9. Usap secara perlahan dan lembut ketika membersihkan bagian ketiak, belakang telinga, leher dan kelamin bayi.
  10. Guyur kepala dan seluruh tubuh bayi secara perlahan dengan gayung, kemudian seka dengan kain atau waslap bersih.
  11. Jika sudah selesai, angkat bayi secara perlahan dari bak mandi.
  12. Segera letakkan bayi di atas tempat tidur yang sudah diberi alas handuk.
  13. Keringkan setiap bagian tubuh bayi secara perlahan-lahan dengan handuk berbahan lembut.

Gunakan sabun yang berbahan dasar alami dengan bahan kimia yang ringan seperti Bubble Wash dari MS Glow Kids ya Moms. Kandungan Royal Jelly Protein dan Avocado Oilnya mampu membantu melembutkan dan melembabkan kulit Si Kecil sepanjang hari.

 

Sumber: Alo Dokter

23/08/2021 by MS Kids 0 Comments

Cara Menghilangkan Kerak Pada Kulit Kepala Bayi

Munculnya kerak di kepala bayi atau cradle cap merupakan kondisi yang umum terjadi pada bayi, terutama bayi baru lahir. Walau tidak berbahaya, kerak ini tetap perlu dibersihkan. Oleh karena itu, Bunda perlu mengetahui cara menghilangkan kerak di kepala bayi yang benar.

Pada umumnya, cradle cap terjadi saat bayi berusia 2–6 minggu, tetapi juga bisa muncul dan hilang kembali hingga bayi berusia 1 tahun atau lebih. Cradle cap bukanlah kondisi yang berbahaya, walaupun kerap membuat kulit kepala bayi menjadi kering dan terlihat mengganggu.

Ciri-Ciri Kerak Kepala atau Cradle Cap

Cradle cap umumnya ditandai dengan kulit kepala yang berkerak, kering, bersisik, mengelupas, dan tampak seperti ketombe. Terkadang, kerak kepala ini terlihat seperti kulit yang menebal, berminyak, dan berwarna putih kekuningan. Jika mengelupas, bagian kulit kepala bisa tampak kemerahan.

Cradle cap umumnya muncul di kulit kepala dan di belakang telinga, namun bisa juga muncul di sekitar alis, kelopak mata bayi, atau ketiak dan lipatan tubuh lainnya.

Dalam istilah medis, kerak di kepala bayi disebut dermatitis seboroik. Namun, masyarakat lebih mengenalnya dengan sebutan ketombe yang biasa terjadi pada anak-anak dan dewasa.

Penyebab Munculnya Kerak pada Kepala Bayi

Penyebab munculnya kerak di kepala bayi belum diketahui secara pasti dan bukan pula dipicu oleh alergi atau kebersihan tubuh bayi yang kurang terjaga.

Meski demikian, ada beberapa dugaan yang menyebutkan bahwa kerak di kepala bayi kemungkinan disebabkan dari hormon yang diterima bayi dari ibunya pada akhir masa kehamilan. Hormon tersebut membuat kelenjar minyak di kulit kepala bayi menjadi lebih aktif, sehingga menghasilkan kerak di kulit kepalanya.

Selain itu, dugaan lain menyebutkan bahwa munculnya kerak di kulit kepala bayi terjadi akibat pertumbuhan jamur dan bakteri alami.

Kerak kepala bayi umumnya dapat hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan dalam waktu beberapa minggu atau bulan. Namun, kondisi ini terkadang dapat dialami bayi hingga usianya 2–3 tahun.

Meski tidak menular dan tidak menyebabkan gatal, kerak kepala yang dibiarkan hingga tebal akan lebih sulit dihilangkan dari kulit kepala bayi.

Cara Membersihkan Cradle Cap pada Bayi

Untuk membersihkan kerak di kulit kepala Si Kecil, Bunda dapat melakukan beberapa hal berikut ini:

  1. Gosok kulit kepala bayi dengan lembut
  2. Gosok kulit kepala Si Kecil secara perlahan menggunakan jari Bunda atau kain yang lembut dan bersih. Usahakan untuk tidak menggaruknya terlalu keras atau kencang karena dapat membuat kulit kepalanya terluka.
  3. Selain itu, Bunda juga bisa memberikan petroleum jelly, minyak mineral, atau baby oil pada kulit kepala Si Kecil dan diamkan hingga beberapa menit agar meresap. Setelah itu, bersihkan kulit kepala Si Kecil dengan lembut.
  4. Jangan membiarkan minyak terlalu lama menempel pada rambut Si Kecil, ya, Bun. Hal ini justru akan memperburuk kerak di kepalanya.

Cuci rambut bayi menggunakan sampo bayi khusus

Cuci rambut Si Kecil menggunakan sampo khusus bayi yang lembut dan aman untuk kulit kepalanya. Saat menggunakan sampo, bersihkan serpihan kerak kepala yang menempel pada rambut Si Kecil menggunakan sisir kecil dengan sikat yang lembut, kemudian bilas dengan air.

Jika kerak kepala tidak kunjung hilang, Bunda bisa meminta rekomendasi dokter. Biasanya, dokter akan menyarankan penggunaan sampo khusus ketombe yang mengandung obat antijamur, seperti ketoconazole.

Namun, Bunda harus lebih hati-hati saat menggunakan sampo. Gunakan sampo yang berbahan dasar alami seperti Royal Jelly dan Colagen. Selalu jaga kebersihan rambut Si Kecil dengan mengeramasinya secara rutin beberapa hari sekali guna mencegah penumpukan kerak kembali.

 

Sumber : AloDokter

Happy,Family!,Mother,And,Daughter,Child,Girl,Are,Caring,For
31/07/2021 by MS Kids 0 Comments

Kenali Inovasi Baru Skin Care Untuk Si Kecil

Masalah kulit adalah salah satu keluhan paling umum yang muncul pada Si Kecil. Sayangnya, pilihan perawatan tubuh yang alami cukup terbatas di pasaran. Untuk menjawab kebutuhan Si Kecil terhadap produk skin care yang alami, MSGlow Kids hadir sebagai solusi.MSGlow Kids merupakan anak perusahaan dibawah naungan dari Urban Company, salah satu perusahaan terbesar yang berlokasi di Bali. Dilaunching-kan secara resmi pada bulan Desember 2020, MSGlow Kids menghadirkan inovasi produk yang diperuntukkan anak usia 0 bulan hingga remaja. Dengan bahan bahan pilihan yang lembut dan aman untuk si kecil, MS Glow Kids selalu siap melindungi sepenuh hati.

 

Solusi Rangkaian Mandi yang Menyenangkan

MSGlow Kids menghadirkan rangkaian paket mandi yang lengkap. Seperti Bubble Wash yang menjadikan waktu mandi Si Kecil lebih menyenangkan, dan juga melembabkan tubuh.  Lalu Baby Mild Shampoo yang lembut membantu mengoptimalkan pertumbuhan rambut, serta Daily Baby Cream yang dapat memberikan proteksi dari sinar UV serta kelembaban kulit Si Kecil sepanjang hari. Rangkaian paket MSGlow Kids terbuat dari bahan-bahan alami yang sudah teruji klinis dan aman digunakan untuk segala jenis kulit seperti eczema, ruam popok, bekas luka, dan kulit kering.

Booster Imunitas Anak dimasa Pandemi!

Tak ketinggalan, MSGlow Kids juga menghadirkan Vitamin Anak yang dapat memperkuat sistem imunitas terutama dimasa pandemi. Vitamin Herboost terbuat dari bahan-bahan alami seperti ekstrak anggur, ekstrak temulawak, dan herba pegagan mampu meningkatkan nafsu makan, menjaga daya tahan tubuh, dan memelihara perkembangan kesehatan Si Kecil.

Inovasi Telon Cream di Indonesia

Baru-baru ini, MSGlow Kids menghadirkan inovasi produk telon dengan diluncurkannya Baby Telon Cream. Berbeda dengan minyak telon pada umumnya, Baby Telon Cream hadir dalam bentuk Cream sehingga lebih ergonomis dalam penggunaannya. Baby Telon Cream merupakan telon berbentuk cream yang bermanfaat untuk menghangatkan dan memberikan rasa nyaman serta melembutkan kulit Si Kecil. Terbuat dari bahan-bahan alami seperti Lavender Oil, Cajuputi Oil, dan Anise Oil

 

Jangan ragu lagi dalam memilih produk skin care Si Kecil. Dengan rangkaian produk dari MSGlow Kids, Si Kecil akan terbebas dari masalah-masalah kulit.

Skin care untuk anak? Ya MSGlow Kids!

29/07/2021 by adminurban 0 Comments

Waspadai Nyamuk Demam Berdarah pada Anak dan Pencegahannya

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan satu diantara berbagai penyakit yang menyerang anak saat musim hujan. Di Indonesia sendiri, kasus DBD masih terbilang cukup tinggi. Penyakit menular ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk betina Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Meski biasanya gejala DBD bisa hilang dalam waktu seminggu, penyakit ini dapat merusak organ bahkan menyebabkan kematian. Oleh karena itu, mencegah DBD menjadi hal penting yang perlu dilakukan oleh orang tua. Lantas, apa saja gejala DBD pada anak?

 

Memahami bahaya demam berdarah dengue (DBD) pada anak

Hingga bulan Juli 2020, kasus DBD di Indonesia mencapai 71.633 orang dengan jumlah kematian 459 orang. Dilansir dari situs Kemenkes RI, provinsi dengan jumlah kasus terbanyak berturut-turut yaitu di Jawa Barat, Bali, Jawa Timur, NTT, Lampung, DKI Jakarta, NTB, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, serta Riau.

Penyakit DBD sempat dijuluki dengan nama “demam break-bone” lantaran gejala nyeri sendi dan otot yang ditimbulkan membuat tulang terasa retak.

Gejala demam berdarah biasanya berlangsung selama 2 – 7 hari dan sebagian besar orang bisa pulih setelah seminggu. Namun, penyakit ini dapat mengancam nyawa dalam waktu beberapa jam dan seringkali membutuhkan penanganan di rumah sakit.

DBD adalah salah satu penyebab kematian anak yang cukup tinggi di sebagian negara Asia, termasuk Indonesia. Demam tanpa adanya gejala lain merupakan ciri-ciri DBD pada anak yang tergolong ringan.

Sementara, DBD yang sudah berat kemungkinan akan berdampak pada kerusakan organ, perdarahan, dehidrasi, bahkan kematian. Oleh karena itu, upaya pencegahan penyakit DBD merupakan salah satu hal penting yang perlu dilakukan pada anak.

 

Langkah Pencegahan DBD pada Anak

WHO menyatakan bahwa vaksinasi perlu dilakukan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian DBD. Sayangnya, di Indonesia vaksin DBD belum masuk ke dalam program imunisasi nasional yang disediakan di Puskesmas. Saat ini, vaksin DBD hanya bisa didapatkan di beberapa klinik atau rumah sakit tertentu.

Berdasarkan hasil penelitian, vaksin DBD paling efektif bila diberikan pada anak usia 9–16 tahun sebanyak 3 kali, dengan jarak pemberian vaksin selama 6 bulan.

Selain vaksinasi, langkah lain yang tak kalah penting adalah mencegah gigitan nyamuk yang bisa membawa virus dengue. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa diterapkan di rumah:

  • Pasang kawat antinyamuk pada pintu atau jendela.
  • Pakaikan anak baju dan celana yang tertutup, serta kaus kaki saat pergi keluar rumah.
  • Gunakan kelambu untuk menutupi tempat tidur anak.
  • Batasi waktu anak untuk keluar pada jam-jam sekitar fajar dan senja.
  • Keringkan genangan air di lingkungan rumah.
  • Kuras wadah-wadah berisi air, seperti bak mandi dan vas bunga, dan sikat dindingnya untuk menghilangkan jentik-jentik nyamuk.
  • Gunakan krim Anti Nyamuk seperti Baby Telon Cream dari MS Glow Kids. Dengan kandungan alami lavender oil, cajuput oil, dan anise oil yang tidak disukai nyamuk, dapat membantu mencegah gigitan nyamuk pada kulit Si Kecil.

DBD pada anak mungkin bisa membingungkan para orang tua. Namun, jangan panik. Jika Anda masih memiliki pertanyaan seputar DBD pada anak, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter.