27/12/2021 by adminseo 0 Comments

Kapan Waktu yang Tepat Untuk Memberikan Krim Bayi?

Krim bayi biasa digunakan untuk melembabkan kulit yang kering, namun sebelum menggunakan produk ini, kamu harus banyak memperhatikan berbagai hal.

Krim bayi jadi salah satu perawatan kulit yang penting. Walau kulit bayi yang baru lahir sebenarnya memiliki lapisan terluar, namun krim bayi bagus untuk menjaga kelembaban dan kekenyalan kulit saat si kecil mulai sering mandi dan terpapar suhu kering.

Krim bayi juga sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit agar mampu terhindar dari masalah iritasi dan eksim.

KAPAN WAKTU YANG TEPAT MEMBERIKAN KRIM BAYI?

Bayi yang baru lahir akan memiliki lapisan kulit yang disebut dengan vernix. Lapisan ini adalah lapisan perlindungan lilin yang menyelimuti tubuh saat di dalam rahim dari cairan ketuban.

Vernix ini akan mulai mengelupas setelah beberapa minggu pertama begitu bayi dilahirkan. Inilah yang membuat kulit bayi akan terlihat bersisik dan kering. Umumnya, kulit di bawah vernix ini cukup lembab dan tidak butuh pelembab tambahan.

Namun, orang tua sudah bisa secara perlahan memberikan krim bayi jika kulitnya mulai mengering. Apalagi di beberapa bagian seperti pergelangan kaki, siku, dan tangan.

Ada banyak krim bayi yang ada di pasaran. Salah satunya adalah MS Kids Daily Baby Cream. Produk dari MS Kids ini mampu memberikan perawatan dan perlindungan serta kelembutan bagi kulit si kecil. MS Kids Daily Baby Cream juga mampu mencegah iritasi pada kulit bayi.

TIPS MEMBERIKAN KRIM BAYI

Mengoleskan krim pada bayi yang baru saja lahir tentunya tidak bisa sembarangan. Di bawah ini adalah beberapa tips yang bisa kamu lakukan di rumah.

1. Oleskan setelah mandi

Proses mandi dapat mengeringkan kulit bayi. Maka dari itu, oleskan krim bayi yang bebas dari pewangi setelah bayi baru saja selesai dimandikan. Caranya adalah dengan membersihkan tangan secara menyeluruh, ambil sedikit krim kemudian sebarkan di telapak tangan dan jari-jari. Pijat lembut tubuh si kecil dengan krim tersebut supaya tersebar merata di seluruh tubuh. Pastikan juga orang tua tidak memiliki kuku yang tajam dan panjang sehingga dapat menggaruk kulit bayi

2. Gunakan krim saat kulit mulai kering

Kamu bisa memberikan krim bayi pada tubuh yang terlihat kering. Oleskan secara rutin ke area tubuh tersebut. Bagian tubuh bayi yang sering terlihat kering biasanya pergelangan kaki, siku, dan tangan.

3. Hindari penggunaan lebih dari satu produk

Untuk memberikan perawatan kulit pada si kecil, jangan menggunakan lebih dari satu produk. Bahan kimia yang terdapat dalam produk krim bayi akan berbeda-beda. Zat yang diproduksi juga mungkin bisa membahayakan kulit si kecil yang masih rapuh dan sensitif. Sebaiknya kamu menggunakan satu produk krim bayi yang paling direkomendasikan dan tetap memakainya hingga masalah pada kulit bisa teratasi dengan baik.

KAPAN HARUS KE DOKTER?

Jika kamu sebagai orang tua masih ragu dalam penggunaan krim bayi, maka tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter lebih dahulu. Tanyakan krim bayi yang seperti apa yang aman dan dibutuhkan untuk kulit si kecil.

Bisa saja tanpa kamu sadari, si kecil memiliki kulit yang kering, gatal, mengelupas, dan kemerahan. Bisa jadi, itulah tanda-tanda penyakit eksim. Maka dari itu, kamu bisa langsung konsultasikan hal tersebut dengan dokter.

Memberikan krim bayi juga memiliki manfaat yang baik untuk si kecil. Adapun beberapa manfaat yang dapat dirasakan dalam penggunaan krim bayi adalah :

  • Mencegah kulit menjadi kering
  • Merangsang regenerasi kulit
  • Meredakan alergi pada kulit
  • Mencegah dan mengatasi ruam popok
  • Meredakan biang keringat

Itu dia penjelasan singkat tentang kapan waktu yang tepat, tips memakainya, dan manfaat yang diberikan dalam penggunaan krim bayi.

Pilihlah krm bayi dengan label hypoallergenic karena produk dengan kandungan tersebut memiliki risiko yang lebih rendah dalam memberikan efek alergi dan iritasi. Kamu juga bisa memilih krim bayi dengan kandungan bahan alami seperti susu, oat, minyak, zaitun, shea butter, dan ekstrak bunga chamomile. Bahan-bahan ini merupakan bahan dasar yang mampu melembabkan dan melembutkan kulit bayi.

27/12/2021 by adminseo 0 Comments

Benarkah Penggunaan Sabun Bayi yang Salah Akan Membuat Kulit Si Kecil Mengelupas?

Sebagian orang mengira kalau kulit kering hanya masalah bagi orang dewasa. Padahal kulit yang kering justru lebih rentan dialami oleh bayi. Melihat kulit yang kering hingga mengelupas yang dialami si kecil tentu membuat sedih. Apalagi jika kulit kering tersebut disebabkan karena salah pemilihan sabun bayi.

Namun, tidak hanya salah dalam pemilihan sabun saja, ada banyak penyebab yang dapat membuat kulit bayi kering hingga mengelupas. Apa saja penyebab dan cara mengatasinya? Mari simak ulasannya di bawah ini.

PENYEBAB KULIT BAYI YANG KERING DAN MENGELUPAS

Kulit yang kering hingga mengelupas biasa ditemukan pada bayi yang baru lahir. Pengelupasan ini bukanlah sel kulit mati seperti orang dewasa. Kulit bayi yang mengelupas setelah kelahiran adalah rontoknya vernix caseosa pada bayi yang berguna untuk melapisi kulit.

Lapisan ini memiliki fungsi untuk mempermudah bayi saat proses kelahiran dan melindungi bayi dari infeksi. Setelah dilahirkan, lapisan ini akan terlihat lebih tebal kemudian akan rontok seiring dibersihkannya secara rutin. Kondisi ini akan segera berhenti sendiri seiring dengan berjalannya waktu dan tidak membutuhkan perawatan khusus.

Untuk bayi yang berumur lebih besar, kulit yang kering dan terkelupas sering terjadi karena lapisan epidermisnya kekurangan cairan. Adapun beberapa faktor ini dapat memicu terjadinya yang tersebut.

1. Udara yang Kering

Kesehatan kulit si kecil sangat tergantung dari suhu udara sekitar. Jika suhu lingkungan sekitar panas atau kering, maka kulit bayi akan mengalami kehilangan cairan. Ini juga termasuk saat berada di ruangan yang menggunakan AC, walau udara dingin, AC akan membuat udara menjadi kering sehingga akan membuat kelembaban kulit bayi berkurang.

2. Pemilihan sabun bayi yang salah

Kulit bayi terlebih jika baru dilahirkan perlu beradaptasi dengan zat yang ada di sekitarnya, salah satunya adalah produk sabun bayi. Dalam sabun bayi, terdapat beberapa bahan yang mungkin tidak cocok untuk kulitnya. Inilah yang membuat para orang tua harus memilih produk perawatan kulit untuk bayi yang memiliki kulit. Apalagi jika bayi memiliki kulit yang sensitif, maka pemakaian sabun bayi yang salah dan tidak tepat akan membuat kulit si kecil kering dan mengelupas.

Namun, ada salah satu sabun dari produk lokal yang dijamin gak akan bikin kamu salah pilih, yaitu MS Kids Bubble Wash. Sabun bayi yang satu ini membantu memberikan kelembaban serta kelembutan sepanjang hari untuk si kecil.

3. Memiliki masalah kulit

Kulit yang mengelupas pada bayi bisa jadi terjadi karena adanya masalah kulit seperti eksim, psoriaris, atau ichthyosis. Eksim yang terjadi pada kulit adalah penyakit kronis yang disebabkan karena ruam, kulit menebal, dan rasa gatal hingga terkelupas.

Munculnya masalah ini biasanya dipicu dari berbagai hal seperti alergi makanan atau lingkungan. Selain eksim penyakit  kulit lainnya seperti psoriasis adalah penyakit yang menyebabkan produksi sel kulit sangat cepat sehingga membuat kulit kering, pecah-pecah, hingga mengelupas. Untuk ichthyosis adalah masalah genetik yang dapat menyebabkan kulit menjadi bersisik, mengelupas, dan gata.

Ketiga penyakit yang membuat kulit kering ini memang tidak bisa disembuhkan. Namun, kamu bisa merawatnya supaya dapat mengurangi gejala sekaligus membuat kulit tetap sehat.

4. Kebiasaan tertentu

Kulit kering dan mengelupas yang dialami si kecil biasa terjadi karena sebuah kebiasaan, misalnya mandi dengan air hangat dalam kurun waktu cukup lama. Terkena suhu panas dan air dapat mengganggu keseimbangan minyak serta air di dalam kulit sehingga kulit menjadi lebih kering.

Memandikan bayi tidak perlu waktu yang lama. Kamu hanya perlu mengusap tubuh bayi dengan sabun bayi lalu membilaskan hingga bersih. Setelahnya kamu bisa mengeringkan tubuh si kecil dengan handuk secara perlahan.

CARA MENCEGAH KULIT KERING DAN MENGELUPAS PADA BAYI

Ada beberapa langkah yang bisa kamu coba lakukan untuk mencegah kulit kering pada si kecil, yaitu :

  • Jangan mandi dengan air panas
  • Tidak perlu mandi setiap hari
  • Menghindari paparan sinar matahari langsung
  • Pakai pakaian yang lembut

CARA MENGATASI KULIT KERING DAN MENGELUPAS PADA BAYI

Menurut Mayo Clinic, kulit kering yang tidak diatas dengan baik akan membuat bayi mengalami beberapa masalah lainnya. di bawah ini adalah cara mengatasi kulit kering pada bayi, yaitu :

  • Tidak memandikan si kecil terlalu lama
  • Memakai pelembab
  • Memberikan cairan supaya tercukupi
  • Menjaga kesehatan kulit
  • Lakukan konsultasi dengan dokter

Kulit kering pada bayi ternyata tidak hanya disebabkan oleh sabun bayi saja, namun ada berbagai faktor yang dapat kamu cegah dan atasi. Menjaga kesehatan kulit bayi adalah tugas orang tua agar anak tidak memiliki masalah penyakit lebih lanjut.

27/12/2021 by adminseo 0 Comments

Apakah Si Kecil Perlu Minum Vitamin Anak?

Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya memiliki kondisi yang sehat dan fit. Kamu bisa memastikannya dengan memberikan makanan yang mengandung banyak nutrisi. Namun, selain itu, kamu juga bisa memberikan vitamin anak sebagai asupan tambahan.

Diharapkan dengan memberikan vitamin ini, anak akan memiliki daya tahan tubuh yang tetap terjaga dan tidak mudah sakit. Namun, akan timbul pertanyaan apakah anak perlu diberikan vitamin setiap hari?

Perlukah anak minum vitamin tambahan?

Saat ini banyak sekali vitamin anak yang beredar di pasaran dan banyak diiklankan di televisi. Bila diperhatikan dengan seksama, bentuknya yang lucu-lucu membuat orang tua dan anak-anak tertarik untuk membelinya.

Vitamin memang jadi salah satu nutrisi yang dibutuhkan untuk tubuh si kecil. Tanpa adanya asupan vitamin yang cukup, organ di dalam tubuh tidak akan berfungsi dengan baik. Akibatnya anak akan menjadi lebih sakit dan menghambat tumbuh kembangnya.

Anak-anak yang memiliki pertumbuhan normal dan sehat sebenarnya tidak lagi membutuhkan vitamin tambahan. Karena sebenarnya vitamin tambahan ini mudah ditemukan dalam makanan seperti : 

  • Susu dan produk dari susu seperti keju dan yogurt. Biasanya makanan ini akan mengandung vitamin D dan kalsium yang baik untuk pertumbuhan tulang anak.
  • Sayur dan buah-buahan, mengandung banyak vitamin, mineral, serta serat yang baik untuk pencernaan.
  • Sumber protein seperti ikan, daging, telur, kacang-kacangan, dan gandum.

Walau si kecil suka pilih-pilih makanan, namun bukan berarti ia akan kekurangan gizi. Sebagian besar makanan yang ada di pasaran akan memiliki vitamin seperti sereal atau susu.

Sereal dan susu biasanya memiliki kandungan vitamin tambahan seperti adanya vitamin B, D, kalsium, dan zat besi. Maka, sebenarnya kamu tidak perlu khawatir anak akan kekurangan gizi, justru si kecil sudah mendapatkan vitamin dan mineral tambahan.

Kapan si kecil perlu minum vitamin anak?

Vitamin anak yang dijual di pasaran sebenarnya aman untuk dikonsumsi. Namun, bukan berarti vitamin ini tidak akan memberi risiko tertentu. Jika salah diberikan, alih-alih membuat anak sehat, vitamin ini bisa meracuni anak. Apalagi jika terjadi pada anak yang sebenarnya tidak membutuhkan vitamin tambahan. Dampak fatal dari pemberian vitamin sendiri ada overdosis vitamin.

Vitamin anak akan diperlukan jika :

  • Anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan tubuh yang lambat (gagal tumbuh).
  • Anak mengalami kurang nafsu makan.
  • Anak sering mengkonsumsi makanan cepat saji (junk food) atau makanan olahan.
  • Anak memiliki alergi terhadap makanan tertentu.
  • Anak memiliki penyakit asma, geliac, atau penyakit kronis tertentu.
  • Anak sedang menjalani diet ketat seperti diet vegan atau vegetarian ketat yang sesuai dengan anjuran dokter.

Maka sebaiknya sebelum memberikan vitamin kepada anak, kamu harus berkonsultasi dengan dokter. Dengan begini dokter bisa melihat kondisi kesehatan si kecil dan memastikan apakah ia membutuhkan vitamin atau tidak.

Bila dokter telah menyarankan untuk minum vitamin, pastikan memberikan vitamin yang sesuai dengan usia dan jenis kelaminnya. Pilihlah vitamin yang tidak memberikan 100% kebutuhan vitamin dan mineral harian.

Salah satunya adalah MS Kids Herboost yang memiliki fungsi dalam mengembalikan nafsu makan anak, menambah nafsu makan anak, menjaga daya tahan tubuh si kecil, dan memelihara perkembangan tumbuh kembang si kecil.

MS Kids Herboost adalah vitamin dengan kandungan ekstrak rempah-rempah yang baik untuk si kecil.

Cara memberikan vitamin anak yang benar

Setelah dokter memberikan ijin dalam memberikan vitamin anak, pastikan kamu memberikannya dengan benar. Hal ini dilakukan supaya anak benar-benar mendapatkan manfaat dari vitamin yang diberikan. Hati-hati, jika salah dosis dan aturan pakai justru akan membahayakan kesehatan.

Supaya tidak salah lagi, inilah cara tepat memberikan vitamin kepada anak :

  • Simpan dan letakkan vitamin di tempat yang jauh dari jangkauan.
  • Hindari minum vitamin bersamaan dengan oat lain tanpa adanya pengawasan dari dokter. Vitamin akan memiliki interaksi dengan beberapa jenis obat.
  • Bila tidak bisa mengonsumsi vitamin yang berbentuk pil atau sirup maka cobalah memberikan vitamin yang dapat dikunyah.
  • Ikuti sesuai dengan dosis dan aturan yang tertera dalam label atau saran dokter.
  • Ada baiknya tunggu anak berusia 4 tahun untuk memberikan vitamin anak, kecuali dokter menyarankan untuk lebih awal diberikan karena terkait dengan kondisi tertentu.

Kesimpulannya, anak-anak diperbolehkan untuk menerima vitamin anak jika memang diharuskan dan melalui izin dokter. Jika si kecil tidak mengalami kendala maka pemberian vitamin tambahan tidak diperlukan.

27/12/2021 by adminseo 0 Comments

4 Cara Memilih Vitamin Anak Dengan Tepat

Sekarang ini vitamin anak sudah jadi salah satu kebutuhan yang sepertinya sering diwajibkan para orang tua. Vitamin yang diberikan biasanya untuk membantu meningkatkan daya ingat sampai penambah nafsu makan.

Namun sebenarnya bagaimana cara yang paling baik dalam menentukan jenis vitamin anak apa yang dibutuhkan si kecil? Apakah semua anak bisa memilih semua vitamin yang ada di pasaran?

Menurut Huffington Post, ada beberapa cara tepat untuk menemukan vitamin yang tepat untuk anak. Hal ini tentunya membantu kamu saat akan memberikan vitamin yang baik untuk kesehatan si kecil.

CARA MEMILIH VITAMIN ANAK DENGAN TEPAT

1. Berkonsultasi lebih dahulu

Walau vitamin anak banyak ditemukan di berbagai apotik, namun sebaiknya kamu berkonsultasi dahulu dengan dokter. Menurut The Academy of Nutrition and Dietetics, sebaiknya para orang tua melakukan konsultasi dengan para dokter sebelum akhirnya memutuskan memberikan vitamin kepada anak.

Menurut Pegah Jalali seorang ahli diet anak-anak di Middleberg Nutrition, ia merekomendasikan kalau menemui spesialis yang ahli sangat penting dilakukan sebelum menentukan kebutuhan anak. Seorang dokter dan ahli gizi bisa membantu kamu dalam menentukan jumlah vitamin yang bisa diberikan kepada anak.

American Academy of Pediatrics juga mengatakan, anak yang mengonsumsi vitamin terlalu banyak, ia akan menunjukkan gejala keracunan seperti mual hingga munculnya ruam dan sakit kepala. Namun, biasanya efek samping lebih parah bisa muncul kembali.

2. Berikan vitamin sesuai dengan jenis kelamin dan usia anak

Untuk memberikan vitamin anak, maka kamu perlu menyesuaikannya dengan usia dan jenis kelamin. Anak memerlukan jumlah vitamin dan nutrisi yang berbeda-beda untuk tumbuh kembangnya. Mayo Clinic menyampaikan, anak-anak di usia 2 hingga 3 tahun membutuhkan kalori, protein, sayuran, dan biji-bijian yang lebih sedikit ketimbang anak usia 4 hingga 8 tahun. Anak-anak yang berusia lebih mudah juga membutuhkan vitamin C yang lebih sedikit.

3. Jangan pilih vitamin dengan bentuk yang lucu

Sekarang ini banyak produsen yang mengeluarkan produk vitamin anak dengan rasa dan bentuk yang lucu. Namun, Pegah Jalali menyarankan kalau vitamin tidak sama dengan permen. Ia menyarankan para orang tua untuk mengontrol pemberian vitamin dengan bentuk seperti permen lucu atau jeli. Ia juga menyarankan supaya orang tua lebih memberikan vitamin anak dalam bentuk bubuk atau sirup yang bisa ditambahkan di dalam makanan atau minuman. Vitamin yang bisa dikunyah juga dapat menyebabkan kerusakan di gigi si kecil.

4. Ada vitamin yang sulit dicerna anak-anak

Menurut Pegah Jalali, kebanyakkan orang tua menganggap kalau vitamin tidak berbahaya dan pemberiannya jika semakin banyak maka semakin baik. Padahal vitamin larut lemak seperti vitamin D, E, A, dan K lebih sulit dicerna dalam tubuh anak. Maka jika orang tua memaksa memberikan vitamin melewati batas dosis maka akan menyebabkan kerusakan hati.

Bagaimana pun, memenuhi kebutuhan vitamin anak lebih baik dilakukan dengan cara alami seperti melalui makanan yang dikonsumsi. Kamu bisa mencukupi kebutuhannya lewat makanan seperti daging, ikan, telur, kacang-kacangan, dan susu. Pastikan juga si kecil tidak bolos mengonsumsi sayuran dan buah-buahan yang beragam. Jika makanannya sudah tepat dan sehat, maka kamu tidak usah mengkhawatirkan asupan nutrisinya.

Namun, jika anak memiliki gejala kurang nafsu makan dan telah melakukan konsultasi dengan dokter, maka kamu bisa mulai memberikan vitamin penambah nafsu makan. Vitamin jenis ini banyak dijual di pasaran. Tapi, salah satu vitamin anak yang bisa kamu coba dengan harga yang murah adalah MS Kids Herboost.

MS Kids Herboost memiliki fungsi dalam mengembalikan nafsu makan anak, menambah nafsu makan anak, menjaga daya tahan tubuh si kecil, dan memelihara perkembangan tumbuh kembang si kecil.

MS Kids Herboost adalah vitamin dengan kandungan ekstrak rempah-rempah yang baik untuk si kecil. Jenisnya yang sirup juga membuat vitamin ini aman dikonsumsi dan tidak akan merusak gigi si kecil. Harap perhatikan dosis yang tertera di label sebelum memberikannya kepada si kecil, ya!

Mulai sekarang jangan sembarangan memberikan vitamin anak yang tidak sesuai dengan kebutuhan si kecil, ya!

29/11/2021 by adminseo 0 Comments

Selain Lotion Bayi, Begini Cara Merawat Kulit Si Kecil yang Sensitif

Lotion bayi

https://www.mskids.co.id/product/daily-baby-cream/

Umumnya, kulit bayi memiliki lapisan yang lebih tipis dan lembut dari orang dewasa. Akibatnya, bayi akan lebih mudah mengalami ruam di beberapa bagian tertentu, seperti lipatan di paha dan leher. Maka dari itu, biasanya para bunda akan mengoleskan lotion bayi untuk mengatasinya. Kulit bayi juga sangat rentan mengalami masalah kulit lainnya. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:

  • Makanan
  • Pemakaian popok
  • Penggunaan sabun, sampo, lotion, dan detergen yang kurang cocok dengan kulit bayi
  • Air yang kurang bersih
  • Debu dan udara yang bersih
  • Bakteri pada pakaian

Akibatnya, bayi bisa mengalami beberapa penyakit kulit, misalnya seperti iritasi kulit dan kulit bayi memerah. Untuk itu, para bunda perlu mengambil tindakan pencegahan agar tidak timbul masalah yang lebih serius pada kulit bayi.

Lalu, bagaimana cara merawat kulit bayi yang sensitif?

Biasanya, para orang tua memilih menggunakan lotion bayi untuk mengatasi iritasi pada kulit si kecil. Tetapi, sebenarnya selain lotion bayi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merawat kulit bayi yang sensitif. Berikut caranya:

1. Mencuci baju bayi sebelum digunakan

Bunda-bunda, biasakan ya mencuci pakaian bayi yang masih baru sebelum digunakan. Cara ini bisa membantu untuk menghilangkan potensi iritasi yang disebabkan oleh toko atau pabrik pembuat baju tersebut, yang bisa mengganggu kesehatan kulit bayi.

Namun, perlu diingat saat mencuci baju bayi usahakan untuk menggunakan deterjen cair dengan formula yang ringan, bebas dari pewarna, dan hypoallergenic.

2. Eits, jangan sering-sering memandikan si bayi

Umumnya, mandi adalah salah satu cara kita untuk membersihkan semua kotoran dari tubuh. Tetapi, cara ini tidak terlalu baik untuk kesehatan kulit di bayi. Terlalu sering mandi bisa merusak penghalang kulit, yang menyebabkan kulitnya kering dan menghilangkan minyak serta zat lain yang dapat melindungi kulit bayi dari iritasi dan infeksi.

Dokter anak dari Forest Hills Pediatric Associates, Dr Karl Neumann, mengatakan sebaiknya bayi hanya dimandikan dua sampai tiga kali dalam satu minggu. Saat memandikannya, jangan gunakan air yang terlalu hangat, karena itu bisa menghilangkan kelembaban pada lapisan pelindung kulit bayi. Jangan lupa juga menggunakan sabun yang ringan dan juga memiliki kadar pH yang netral.

4. Hati-hati dalam memilih produk perawatan bayi

Selain cara memandikan, Dr Neumann juga memberikan tips lain dalam memilih produk perawatan bayi. Ia mengatakan, umumnya produk yang dikhususkan untuk bayi sedikit atau bahkan tidak mengandung pewarna, alkohol, ataupun bahan-bahan lainnya yang bisa berbahaya untuk kulit bayi.

Tak hanya itu, para bunda juga harus menghindari penggunaan produk orang dewasa untuk si kecil. Sebab, kandungan yang ada di dalam produk tersebut bisa merusak kulit bayi yang tipis, halus, dan rentan mengalami iritasi.

5. Jangan lupa cek kandungan produknya ya!

Sebelum membeli produk untuk bayi, pastikan sudah mengecek kandungan yang ada di dalamnya dengan cermat. Ada beberapa kandungan yang sangat perlu dihindari untuk bayi yang kulitnya sangat sensitif, yaitu:

  • Bebas pewarna dan pewangi
  • Tidak mengandung antibakteri hingga antimikroba
  • Terbebas dari zat pengawet
  • Terbebas dari alkohol
  • Pilih produk yang sesuai dengan pH kulit bayi dan berbahan dasar alami

6. Gunakan lotion bayi

Seperti yang sudah disinggung di awal, penggunaan lotion bayi sangat dibutuhkan untuk mengatasi kulit bayi yang sensitif. Sebab, kulit bayi umumnya cenderung lebih kering dari kulit orang dewasa, sehingga membutuhkan lotion bayi.

Dr Neumann mengatakan fungsi utama lotion bayi ini bukan untuk menambah kelembaban, melainkan menjaga agar kulit si bayi tetap lembab. Untuk menggunakannya, bunda bisa mengoleskan lotion bayi setelah dimandikan.

Oleskan lotion bayi ini sesering yang diperlukan. Berbeda dengan lotion untuk kulit dewasa, lotion bayi ini bisa diaplikasikan dengan lapisan yang tebal pada kulit bayi.

Salah satu produk lotion bayi yang bisa menjadi pilihan bunda-bunda untuk si kecil adalah MS Kids Daily Baby Cream dari MS Glow. Produk ini sangat cocok untuk kulit si bayi karena berfungsi untuk melembutkan, melembabkan, melindungi dari kulit kering, dan mencegah iritasi. Daily Baby Cream – MS KIDS 

Lotion bayi satu ini mengandung beberapa bahan yang pastinya sangat bermanfaat untuk kulit bayi. Misalnya seperti royal jelly, avocado oil, shea butter, dan juga aloe vera. Kandungan royal jelly pada lotion bayi ini berperan sebagai UV protection, yang bisa melindungi kulit bayi dari pengaruh buruk sinar matahari.

Tekstur dari lotion bayi ini juga sangat ramah untuk si kecil loh. Daily Baby Cream ini mampu menyerap dengan mudah di kulit, sehingga bayi tidak akan merasa kegerahan dan lengket karena lotion tidak terserap dengan sempurna. Aromanya juga sangat lembut, tidak menusuk hidung, dan tetap nyaman untuk bayi.

29/11/2021 by adminseo 0 Comments

Bolehkah Wajah Si Kecil Dibersihkan dengan Sabun Bayi?

Sabun bayi

https://www.mskids.co.id/product/bubble-wash/

Pada dasarnya, kondisi kulit bayi sangat jauh berbeda dengan orang dewasa. Kulit bayi cenderung sangat sensitif, sehingga harus menggunakan produk-produk yang aman dan jauh dari bahan kimia yang bisa berbahaya. Salah satu produk perawatan yang wajib banget diperhatikan adalah sabun bayi.

Tapi, banyak orang tua yang khawatir terhadap kandungan pada sabun bayi untuk membersihkan tubuh bayi, terutama pada bagian wajahnya, sehingga memilih untuk membasuhnya dengan air saja.

Seringkali pada wajah bayi muncul bintik-bintik merah yang mungkin adalah jerawat. Tapi, biasanya bintik-bintik yang disebut jerawat ini akan menghilang dengan sendirinya. Meskipun begitu, para orang tua harus tetap merawat kulit si kecil agar jerawat-jerawat itu bisa cepat sembuh. Untuk mengatasinya, bisa dengan melakukan perawatan wajah si kecil dengan sabun bayi.

Apakah boleh membersihkan wajah bayi dengan sabun?

Saat memandikan si kecil, tentu sabun bayi tidak pernah ketinggalan agar tubuhnya bisa bersih dan wangi. Tetapi, perlu diingat pilihlah sabun bayi yang memang dikhususkan untuk kulit bayi. Sebab, biasanya sabun bayi memiliki komposisi yang khusus agar tidak membuat kulit bayi iritasi dan juga kering. Pada dasarnya, membersihkan wajah bayi boleh saja menggunakan sabun, asal dengan cara yang tepat. Berikut beberapa tipsnya:

  • Pilih sabun bayi yang khusus

Pertama, pilihlah sabun bayi yang memang dikhususkan untuk bayi. Sebab, biasanya sabun bayi telah diformulasikan khusus untuk kulit bayi dan pH-nya sudah disesuaikan dengan pH apda kulit bayi.

  • Coba tes pada kulit bayi terlebih dulu

Sebelum menggunakannya untuk bayi, terutama bagian wajahnya, disarankan untuk melakukan tes sederhana pada kulitnya. Ini bertujuan untuk mengetahui apakah sabun bayi tersebut menyebabkan alergi atau tidak.

Caranya, para orang tua bisa mengoleskan sedikit sabun bayi pada tangan dan beri sedikit air. Kemudian, aplikasikan sabun bayi tersebut ke bagian belakang telinga si kecil. Jika bagian yang diolesi sabun bayi itu tidak memerah, tandanya sabun tersebut masih aman digunakan.

  • Jangan mengusap sabun bayi ke seluruh wajahnya

Perlu diingat, jangan langsung mengusap sabun bayi ke seluruh bagian wajahnya ya. Untuk melakukannya, bisa dengan cara mengusap secara halus dan bertahap mulai dari bagian dagu, pipi, hingga kening si bayi. Setelah itu, segera bersihkan bagian yang diberi sabun.

  • Jauhi area mata

Saat membasuh wajahnya, pastikan juga sabun bayi tidak mengenai area mata si kecil. Selain itu, saat membilasnya dengan air, pastikan air tidak mengenai matanya, karena bisa membuat matanya merah, perih, dan berair. Akhirnya, si kecil pasti akan menangis.

  • Pastikan wajah bayi tidak iritasi

Sebelum membasuh wajah si kecil dengan sabun bayi, pastikan wajahnya tidak sedang mengalami alergi atau iritasi. Jika kondisi wajahnya sedang tidak baik, disarankan membersihkannya dengan air hangat saja.

Cara memilih sabun bayi yang aman

1. Pastikan wanginya tidak menyengat

Biasanya, sabun bayi yang terlalu wangi mengandung bahan kimia yang bisa berbahaya untuk kulit si kecil. Jika tetap digunakan, bisa menyebabkan alergi dan iritasi pada kulitnya.

2. Pastikan kandungannya aman

Pastikan sabun bayi mengandung bahan-bahan alami yang pastinya bermanfaat untuk si kecil. Misalnya seperti minyak kelapa, minyak sawit, gliserin, shea butter, minyak almond, minyak zaitun, bunga chamomile, madu, cocoa butter, dan juga air.

3. Perhatikan jenis kulit si bayi

Jika kulit bayi sensitif, disarankan memilih sabun bayi yang hipoalergenik. Sabun jenis ini tetap aman untuk kulit si bayi. Sabun ini dibuat khusus untuk bayi yang memiliki kulit yang lembut dan juga sensitif.

4. Pilih yang mengandung pH netral

Pilih sabun bayi dengan kandungan pH yang netral. Jika masih bingung, bisa dilihat efek yang muncul usai menggunakan sabun bayi tersebut.

Jika setelah menggunakan sabun bayi kulit si kecil tetap sehat, tidak kering, atau terkelupas, berarti pH-nya netral dan aman untuk kulitnya.

Namun, perlu diingat sabun bayi batangan dan bubble baths (sabun busa) ternyata belum tentu cocok untuk kulit si kecil karena pH-nya cenderung basa. Zat alkali yang ada di sabun tersebut bisa menyebabkan kulit iritasi.

5. Hindari penggunaan sabun bayi antibakteri

Banyak ahli mengungkapkan bayi tidak memerlukan sabun bayi antibakteri. Sebab, dengan sabun bayi biasa juga bisa membersihkan kuman. Selain itu, sabun antibakteri biasanya mengandung bahan tambahan yang tidak diperlukan bayi.

Sebagai pilihan, kamu bisa mencoba MS Kids Bubble Wash dari MS Glow. Sabun bayi satu ini mengandung avocado oil dan royal jelly protein yang pastinya baik untuk kulit si bayi. Bubble Wash – MS KIDS 

Sabun bayi ini memberikan kelembaban dan kelembutan pada kulit bayi sepanjang hari. Selain itu, sabun ini tidak perih di mata, tidak menyebabkan iritasi, dan bermanfaat sebagai UV protection.

29/11/2021 by adminseo 0 Comments

5 Jenis Vitamin Anak yang Bisa Diberikan Untuk Si Kecil

Vitamin anak

https://www.mskids.co.id/product/herboost/

Jika si kecil susah makan atau justru menolak memakan sayur dan buah sepertinya ini jadi kondisi yang serius dan tidak boleh dibiarkan terlalu larut. Jika si kecil menolak untuk memakan buah dan sayur, maka asupan vitamin untuk tubuhnya akan berkurang. Vitamin anak sangat penting dan dibutuhkan untuk tubuh yang sehat dan optimal. Banyak anak yang bisa mendapatkan nutrisi yang cukup dari makanannya, namun dalam beberapa keadaan, si kecil perlu mendapatkan vitamin pelengkap sebagai tambahan.

Menurut seorang ahli diet bernama Lizzie Sreit, MS, RDN, LD, anak-anak akan membutuhkan beberapa vitamin dan mineral untuk pertumbuhan kesehatan dengan jumlah yang bervariasi menurut usianya. Artinya, kebutuhan anak akan berbeda-beda sesuai dengan pertumbuhan usia.

Saat si kecil dalam masa tumbuh kembang, mereka harus menutrisi vitamin D yang bisa membantu dalam pertumbuhan tulang atau vitamin A, B6, B12, zat besi, kolin, dan yodium untuk tumbuh kembang otak di awal pertumbuhan.

Ada berbagai jenis manfaat vitamin anak yang bisa kamu ketahui, antara lain :

  1. Vitamin A

World Health Organization (WHO) mengatakan jika anak kekurangan vitamin A sudah memengaruhi 190 juta anak usia prasekolah yang terjadi di Afrika dan Asia Tenggara. Padahal vitamin A dibutuhkan untuk perkembangan dan mengatasi infeksi si kecil. Kekurangan asupan vitamin anak ini akan menyebabkan gangguan kesehatan.

Kebutuhan vitamin A untuk si kecil berfungsi sebagai kekebalan tubuh dan transkripsi gen. selain itu vitamin anak ini berfungsi untuk perkembangan mata termasuk kemampuan melihat dalam kondisi yang gelap.

Vitamin A bisa ditemukan di buah-buahan, sayuran berwarna hijau tua, dan wortel. Selain itu makanan dengan bahan dasar susu bisa jadi alternatif untuk memenuhi vitamin A pada anak.

  1. Vitamin B

Asupan vitamin B sangat penting untuk membantu metabolisme si kecil. Salah satunya adalah membantu dalam perkembangan otak dan tubuh yang sehat. Ada beberapa jenis vitamin B yang dibutuhkan si kecil seperti B1, B2, B3, B6, dan B12.

Vitamin B1 bisa membantu meningkatkan pertumbuhan serta menguatkan saraf dan otot-otot anak. Vitamin ini berfungsi untuk mengubah karbohidrat menjadi sumber energi.

Vitamin anak lainnya yang dibutuhkan adalah vitamin B2 yang memiliki fungsi untuk meningkatkan produksi sel darah merah di tubuh. Untuk vitamin B3 berfungsi dalam membantu mengubah lemak dan karbohidrat menjadi energi dan menjaga kesehatan rambut dan kulit.

Vitamin B6 sendiri berfungsi meningkatkan otak anak-anak. Kandungannya mengatur suasana hati si kecil dan termasuk di dalamnya adalah cara merespon stress. Vitamin B12 membantu pembentukan sel darah merah dalam tubuh. Sumber makanan untuk vitamin B ini bisa kamu temukan di kacang-kacangan, daging, ayam, ikan, buah jeruk, tomat, dan sayuran hijau.

  1. Vitamin C

Vitamin C jadi salah satu vitamin anak yang larut dalam air dan memiliki fungsi penting untuk tubuh si kecil. Vitamin ini berfungsi menjaga sistem kekebalan tubuh, memproduksi kolagen, serta meningkatkan penyerapan zat besi, dan berfungsi sebagai protein dalam tubuh.

Vitamin C difungsikan sebagai antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan karena radikal bebas. Vitamin anak bisa ditemukan pada ASI, buah-buahan, dan sayuran.

  1. Vitamin D

Vitamin yang satu ini memiliki fungsi dalam menjaga kesehatan jantung dan melawan infeksi. Vitamin D bersama dengan kalsium dapat membantu pertumbuhan tulang dan menjaga agar tetap kuat. Vitamin D sendiri bisa didapatkan dari paparan sinar matahari.

Vitamin anak ini juga bisa didapatkan dari berbagai makanan seperti ikan dan minyak ikan. Makanan seperti keju, susu, dan sereal juga sudah memiliki kandungan vitamin D.

  • Vitamin E

Vitamin E memiliki tugas sebagai antioksidan dan melindungi sel dari radikal bebas. Vitamin ini larut dalam lemak dan disimpan di dalam tubuh si kecil. Untuk vitamin yang satu ini, disarankan untuk tidak mengkonsumsinya secara berlebihan karena justru dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Vitamin E bisa didapatkan dari tomat, brokoli, bayam, dan ubi. Makanan dari kacang-kacangan seperti almond dan hazelnut ternyata juga mengandung vitamin E.

Vitamin anak atau suplemen biasanya akan jadi jalan pintas untuk memenuhi nutrisi anak. Namun, sebelum menggunakan vitamin anak ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter. Jika sudah berkonsultasi dan mendapatkan ijin penggunaan vitamin anak, maka kamu bisa memilih MS Kids Herboost sebagai vitamin pilihan.

Produk dari MS Kids ini adalah vitamin yang berbahan dasar ekstrak rempah-rempah yang baik untuk memperbaiki nafsu makan anak dan memelihara daya tahan tubuh di kecil. Kandungan ekstrak temulawaknya bisa membantu memperbaiki nafsu makan si kecil. Selain itu MS Kids Herboost juga dipercaaya sebagai vitamin anak yang membantu memelihara perkembangan kesehatan si kecil. Herboost – MS KIDS.

29/11/2021 by adminseo 0 Comments

5 Cara Memilih Sabun Bayi dan Cara Merawat Kulit Kering Si Kecil

Kulit kering yang sering dialami oleh bayi adalah kondisi yang umum dan normal. Setelah dilahirkan, kulit bayi akan terkelupas. Ini juga akan terjadi pada bayi yang lahir setelah usia kehamilan 40 minggu. Namun seiring dengan berjalannya waktu, kulit pada bayi ini akan berganti dan mulai sembuh dengan cepat.

Walau kulit dan strukturnya berganti, namun bayi akan tetap mengalami kulit yang kering. Bayi belum mampu memproduksi minyak yang mampu melindungi dan melembabkan kulit. Faktor dari kondisi udara yang berubah juga mempengaruhi kulit. Misalnya terkena paparan udara yang panas dan dingin, akan menjadi faktor kulit kering dan mudah terkelupas.

Selain itu, sering memandikan bayi dan menggunakan sabun bayi ternyata bisa memperburuk kondisi kulit bayi. Menggunakan sabun ternyata mampu menghilangkan minyak alami pada tubuh bayi. Inilah yang membuat kamu perlu memilih sabun bayi khusus yang tidak akan membuat kulit kering.

Kulit kering ini biasa dialami di bagian wajah, lengan, siku, kaki, serta dengkul. Saat bayi sedang mengalami kulit yang kering, biasanya kulitnya akan menunjukkan warna kemerahan dan gatal-gatal yang ringan. Saat kulit sudah mulai pecah-pecah, maka ini akan membuat bayi jadi tidak nyaman.

Jika kamu menemukan masalah yang sama di kulit si kecil, maka kamu peru mengetahui cara tepat dalam merawatnya.

TIPS MEMILIH SABUN BAYI DAN CARA PERAWATANNYA

Banyak produk sabun bayi yang memiliki harum yang lembut dan menyegarkan. Namun, kamu tetap harus memilih produk yang pas untuk kulit. Inilah beberapa tips dalam memilih sabun dan perawatannya.

1. Gunakan sabun tanpa aroma

Kamu bisa menggunakan sabun bayi yang tanpa aroma untuk pertama kali. Apalagi jika si kecil mengalami kulit kering. Hindarilah produk yang memiliki aroma atau sabun busa, ini bisa mempengaruhi tekstur dari kulit bayi. Sabun biasanya akan disertai dengan penambahan kimia lainnya sehingga akan merubah pH kulit bayi. Sabun dengan aroma dan busa juga akan mengurangi kelembaban dan menyebabkan kulit kering. Ini tentunya akan membuat masalah baru bagi kulit si kecil.

2. Tambahkan minyak khusus saat mandi

Selain memilih produk sabun, kamu bisa menambahkan minyak khusus saat bayi mandi. Kamu bisa mendapatkan baby oil khusus untuk mandi yang tidak mengandung antiseptik di dalamnya. Namun penggunaan minyak dengan antiseptik bisa kamu lakukan jika anak memiliki infeksi yang membuatnya harus mandi dengan air yang dicampur cairan antiseptik.

3. Oleskan pelembab

Saat memilih sabun bayi yang cocok, kamu bisa mengoleskan pelembab bayi satu hingga dua kali dalam sehari. Ini sama dengan pemilihan sabun bayi untuk kulit yang kering, pilihlah pelembab yang tidak memiliki aroma sehingga dapat meminimalkan risiko masalah kulit lainnya.

4. Mandikan selama 10 menit

Mandi berlama-lama bukan jaminan kulit si kecil akan bersih. Makin lama mandi, minyak alami dalam kulit si kecil akan berkurang. Jika kamu biasa memandikan bayi selama 30 menit, maka segera ubah menjadi 10 menit. Gunakan juga air hangat dan sabun bayi tanpa aroma. Maka dengan begitu, kulit bayi akan lebih bersih dan lembabnya tetap terjaga.

5. Menepuk kulit bayi saat mengeringkannya

Salah satu kebiasaan para orang tua saat mengeringkan bayi habis mandi adalah dengan mengusap badannya dengan handuk. Hindarilah hal ini jika kamu sering melakukannya. Perlu diingat kalau kulit bayi cukup sensitif dan mudah iritasi. Jika menggosokkan handuk ke kulit bayi maka kulit si kecil akan makin mudah teriritasi. Maka itu cukup dengan menepuk kulit bayi saat dikeringkan. Ini akan mengurangi gesekan di kulitnya.

Bagi kamu para orang tua baru, kamu bisa mengikuti langkah-langkah di atas untuk merawat dan memilih sabun bayi yang tepat. Salah satunya adalah dengan memakai Bubble Wash dari MS Kids. Sabun mandi yang satu ini bisa memberikan sensasi mandi yang menyegarkan serta memberikan kelembaban dan kelembutan.

MS Kids Bubble Wash juga mengoptimalkan rangsangan pada si kecil dengan memberikan ritual mandi yang sehat. Sabun bayi dari MS Kids ini tidak perih di mata dan tidak akan menyebabkan iritasi kulit, kandungan UV Protection juga bisa melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

29/11/2021 by adminseo 0 Comments

Cara Mudah Merawat Kulit Si Kecil Dengan Lotion Bayi

Seperti yang sudah kita ketahui, kondisi kulit bayi jelas berbeda dari orang dewasa. Bayi akan membutuhkan perawatan khusus karena kondisi kulitnya yang lebih sensitif. Apalagi ketika merawat bayi yang baru lahir. Selain karena sensitif, ada beberapa hal yang akan membuat bayi memerlukan perawatan yang ekstra. Inilah beberapa penjelasan tentang kulit dan bagaimana cara merawat kulit si kecil dengan lotion bayi.

MENGAPA PERLU MERAWAT KULIT BAYI SECARA KHUSUS

Ada beberapa alasan kenapa harus membuat kulit bayi dirawat secara khusus, yaitu :

1. Mudah terbakar

Salah satu alasan mengapa kulit bayi harus mendapatkan perawatan khusus adalah karena kulit bayi mudah sekali terbakar. Menjemur si kecil sangat baik untuk kesehatan tulangnya, paparan sinar matahari mampu memberikan vitamin D yang baik untuk tumbuh kembang si kecil. Namun, jangan menjemur bayi di atas jam 10 pagi hingga jam 4 sore apalagi di bawah sinar matahari yang langsung. Kulit bayi masih sangat peka terhadap sinar matahari sehingga mudah terbakar dengan cepat.

2. Mudah kering dan berkerak

Kondisi ini sangat sering dijumpai pada kulit kepala. Kulit kepala yang muncul kerak dari satu sampai dua bulan pertama setelah kelahirannya. Biasanya akan hilang dengan sendirinya. Di medis sendiri, kondisi saat ini disebut dengan dermatitis seboroik atau cradle cap karena banyaknya produksi minyak dalam tubuh. Biasanya akan diawali dengan munculnya ruam di tubuh dan menjadi kering, kemudian akan bersisik kekuningan dan makin menebal.

3. Seringnya muncul biang keringat

Masalah ini juga sering muncul di kulit si kecil. Kulit akan mengalami bentol berwarna kemerahan. Tak hanya bayi, orang dewasa juga akan mengalami biang keringat, namun yang paling besar risiko mengalaminya adalah bayi. Biang keringat pada bayi terjadi karena keringat tersumbat di pori kulit lalu muncullah bintik kemerahan tersebut. kadang biang keringat akan gatal dan spontan membuat si kecil menggaruknya. Biasanya akan muncul di area yang sering berkeringat seperti leher, lipatan siku, ketiak, bagian belakang lutut dan selangkangan jika lama mengganti popok.

CARA MERAWAT KULIT DENGAN LOTION BAYI

Dikutip dari Caring for Kids, kulit bayi yang masih sensitif membuatnya mudah mendapatkan masalah kulit seperti ruam, eksim, iritasi, dan kering. Maka sangat penting bagi para orang tua dalam memberikan perawatan yang khusus.

Kini sudah banyak produk perawatan yang dijual di pasaran seperti sabun, shampoo, bedak, hingga lotion bayi.

Lotion bayi jadi salah satu produk perawatan kulit bayi yang bisa dimiliki untuk mengatasi masalah kulit. Kulit bayi yang masih sensitif membuat berbagai produk dirilis dari berbagai merk dengan berbagai keunggulan. Ada pun sebenarnya fungsi dari lotion bayi ini adalah :

  • Melembutkan dan menjaga tekstur kulit
  • Menjaga kulit tetap terhidrasi dengan baik
  • Menenangkan kulit

Kamu bisa rajin memberikan pelembab setelah mandi dan sebelum tidur. Ini berfungsi supaya lotion dapat menyerap dengan sempurna. Kamu dapat memberikan lotion bayi pada bagian yang mudah kering seperti siku, lutut, dan lengan. Usapkan pada kulit bayi dengan memberikan pijatan yang lembut.

Produk perawatan bayi yang dapat kamu gunakan adalah Daily Baby Cream dari MS Kids. Produk yang dirilis dari MS Glow mampu melembutkan kulit di kecil dan melembabkannya. Selain itu mampu melindungi kulit dari kering dan mencegah iritasi kulit. Kamu perlu tahu kalau MS Kids Daily Baby Cream memiliki kandungan UV Protection yang mencegah kulit si kecil terbakar karena sinar matahari.

CARA MERAWAT KULIT DENGAN SABUN DAN SHAMPO BAYI

Dikutip dari Pregnancy Birth Baby, si kecil memerlukan shampoo namun tidak setiap hari. Kamu bisa merawat rambut bayi dengan satu atau dua kali dalam seminggu supaya menjaga minyak di kulit kepala.

Bagaimana jika kulit kepala muncul kerak? Dikutip dari Mayo Clinic, maka gunakan shampoo setiap hari untuk mengangkat kerak tersebut. Bila terlalu keras atau padat maka kamu bisa memakai baby oil selama dua jam sebelum keramas. Saat keraknya sudah melunak maka sikat dengan lembut menggunakan sisir halus supaya kerak bisa terangkat.

Sedangkan perawatan kulit dengan sabun, dikutip dari Mayi Clinic, bayi yang baru lahir tidak membutuhkan sabun setiap hari. Bila kulit si kecil kering maka kamu bisa mengoleskan pelembab di bagian yang kering saja.

Menurut Mary Sprake, seorang dokter dari Universitas Emory dan juru bicara American Academy of Dermatology, sabun telah dirancang untuk menghilangkan bau badan sementara bayi tidak memiliki masalah dengan bau badan.

29/11/2021 by adminseo 0 Comments

Seberapa Penting Vitamin Anak untuk Si Kecil?

Memberikan dan mengenalkan makanan kepada si kecil dapat membantu memenuhi vitamin anak setiap harinya. Nutrisi dalam bentuk vitamin ini bisa dikonsumsi dari berbagai sumber. Vitamin juga sering dijadikan sebagai nutrisi penambah nafsu makan bayi.

KENAPA VITAMIN PENTING UNTUK BAYI?

Buah hati kita membutuhkan gizi yang beragam dalam membantu tumbuh kembang. Selain zat gizi seperti karbohidrat, protein, dan lemak maka tubuh harus mendapatkan asupan zat gizi mikro seperti vitamin.

Ada 2 jenis vitamin yang dapat kamu ketahui, yaitu vitamin larut lemak dan vitamin larut air. Vitamin ini disesuaikan dengan namanya, vitamin larut lemak merupakan vitamin yang mudah larut dalam lemak.

Vitamin larut lemak biasanya adalah vitamin A, D, E, dan K. manfaatnya jauh lebih baik jika dikonsumsi dengan makanan berlemak.

Sementara vitamin larut air adalah vitamin yang mampu tercampur bersama air. Berbeda dengan vitamin larut lemak, vitamin larut air memiliki kandungan vitamin yang lebih banyak seperti vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, B12, dan C.

Maka kandungan-kandungan vitamin ini memiliki manfaat masing-masing. Misalnya, pada vitamin A yang memiliki fungsi dalam menjaga kesehatan mata, meningkatkan kekebalan tubuh, dan berperan penting dalam antioksidan.

Untuk vitamin B, tugasnya adalah memastikan kerja dari seluruh sel dalam tubuh sehingga berjalan dengan baik. Vitamin B untuk bayi memiliki tugas membantu dan mengubah makanan jadi energi, menghasilkan sel darah baru, dan memelihara sel kulit, otak, dan jaringan tubuh lain.

Vitamin B biasanya terdiri dari 8 jenis dan masing-masingnya memiliki fungsi yang berbeda satu dan lainnya. untuk vitamin C, fungsinya untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, mencegah kerusakan mata, dan menjaga kesehatan kulit.

Jika kamu ingin menguatkan tulang serta gigi si kecil, maka kamu bisa memberikan asupan vitamin D setiap hari. Vitamin E juga bertugas untuk mendukung imun tubuh, fungsi sel tubuh, serta kesehatan kulit.

SUMBER VITAMIN ANAK

Ada berbagai macam sumber makanan yang bisa kamu pilih supaya mencukupi vitamin anak. Jangan lupa juga memperkenalkan makanan secara perlahan sesuai dengan tekstur yang tepat bagi usia buah hati. Di bawah ini adalah sumber vitamin untuk anak yang bisa kamu pilih.

1. Air Susu Ibu (ASI)

Menurut IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia(, vitamin dalam ASI meliputi A, D, E, dan K. selain kandungan vitamin larut lemak, ada kandungan vitamin B dan C dalam ASI. Supaya lebih maksimal, para ibu harus mengkonsumsi sumber vitamin dari makanan atau Minuman. Hal ini terjadi karena makanan yang dikonsumsi akan berpengaruh pada kadar vitamin dalam ASI. Namun, jika dalam beberapa kondisi tidak memungkinkan dalam memberikan ASI, kamu bisa memberikan susu formula yang disarankan oleh dokter.

2. Sayur dan Buah

Tak hanya mengandung mineral dan serat, sayur dan buah menjadi sumber makanan yang mengandung banyak vitamin. Bahkan semua vitamin baik yang larut lemak atau air ada dalam kandungan sayur dan buah-buahan. Buah yang bisa dikonsumsi oleh si kecil antara lain apel, pisang, naga, kiwi, papaya, alpukat, mangga, dan yang lainnya. Sementara untuk sayur, kamu bisa memberikan bayam, brokoli, jagung, wortel, labu, dan lainnya.

3. Herboost

Produk terbaru dari MS Kids yang satu ini adalah vitamin sirup yang membantu menutrisi tubuh si kecil. Kandungannya yang 100% dari bahan alami diformulasikan khusus untuk anak-anak. MS Kids Herboost ini memiliki kandungan dari ekstrak rempah-rempah seperti curcuma xanthorrhiza rhizoma, ekstrak centella asiatica, dan ekstrak buah anggur pada tertera di label kemasan pada bagian komposisinya. Manfaat vitamin anak yang satu ini bisa menjaga imun dan meningkatkan nafsu makan. Tentunya ini jadi salah satu solusi tepat bagi anak yang memilih-milih makanan.

PERLUKAH MEMBERIKAN VITAMIN PENAMBAH NAFSU MAKAN?

Selain dari makanan, biasanya para orang tua akan mengupayakan segala cara agar buah hati mereka memiliki nafsu makan yang besar. Salah satunya adalah dengan pemberian vitamin anak.

Hal ini tak heran jika dilakukan banyak orang tua karena dipercaya mampu menambah nafsu makan dan mempercepat penyembuhan jika si kecil sedang sakit. Namun kamu perlu memahami kalau pemberian mineral dan vitamin hanyalah sebatas kebutuhan pelengkap atau suplemen.

Artinya, vitamin atau mineral bisa dikonsumsi jika dianjurkan oleh dokter bagi anak-anak yang kekurangan zat gizi makro. Kebutuhan zat gizi makro tidak hanya dapat dipenuhi dari makanan sehari-hari namun juga akan dibantu dari vitamin anak yang dikonsumsi.

Jika memang ingin memberikan vitamin anak penambah nafsu makan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.