

Menjaga Kulit Anak Tetap Terlindungi di Musim Panas
Matahari di musim panas berbahaya untuk anak karena sinar ultraviolet (UV) yang dipancarkan dapat menyebabkan kerusakan kulit, contohnya seperti dari sunburn (kulit terbakar).
Jadi, meskipun musim panas terasa cerah dan menyenangkan, Bunda harus menghadapi tantangan baru saat memasukinya, yaitu bagaimana melindungi kulit Si Kecil dari bahaya matahari agar tetap sehat dan terawat. Yuk, Bund, ketahui caranya di sini.


source: MSKIDS
Mengapa Perlindungan Kulit Anak Sangat Penting di Musim Panas
Bunda, matahari di musim panas biasanya lebih terik dan intens, serta durasi paparannya di siang hari kian panjang dibandingkan saat musim hujan. Sehingga radiasi UV yang mencapai permukaan bumi pun tentu semakin bertambah.
Artinya, efek negatif yang kemungkinan menyerang Si Kecil pun akan meningkat. Ketika bermain di taman, pantai, atau ruang terbuka lain, kulitnya akan lebih mudah iritasi, kering, mengelupas, dan ruam terutama di daerah yang sering berkeringat seperti leher, dada, dan lipatan kulit (ditandai dengan bintik-bintik merah yang gatal dan menyakitkan).
Hal ini patut diwaspadai, Bun. Sebab, kerusakan pada sel kulit yang terjadi akibat sinar UV dapat berpotensi menjadi kanker kulit (melanoma) dan penuaan dini di kemudian hari. Oleh karena itu, untuk meminimalisir dan menghindari bahaya tersebut, pastikan agar Bunda melindungi kulit Si Kecil dengan sunscreen anak atau yang biasa disebut dengan tabir surya anak.
Sebetulnya, penggunaan sunscreen berlaku juga ketika cuaca mendung, karena sinar UV tetap bisa menembus awan, sehingga Si Kecil butuh perlindungan dari tabir surya. Namun, ketika musim panas, ada banyak hal lain yang perlu Bunda lakukan untuk melindungi kulitnya, seperti:
- Mencari tempat bermain yang teduh.
- Pastikan Si Kecil tetap tidak kekurangan cairan dengan rajin memberinya air minum.
- Tutupi Si Kecil dengan pakaian yang tidak terlalu terbuka. Pastikan bajunya longgar, ringan, dan berwarna terang.
- Lindungi kepala kepala Si Kecil dengan payung atau topi yang lebar.
- Jika memungkinkan, kenakan kacamata dengan daya serap UVA dan UVB 100% untuk perlindungan terbaik bagi matanya.
- Aplikasikan tabir surya 15-30 menit sebelum keluar ruangan secara merata di seluruh bagian tubuh yang terkena sinar matahari, termasuk wajah, telinga, leher, tangan, dan kaki.
- Oleskan tabir surya secara berulang setiap dua jam, atau lebih sering jika Si Kecil berenang atau berkeringat banyak.
Nah, Bund, langkah-langkah di atas tak hanya akan melindungi kulit Si Kecil. Tapi, ia juga bisa terhindar dari dampak buruk paparan matahari lainnya, seperti dehidrasi (kekurangan cairan tubuh), sakit kepala sebelah (migrain), panas dalam, demam tinggi. Hal-hal tersebut pada akhirnya berpotensi membawa Si Kecil pada kondisi heatstroke (kondisi di mana tubuh tidak mampu mengatur suhu).
Rekomendasi Sunscreen untuk Anak
Untuk perlindungan optimal, usahakan agar Bunda memilih sunscreen anak dengan tepat, caranya:
- Berikan Si Kecil sunscreen dengan SPF minimal 30, atau SPF yang lebih tinggi jika ia sering berada di luar ruangan dalam waktu lama.
- Cek apakah tabir surya tersebut menawarkan perlindungan spektrum luas (broad spectrum), yang berarti melindungi dari sinar UVA dan UVB.
- Untuk anak-anak, lebih baik gunakan sunscreen fisik (mineral) yang mengandung bahan aktif zinc oxide atau titanium dioxide. Sunscreen ini bekerja dengan membentuk lapisan di atas kulit dan memantulkan sinar UV, serta cenderung lebih lembut dan minim iritasi dibandingkan sunscreen kimia.
- Pilih tabir surya yang tidak menimbulkan alergi dan bebas dari pewangi atau bahan kimia keras yang bisa menyebabkan peradangan pada kulit sensitif Si Kecil.
- Pakai sunscreen yang tahan air (water resistant) sehingga perlindungannya tetap efektif.


source: MSKIDS
Kini, Bunda dapat dengan mudah menemukan sunscreen anak yang aman seperti kriteria di atas, karena MSKIDS telah menyediakan Sunbae SPF30 PA+++ serta Sunhero SPF50 PA+++, yaitu physical sunscreen khusus anak dengan spektrum luas (menahan bahaya kulit dari UVA dan UVB), serta tidak menyerap ke dalam lapisan kulit (darah) yang membuat Si Kecil aman dari iritasi atau alergi.
Sunbae SPF30 PA+++ cocok untuk Bunda berikan pada Si Kecil yang berusia 6 bulan ke atas. Tabir surya ini diperkaya dengan racikan alami seperti Aloe Vera (lidah buaya), bunga Chamomile, tanaman herbal Calendula, serta Shea Butter (ekstrak lemak dari kacang pohon Shea) yang berfungsi menenangkan serta melembapkan kulit Si Kecil.
Nah, jika Si Kecil sudah memasuki usia 3 tahun ke atas, maka ia butuh penjagaan ekstra dari Sunhero SPF50 PA+++. Bahan alami yang terkandung dalam sunscreen ini mencakup Royal Jelly (produk olahan lebah yang bernutrisi tinggi), pumpkin seed atau biji labu, daun jambu biji (guava leaf) yang kaya vitamin C, dan minyak jojoba serta minyak bunga matahari untuk mencegah kekeringan kulit.
Yuk, Bund, prioritaskan kepentingan kulit Si Kecil dengan memberikannya perlindungan yang tepat. Pilihlah sunscreen dari MSKIDS dan praktikkan tips yang sudah kami bagikan secara rutin.


