Category: Product

26/08/2021 by MS Kids 0 Comments

Tips Aman Memandikan Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua

Cara memandikan bayi adalah salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh setiap orang tua. Namun, tidak sedikit pasangan, terutama orang tua baru, yang masih merasa gugup ketika memandikan buah hatinya. Oleh karena itu, mari simak bagaimana cara memandikan bayi yang tepat.

Memandikan bayi memang tidak boleh dilakukan sembarangan. Berbagai hal perlu diperhatikan dan Anda pun dituntut untuk lebih hati-hati. Misalnya, hindari memandikan bayi setelah ia selesai menyusu atau makan agar bayi tidak muntah.

Selain itu, masih ada banyak hal yang perlu diketahui seputar cara memandikan bayi yang tepat agar Anda bisa melakukannya dengan baik dan lancar.

 

Berbagai Perlengkapan yang Perlu Dipersiapkan

Sebelum memulai proses memandikan bayi, persiapkan semua perlengkapan mandi bayi terlebih dulu. Letakkan semua perlengkapan mandi pada tempat yang mudah dijangkau, misalnya di sekitar bak mandi bayi

Berikut ini adalah peralatan esensial yang diperlukan untuk memandikan bayi:

  • Permukaan yang datar dan aman, seperti tempat tidur atau meja tempat ganti pakaian bayi
  • Handuk dan alas ganti
  • Air untuk memandikan bayi dan pastikan air yang digunakan tidak terlalu panas atau dingin
  • Gayung untuk mengalirkan air
  • Kain berbahan lembut untuk menyeka tubuh bayi
  • Pakaian dan popok pengganti

Anda juga bisa menggunakan sabun yang mengandung bahan kimia ringan sebagai pengganti sabun biasa. Hindari pula penggunaan sabun bayi dengan kandungan pewangi dan antibakteri karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit bayi.

 

Tips dan Cara Memandikan Bayi

Berikut ini adalah langkah-langkah atau cara memandikan bayi yang dapat Anda lakukan:

  1. Isi bak mandi bayi dengan air hangat bersuhu sekitar 32o Celcius dan ketinggian air sekitar 7 cm.
  2. Baringkan bayi di alas ganti atau handuk, buka pakaian bayi secara perlahan.
  3. Gunakan satu tangan dan lengan Anda untuk menopang kepala dan tubuh bayi, sedangkan tangan yang lain untuk menyangga tubuh bayi bagian bawah.
  4. Letakkan bayi ke dalam bak mandi secara perlahan, dimulai dengan kaki. Pastikan satu tangan tetap menyangga punggung dan kepala bayi, sementara tangan Anda yang lain membersihkan bagian tubuh bayi.
  5. Jaga posisi kepala bayi agar selalu berada di atas permukaan air.
  6. Bersihkan bayi dimulai dari kelopak matanya dengan kapas atau kain katun lembut yang dicelupkan ke dalam air hangat. Gunakan kain yang berbeda untuk setiap mata.
  7. Lanjutkan dengan membersihkan hidung, telinga, dan wajah bayi.
  8. Jika menggunakan sabun, tuang sedikit saja atau oleskan tipis di kulit Anda sebelum mengusapnya di kulit bayi.
  9. Usap secara perlahan dan lembut ketika membersihkan bagian ketiak, belakang telinga, leher dan kelamin bayi.
  10. Guyur kepala dan seluruh tubuh bayi secara perlahan dengan gayung, kemudian seka dengan kain atau waslap bersih.
  11. Jika sudah selesai, angkat bayi secara perlahan dari bak mandi.
  12. Segera letakkan bayi di atas tempat tidur yang sudah diberi alas handuk.
  13. Keringkan setiap bagian tubuh bayi secara perlahan-lahan dengan handuk berbahan lembut.

Gunakan sabun yang berbahan dasar alami dengan bahan kimia yang ringan seperti Bubble Wash dari MS Glow Kids ya Moms. Kandungan Royal Jelly Protein dan Avocado Oilnya mampu membantu melembutkan dan melembabkan kulit Si Kecil sepanjang hari.

 

Sumber: Alo Dokter

29/07/2021 by adminurban 0 Comments

Waspadai Nyamuk Demam Berdarah pada Anak dan Pencegahannya

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan satu diantara berbagai penyakit yang menyerang anak saat musim hujan. Di Indonesia sendiri, kasus DBD masih terbilang cukup tinggi. Penyakit menular ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk betina Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Meski biasanya gejala DBD bisa hilang dalam waktu seminggu, penyakit ini dapat merusak organ bahkan menyebabkan kematian. Oleh karena itu, mencegah DBD menjadi hal penting yang perlu dilakukan oleh orang tua. Lantas, apa saja gejala DBD pada anak?

 

Memahami bahaya demam berdarah dengue (DBD) pada anak

Hingga bulan Juli 2020, kasus DBD di Indonesia mencapai 71.633 orang dengan jumlah kematian 459 orang. Dilansir dari situs Kemenkes RI, provinsi dengan jumlah kasus terbanyak berturut-turut yaitu di Jawa Barat, Bali, Jawa Timur, NTT, Lampung, DKI Jakarta, NTB, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, serta Riau.

Penyakit DBD sempat dijuluki dengan nama “demam break-bone” lantaran gejala nyeri sendi dan otot yang ditimbulkan membuat tulang terasa retak.

Gejala demam berdarah biasanya berlangsung selama 2 – 7 hari dan sebagian besar orang bisa pulih setelah seminggu. Namun, penyakit ini dapat mengancam nyawa dalam waktu beberapa jam dan seringkali membutuhkan penanganan di rumah sakit.

DBD adalah salah satu penyebab kematian anak yang cukup tinggi di sebagian negara Asia, termasuk Indonesia. Demam tanpa adanya gejala lain merupakan ciri-ciri DBD pada anak yang tergolong ringan.

Sementara, DBD yang sudah berat kemungkinan akan berdampak pada kerusakan organ, perdarahan, dehidrasi, bahkan kematian. Oleh karena itu, upaya pencegahan penyakit DBD merupakan salah satu hal penting yang perlu dilakukan pada anak.

 

Langkah Pencegahan DBD pada Anak

WHO menyatakan bahwa vaksinasi perlu dilakukan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian DBD. Sayangnya, di Indonesia vaksin DBD belum masuk ke dalam program imunisasi nasional yang disediakan di Puskesmas. Saat ini, vaksin DBD hanya bisa didapatkan di beberapa klinik atau rumah sakit tertentu.

Berdasarkan hasil penelitian, vaksin DBD paling efektif bila diberikan pada anak usia 9–16 tahun sebanyak 3 kali, dengan jarak pemberian vaksin selama 6 bulan.

Selain vaksinasi, langkah lain yang tak kalah penting adalah mencegah gigitan nyamuk yang bisa membawa virus dengue. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa diterapkan di rumah:

  • Pasang kawat antinyamuk pada pintu atau jendela.
  • Pakaikan anak baju dan celana yang tertutup, serta kaus kaki saat pergi keluar rumah.
  • Gunakan kelambu untuk menutupi tempat tidur anak.
  • Batasi waktu anak untuk keluar pada jam-jam sekitar fajar dan senja.
  • Keringkan genangan air di lingkungan rumah.
  • Kuras wadah-wadah berisi air, seperti bak mandi dan vas bunga, dan sikat dindingnya untuk menghilangkan jentik-jentik nyamuk.
  • Gunakan krim Anti Nyamuk seperti Baby Telon Cream dari MS Glow Kids. Dengan kandungan alami lavender oil, cajuput oil, dan anise oil yang tidak disukai nyamuk, dapat membantu mencegah gigitan nyamuk pada kulit Si Kecil.

DBD pada anak mungkin bisa membingungkan para orang tua. Namun, jangan panik. Jika Anda masih memiliki pertanyaan seputar DBD pada anak, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter.

28/07/2021 by adminurban 0 Comments

Kenali Fakta Keunggulan Telon Cream Dibanding Minyak Telon

Penggunaan minyak telon sehabis mandi memang sering dilakukan oleh orang Indonesia, terutama untuk menghangatkan bayi. Akan tetapi, seiring perkembangan zaman, minyak telon pun mengalami perkembangan. Selain fungsi utama minyak telon, sekarang banyak berbagai jenis minyak telon yang menambahkan bahan-bahan untuk melindungi si kecil dari gigitan nyamuk.

Berbeda dengan Telon pada umumnya, Baby Telon Cream dari MSGlow Kids menghadirkan Telon dalam bentuk Cream yang lebih ergonomis dalam penggunaannya. Baby Telon Cream merupakan telon berbentuk cream yang bermanfaat untuk menghangatkan dan memberikan rasa nyaman serta melembutkan kulit Si Kecil. Terbuat dari bahan-bahan alami seperti Lavender Oil, Cajuputi Oil, dan Anise Oil yang masing-masing memiliki fungsi seperti :

 

Lavender Oil :

  • Sebagai pengusir nyamuk atau tungau
  • Wanginya dapat menjadi aromatherapy
  • Dapat menjadi tanaman pencegah kanker

Cajuputi Oil :

  • Dapat melegakan pernapasan
  • Mengatasi gigitan serangga
  • Mengatasi perut kembung

Anise Oil :

  • Meredakan perut kembung
  • Meningkatkan kualitas tidur
  • Dapat membantu merelaksasi

Baby Telon Cream dari MSGlow Kids ini dapat menjadi alternatif dari minyak telon, karena bentuknya krim jadi tidak mudah tumpah, serta dengan wangi dan hangatnya yang lembut dapat membantu menghangatkan tubuh Si Kecil serta membantu menangkal gigitan nyamuk saat sedang tidur maupun saat sedang beraktivitas di luar ruangan.