Tidak ada produk di keranjang.

Tidak ada produk di keranjang.

27/12/2021 by adminseo 0 Comments

Benarkah Penggunaan Sabun Bayi yang Salah Akan Membuat Kulit Si Kecil Mengelupas?

Sebagian orang mengira kalau kulit kering hanya masalah bagi orang dewasa. Padahal kulit yang kering justru lebih rentan dialami oleh bayi. Melihat kulit yang kering hingga mengelupas yang dialami si kecil tentu membuat sedih. Apalagi jika kulit kering tersebut disebabkan karena salah pemilihan sabun bayi.

Namun, tidak hanya salah dalam pemilihan sabun saja, ada banyak penyebab yang dapat membuat kulit bayi kering hingga mengelupas. Apa saja penyebab dan cara mengatasinya? Mari simak ulasannya di bawah ini.

PENYEBAB KULIT BAYI YANG KERING DAN MENGELUPAS

Kulit yang kering hingga mengelupas biasa ditemukan pada bayi yang baru lahir. Pengelupasan ini bukanlah sel kulit mati seperti orang dewasa. Kulit bayi yang mengelupas setelah kelahiran adalah rontoknya vernix caseosa pada bayi yang berguna untuk melapisi kulit.

Lapisan ini memiliki fungsi untuk mempermudah bayi saat proses kelahiran dan melindungi bayi dari infeksi. Setelah dilahirkan, lapisan ini akan terlihat lebih tebal kemudian akan rontok seiring dibersihkannya secara rutin. Kondisi ini akan segera berhenti sendiri seiring dengan berjalannya waktu dan tidak membutuhkan perawatan khusus.

Untuk bayi yang berumur lebih besar, kulit yang kering dan terkelupas sering terjadi karena lapisan epidermisnya kekurangan cairan. Adapun beberapa faktor ini dapat memicu terjadinya yang tersebut.

1. Udara yang Kering

Kesehatan kulit si kecil sangat tergantung dari suhu udara sekitar. Jika suhu lingkungan sekitar panas atau kering, maka kulit bayi akan mengalami kehilangan cairan. Ini juga termasuk saat berada di ruangan yang menggunakan AC, walau udara dingin, AC akan membuat udara menjadi kering sehingga akan membuat kelembaban kulit bayi berkurang.

2. Pemilihan sabun bayi yang salah

Kulit bayi terlebih jika baru dilahirkan perlu beradaptasi dengan zat yang ada di sekitarnya, salah satunya adalah produk sabun bayi. Dalam sabun bayi, terdapat beberapa bahan yang mungkin tidak cocok untuk kulitnya. Inilah yang membuat para orang tua harus memilih produk perawatan kulit untuk bayi yang memiliki kulit. Apalagi jika bayi memiliki kulit yang sensitif, maka pemakaian sabun bayi yang salah dan tidak tepat akan membuat kulit si kecil kering dan mengelupas.

Namun, ada salah satu sabun dari produk lokal yang dijamin gak akan bikin kamu salah pilih, yaitu MS Kids Bubble Wash. Sabun bayi yang satu ini membantu memberikan kelembaban serta kelembutan sepanjang hari untuk si kecil.

3. Memiliki masalah kulit

Kulit yang mengelupas pada bayi bisa jadi terjadi karena adanya masalah kulit seperti eksim, psoriaris, atau ichthyosis. Eksim yang terjadi pada kulit adalah penyakit kronis yang disebabkan karena ruam, kulit menebal, dan rasa gatal hingga terkelupas.

Munculnya masalah ini biasanya dipicu dari berbagai hal seperti alergi makanan atau lingkungan. Selain eksim penyakit  kulit lainnya seperti psoriasis adalah penyakit yang menyebabkan produksi sel kulit sangat cepat sehingga membuat kulit kering, pecah-pecah, hingga mengelupas. Untuk ichthyosis adalah masalah genetik yang dapat menyebabkan kulit menjadi bersisik, mengelupas, dan gata.

Ketiga penyakit yang membuat kulit kering ini memang tidak bisa disembuhkan. Namun, kamu bisa merawatnya supaya dapat mengurangi gejala sekaligus membuat kulit tetap sehat.

4. Kebiasaan tertentu

Kulit kering dan mengelupas yang dialami si kecil biasa terjadi karena sebuah kebiasaan, misalnya mandi dengan air hangat dalam kurun waktu cukup lama. Terkena suhu panas dan air dapat mengganggu keseimbangan minyak serta air di dalam kulit sehingga kulit menjadi lebih kering.

Memandikan bayi tidak perlu waktu yang lama. Kamu hanya perlu mengusap tubuh bayi dengan sabun bayi lalu membilaskan hingga bersih. Setelahnya kamu bisa mengeringkan tubuh si kecil dengan handuk secara perlahan.

CARA MENCEGAH KULIT KERING DAN MENGELUPAS PADA BAYI

Ada beberapa langkah yang bisa kamu coba lakukan untuk mencegah kulit kering pada si kecil, yaitu :

  • Jangan mandi dengan air panas
  • Tidak perlu mandi setiap hari
  • Menghindari paparan sinar matahari langsung
  • Pakai pakaian yang lembut

CARA MENGATASI KULIT KERING DAN MENGELUPAS PADA BAYI

Menurut Mayo Clinic, kulit kering yang tidak diatas dengan baik akan membuat bayi mengalami beberapa masalah lainnya. di bawah ini adalah cara mengatasi kulit kering pada bayi, yaitu :

  • Tidak memandikan si kecil terlalu lama
  • Memakai pelembab
  • Memberikan cairan supaya tercukupi
  • Menjaga kesehatan kulit
  • Lakukan konsultasi dengan dokter

Kulit kering pada bayi ternyata tidak hanya disebabkan oleh sabun bayi saja, namun ada berbagai faktor yang dapat kamu cegah dan atasi. Menjaga kesehatan kulit bayi adalah tugas orang tua agar anak tidak memiliki masalah penyakit lebih lanjut.

29/11/2021 by adminseo 0 Comments

Bolehkah Wajah Si Kecil Dibersihkan dengan Sabun Bayi?

Sabun bayi

https://www.mskids.co.id/product/bubble-wash/

Pada dasarnya, kondisi kulit bayi sangat jauh berbeda dengan orang dewasa. Kulit bayi cenderung sangat sensitif, sehingga harus menggunakan produk-produk yang aman dan jauh dari bahan kimia yang bisa berbahaya. Salah satu produk perawatan yang wajib banget diperhatikan adalah sabun bayi.

Tapi, banyak orang tua yang khawatir terhadap kandungan pada sabun bayi untuk membersihkan tubuh bayi, terutama pada bagian wajahnya, sehingga memilih untuk membasuhnya dengan air saja.

Seringkali pada wajah bayi muncul bintik-bintik merah yang mungkin adalah jerawat. Tapi, biasanya bintik-bintik yang disebut jerawat ini akan menghilang dengan sendirinya. Meskipun begitu, para orang tua harus tetap merawat kulit si kecil agar jerawat-jerawat itu bisa cepat sembuh. Untuk mengatasinya, bisa dengan melakukan perawatan wajah si kecil dengan sabun bayi.

Apakah boleh membersihkan wajah bayi dengan sabun?

Saat memandikan si kecil, tentu sabun bayi tidak pernah ketinggalan agar tubuhnya bisa bersih dan wangi. Tetapi, perlu diingat pilihlah sabun bayi yang memang dikhususkan untuk kulit bayi. Sebab, biasanya sabun bayi memiliki komposisi yang khusus agar tidak membuat kulit bayi iritasi dan juga kering. Pada dasarnya, membersihkan wajah bayi boleh saja menggunakan sabun, asal dengan cara yang tepat. Berikut beberapa tipsnya:

  • Pilih sabun bayi yang khusus

Pertama, pilihlah sabun bayi yang memang dikhususkan untuk bayi. Sebab, biasanya sabun bayi telah diformulasikan khusus untuk kulit bayi dan pH-nya sudah disesuaikan dengan pH apda kulit bayi.

  • Coba tes pada kulit bayi terlebih dulu

Sebelum menggunakannya untuk bayi, terutama bagian wajahnya, disarankan untuk melakukan tes sederhana pada kulitnya. Ini bertujuan untuk mengetahui apakah sabun bayi tersebut menyebabkan alergi atau tidak.

Caranya, para orang tua bisa mengoleskan sedikit sabun bayi pada tangan dan beri sedikit air. Kemudian, aplikasikan sabun bayi tersebut ke bagian belakang telinga si kecil. Jika bagian yang diolesi sabun bayi itu tidak memerah, tandanya sabun tersebut masih aman digunakan.

  • Jangan mengusap sabun bayi ke seluruh wajahnya

Perlu diingat, jangan langsung mengusap sabun bayi ke seluruh bagian wajahnya ya. Untuk melakukannya, bisa dengan cara mengusap secara halus dan bertahap mulai dari bagian dagu, pipi, hingga kening si bayi. Setelah itu, segera bersihkan bagian yang diberi sabun.

  • Jauhi area mata

Saat membasuh wajahnya, pastikan juga sabun bayi tidak mengenai area mata si kecil. Selain itu, saat membilasnya dengan air, pastikan air tidak mengenai matanya, karena bisa membuat matanya merah, perih, dan berair. Akhirnya, si kecil pasti akan menangis.

  • Pastikan wajah bayi tidak iritasi

Sebelum membasuh wajah si kecil dengan sabun bayi, pastikan wajahnya tidak sedang mengalami alergi atau iritasi. Jika kondisi wajahnya sedang tidak baik, disarankan membersihkannya dengan air hangat saja.

Cara memilih sabun bayi yang aman

1. Pastikan wanginya tidak menyengat

Biasanya, sabun bayi yang terlalu wangi mengandung bahan kimia yang bisa berbahaya untuk kulit si kecil. Jika tetap digunakan, bisa menyebabkan alergi dan iritasi pada kulitnya.

2. Pastikan kandungannya aman

Pastikan sabun bayi mengandung bahan-bahan alami yang pastinya bermanfaat untuk si kecil. Misalnya seperti minyak kelapa, minyak sawit, gliserin, shea butter, minyak almond, minyak zaitun, bunga chamomile, madu, cocoa butter, dan juga air.

3. Perhatikan jenis kulit si bayi

Jika kulit bayi sensitif, disarankan memilih sabun bayi yang hipoalergenik. Sabun jenis ini tetap aman untuk kulit si bayi. Sabun ini dibuat khusus untuk bayi yang memiliki kulit yang lembut dan juga sensitif.

4. Pilih yang mengandung pH netral

Pilih sabun bayi dengan kandungan pH yang netral. Jika masih bingung, bisa dilihat efek yang muncul usai menggunakan sabun bayi tersebut.

Jika setelah menggunakan sabun bayi kulit si kecil tetap sehat, tidak kering, atau terkelupas, berarti pH-nya netral dan aman untuk kulitnya.

Namun, perlu diingat sabun bayi batangan dan bubble baths (sabun busa) ternyata belum tentu cocok untuk kulit si kecil karena pH-nya cenderung basa. Zat alkali yang ada di sabun tersebut bisa menyebabkan kulit iritasi.

5. Hindari penggunaan sabun bayi antibakteri

Banyak ahli mengungkapkan bayi tidak memerlukan sabun bayi antibakteri. Sebab, dengan sabun bayi biasa juga bisa membersihkan kuman. Selain itu, sabun antibakteri biasanya mengandung bahan tambahan yang tidak diperlukan bayi.

Sebagai pilihan, kamu bisa mencoba MS Kids Bubble Wash dari MS Glow. Sabun bayi satu ini mengandung avocado oil dan royal jelly protein yang pastinya baik untuk kulit si bayi. Bubble Wash – MS KIDS 

Sabun bayi ini memberikan kelembaban dan kelembutan pada kulit bayi sepanjang hari. Selain itu, sabun ini tidak perih di mata, tidak menyebabkan iritasi, dan bermanfaat sebagai UV protection.

29/11/2021 by adminseo 0 Comments

5 Cara Memilih Sabun Bayi dan Cara Merawat Kulit Kering Si Kecil

Kulit kering yang sering dialami oleh bayi adalah kondisi yang umum dan normal. Setelah dilahirkan, kulit bayi akan terkelupas. Ini juga akan terjadi pada bayi yang lahir setelah usia kehamilan 40 minggu. Namun seiring dengan berjalannya waktu, kulit pada bayi ini akan berganti dan mulai sembuh dengan cepat.

Walau kulit dan strukturnya berganti, namun bayi akan tetap mengalami kulit yang kering. Bayi belum mampu memproduksi minyak yang mampu melindungi dan melembabkan kulit. Faktor dari kondisi udara yang berubah juga mempengaruhi kulit. Misalnya terkena paparan udara yang panas dan dingin, akan menjadi faktor kulit kering dan mudah terkelupas.

Selain itu, sering memandikan bayi dan menggunakan sabun bayi ternyata bisa memperburuk kondisi kulit bayi. Menggunakan sabun ternyata mampu menghilangkan minyak alami pada tubuh bayi. Inilah yang membuat kamu perlu memilih sabun bayi khusus yang tidak akan membuat kulit kering.

Kulit kering ini biasa dialami di bagian wajah, lengan, siku, kaki, serta dengkul. Saat bayi sedang mengalami kulit yang kering, biasanya kulitnya akan menunjukkan warna kemerahan dan gatal-gatal yang ringan. Saat kulit sudah mulai pecah-pecah, maka ini akan membuat bayi jadi tidak nyaman.

Jika kamu menemukan masalah yang sama di kulit si kecil, maka kamu peru mengetahui cara tepat dalam merawatnya.

TIPS MEMILIH SABUN BAYI DAN CARA PERAWATANNYA

Banyak produk sabun bayi yang memiliki harum yang lembut dan menyegarkan. Namun, kamu tetap harus memilih produk yang pas untuk kulit. Inilah beberapa tips dalam memilih sabun dan perawatannya.

1. Gunakan sabun tanpa aroma

Kamu bisa menggunakan sabun bayi yang tanpa aroma untuk pertama kali. Apalagi jika si kecil mengalami kulit kering. Hindarilah produk yang memiliki aroma atau sabun busa, ini bisa mempengaruhi tekstur dari kulit bayi. Sabun biasanya akan disertai dengan penambahan kimia lainnya sehingga akan merubah pH kulit bayi. Sabun dengan aroma dan busa juga akan mengurangi kelembaban dan menyebabkan kulit kering. Ini tentunya akan membuat masalah baru bagi kulit si kecil.

2. Tambahkan minyak khusus saat mandi

Selain memilih produk sabun, kamu bisa menambahkan minyak khusus saat bayi mandi. Kamu bisa mendapatkan baby oil khusus untuk mandi yang tidak mengandung antiseptik di dalamnya. Namun penggunaan minyak dengan antiseptik bisa kamu lakukan jika anak memiliki infeksi yang membuatnya harus mandi dengan air yang dicampur cairan antiseptik.

3. Oleskan pelembab

Saat memilih sabun bayi yang cocok, kamu bisa mengoleskan pelembab bayi satu hingga dua kali dalam sehari. Ini sama dengan pemilihan sabun bayi untuk kulit yang kering, pilihlah pelembab yang tidak memiliki aroma sehingga dapat meminimalkan risiko masalah kulit lainnya.

4. Mandikan selama 10 menit

Mandi berlama-lama bukan jaminan kulit si kecil akan bersih. Makin lama mandi, minyak alami dalam kulit si kecil akan berkurang. Jika kamu biasa memandikan bayi selama 30 menit, maka segera ubah menjadi 10 menit. Gunakan juga air hangat dan sabun bayi tanpa aroma. Maka dengan begitu, kulit bayi akan lebih bersih dan lembabnya tetap terjaga.

5. Menepuk kulit bayi saat mengeringkannya

Salah satu kebiasaan para orang tua saat mengeringkan bayi habis mandi adalah dengan mengusap badannya dengan handuk. Hindarilah hal ini jika kamu sering melakukannya. Perlu diingat kalau kulit bayi cukup sensitif dan mudah iritasi. Jika menggosokkan handuk ke kulit bayi maka kulit si kecil akan makin mudah teriritasi. Maka itu cukup dengan menepuk kulit bayi saat dikeringkan. Ini akan mengurangi gesekan di kulitnya.

Bagi kamu para orang tua baru, kamu bisa mengikuti langkah-langkah di atas untuk merawat dan memilih sabun bayi yang tepat. Salah satunya adalah dengan memakai Bubble Wash dari MS Kids. Sabun mandi yang satu ini bisa memberikan sensasi mandi yang menyegarkan serta memberikan kelembaban dan kelembutan.

MS Kids Bubble Wash juga mengoptimalkan rangsangan pada si kecil dengan memberikan ritual mandi yang sehat. Sabun bayi dari MS Kids ini tidak perih di mata dan tidak akan menyebabkan iritasi kulit, kandungan UV Protection juga bisa melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

29/11/2021 by adminseo 0 Comments

4 Tips Memilih Sabun Bayi yang Tepat Untuk Kulit si Kecil yang Sensitif

Kulit bayi akan lebih sensitif dibandingkan orang dewasa sehingga kini banyak produk perawatan kulit bayi yang diformulasikan khusus untuk si kecil. Jika tidak berhati-hati, kulit bayi yang masih sensitif akan mengalami iritasi kulit bahkan sampai mengalami peradangan. Selain itu, sebagian bayi yang memang memiliki kulit yang lebih sensitif dibandingkan bayi lainnya. salah satu cara tepat untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memakai sabun bayi khusus bagi bayi kulit sensitif. Bagaimana cara tepat memilihnya?

APAKAH HARUS MEMAKAI SABUN BAYI KHUSUS?

Dikutip dari Essential Baby, bedanya kulit bayi dan kulit orang dewasa sangat terlihat. Menurut Michael Freeman, dokter kulit The Skin Centre mengatakan kalau kulit bayi akan terus alami perkembangan pada tahun pertamanya dan rentan mendapatkan infeksi kulit.

Lapisan kulit terluar disebut dengan epidermis. Epidermis ini memiliki fungsi untuk mempertahankan kulit dari bahaya bakteri dan virus. Selain itu epidermis juga memiliki fungsi dalam mengatur keluar masuknya air dalam kulit.

Mengingat kulit bayi masih dalam proses perkembangan di tahun pertama, lapisan epidermis masih sangat tipis sehingga belum membentuk pelembab alami seperti kulit orang dewasa. Inilah alasan mengapa kulit bayi akan menjadi lebih sensitif dan tidak boleh dibersihkan dengan cara berlebihan. Merawat kulit si kecil tidak boleh sembarangan dan harus dengan penanganan yang tepat.

Menurut Freeman, kesalahan yang biasa dilakukan oleh orang tua adalah memakaikan sabun bayi dengan formula yang keras. Contohnya adalah pemberian sabun dengan kandungan alkohol atau pewangi. Padahal kedua zat ini tidak baik bagi kesehatan kulit bayi.

MEMILIH SABUN BAYI YANG TEPAT

Kulitnya yang sensitif ini membuat orang tua harus hati-hati dalam memilih sabun bayi. Supaya pemilihannya tepat, kamu bisa mengikuti tipsnya di bawah ini!

1. Jangan yang Mengandung Deterjen SLS

SLS (Sodium Lauryl Sulfate) adalah jenis deterjen yang biasa ditemukan dalam produk pembersih, termasuk di antaranya adalah produk bayi dan biasa terkandung dalam sabun bayi. Zat ini adalah bahan utama dalam membuat sabun mandi karena dapat menghasilkan  busa yang banyak.

SLS yang terkandung dalam sabun mandi akan membuat sabun memiliki busa yang banyak. jika sabun bayi yang kamu pilih memiliki sabun yang banyak, bisa dipastikan kalau sabun tersebut mengandung SLS.

SLS juga memiliki nama lain yang perlu diperhatikan, yaitu :

  • Sodium Lauryl Ether Sulfate (SLES)
  • Sodium Dodecyl Sulfate (SDS)
  • Lauryl Sodium Sulfate
  • Lauryl Sulfate Sodium Salt
  • Sodium Myreth Sulfate
  • Disodium Laureth Sulfosuccinate
  • Anionik Surfaktan

SLS ini mudah masuk dan menyerap ke dalam kulit dan mengikis kelembaban alami pada kulit dan membuat kulit menjadi lebih kering sehingga mudah menimbulkan iritasi dan kemerahan.

2. Jangan Pilih Sabun Antibakteri

Sebagai orang tua, kamu pasti khawatir dengan bakteri dan kuman yang berada di sekitar si kecil. Inilah alasan mengapa kamu akan memilih sabun antibakteri. Padahal sabun antibakteri memiliki kandungan tambahan bernama triclosan. Triclosan ini banyak digunakan dalam sabun dewasa. Jika memang ingin memilih sabun antibakteri sebaiknya cari yang mengandung bahan natural seperti essential oil.

3. Jangan Pilih Sabun dengan Pengharum Tambahan

Sabun bayi pasti akan memiliki wangi yang segar dan menenangkan. Namun, jika sabun yang digunakan memberikan harum yang menyengat, kamu perlu mewaspadai penggunaan pengharum tambahan dalam kandungan sabun bayi tersebut. pewangi tambahan sintetis akan menyebabkan alergi pada kulit bayi sehingga menyebabkan iritasi, kering, hingga munculnya ruam bila kulit si kecil bermasalah. Kamu bisa memilih sabun dengan kandungan ekstrak bahan alami.

Seperti MS Kids Bubble Wash yang mengandung ekstrak alpukat dan royal jelly. Bubble wash dari MS Kids ini tak hanya membersihkan secara maksimal tapi juga akan memberikan sensasi mandi yang menyegarkan bagi si kecil.

4. Bebas Alkohol

Sabun bayi yang tepat untuk dipilih adalah yang bebas alkohol. Kandungan alkohol dalam beberapa produk akan membuat kulit bayi sensitif. Walau begitu ada beberapa jenis alkohol yang aman digunakan untuk kulit bayi seperti cetearyl alcohol. Kandungan alkohol ini juga sering ada dalam kandungan sabun bayi dan produk perawatan bayi lainnya. sebelum membeli sebaiknya kamu menyempatkan diri untuk membaca kemasan produk.

Walau sedang mengalami masalah kulit, si kecil harus tetap mandi ya! Selain membersihkan, mandi dengan sabun bayi dapat membantu merawat kulit bayi dari iritasi atau gangguan kulit lainnya.

29/11/2021 by adminseo 0 Comments

4 Tips Memandikan Bayi dengan Sabun Bayi yang Tepat

Memandikan bayi yang baru lahir dengan sabun bayi jadi salah satu momen yang penting dan membuat gugup para orang tua baru. Tidak sedikit yang khawatir ketika akan memandikan bayi karena takut jatuh atau hal lainnya. Dalam artikel ini, sebagai orang tua baru, kamu dapat mengetahui penjelasan mudah dalam memandikan bayi yang baru lahir.

SEBERAPA SERING BAYI HARUS DIMANDIKAN?

Dilansir dari Mayo Clinic, bayi yang baru lahir tidak seharusnya sering dimandikan. Hal yang paling penting dilakukan bagi orang tua baru adalah mengganti popok bayi dan juga membersihkan tubuhnya.

Kenapa tidak boleh terlalu sering memandikan bayi yang baru lahir?

Karena, dengan memandikan bayi terlalu sering justru akan membuat kulit bayi terlalu kering dan kurang nyaman. Jika ingin perhitungan, memandikan bayi sebanyak 3 kali dalam seminggu di tahun pertamanya sangat cukup dilakukan. Walau hanya 3 kali dimandikan dalam seminggu, kamu tetap harus membersihkan bagian muka, leher, tangan, kemaluan, dan patanta bayi setiap hari.

Namun, ini bisa disesuaikan dengan kondisi si kecil. Apalagi Indonesia adalah negara tropis yang memiliki suhu tinggi dan lembab. Mungkin kamu memiliki keinginan untuk memandikan si kecil setiap hari. Namun untuk secara pasti, kamu dapat berkonsultasi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

KAPAN WAKTU YANG TEPAT UNTUK MEMANDIKAN BAYI?

Sebagai orang tua baru, pasti kamu bertanya-tanya kapan waktu yang tepat untuk memandikan bayi yang baru lahir? Memandikan bayi memang tidak bisa sembarangan, termasuk waktu memandikan. Jangan memandikan bayi setelah minum ASI. Memandikan bayi setelah perutnya terisi akan membuat si kecil merasa tidak nyaman.

Selain itu, ia akan merasa perutnya tertekan sehingga dapat menyebabkan si kecil muntah. Sebaiknya tunggu waktu senggang bagi kamu sendiri untuk memandikannya, maka kamu bisa fokus saat memandikan bayi dan tidak akan terburu-buru.

Kamu bisa menggunakan waktu pagi untuk memandikan si kecil. Di pagi hari biasanya mood bayi sedang baik dan tidak begitu mengantuk. Memandikannya sore hari juga bukan hal yang masalah. Yang terpenting adalah susu air yang tepat supaya bayi tidak kedinginan.

PERALATAN UNTUK MANDI BAYI

Ada beberapa hal yang perlu disiapkan saat kamu akan memandikan si kecil, pastikan pula kamu meletakkannya di dekat jangkauan, ya.

  • Waslap yang lembut
  • Ember atau bak mandi bayi
  • Sabun bayi
  • Handuk
  • Popok kering
  • Pakaian ganti

CARA MEMANDIKAN BAYI

1. Siapkan Air Hangat

Langkah pertama bagi orang tua baru yang akan memandikan bayi mereka adalah menyiapkan bak mandi yang telah diisi dengan air hangat. Kira-kira suhunya sekitar 37 derajat celcius dengan ketinggian air 5 centimeter. Lalu pindahkan si kecil secara perlahan ke dalam bak mandi dengan posisi agak tegak.

Tahan bagian belakang kepala serta leher bayi dengan tangan yang tidak digunakan untuk membasuh tubuh bayi. Artinya kamu bisa menggunakan tangan atau kiri sesuai dengan kondisi.

2. Usap Tubuh Dengan Lembut

Sambil menahan bagian kepala dan leher, kamu bisa dengan perlahan mengusap lembut wajah di kecil dengan waslap lembut. Dimulai dengan kepala lalu turun ke sekujur tubuh. Kamu bisa menggunakan sabun bayi di waslap yang kamu gunakan. Lalu usap kembali dari wajah hingga seluruh badan. Jangan lupa membersihkan tiap lekukan atau lipatan tubuh. Usahakan jangan mengusap hingga ke bagian dalam telinga atau hidung.

Sabun bayi yang bisa kamu gunakan untuk si kecil harus aman digunakan. Salah satunya adalah milik MS Kids Bubble Wash yang mampu memberikan kelembaban dan kelembutan bagi si kecil sepanjang hari. Sabun ini juga memiliki UV Protection dan tidak perih di mata. MS Kids Bubble Wash aman digunakan dan tidak menyebabkan iritasi pada kulit si kecil.

3. Bersihkan Bagian Lipatan Tubuh

Kamu bisa membersihkan kedua kelopak mata di kecil menggunakan kain lembut atau kapas yang tidak terlalu banyak serat. Saat memasuki bagian akhir mandi, kamu bisa membersihkan pantat bayi dan bagian kemaluan dari depan ke belakang.

4. Biarkan si Kecil Menikmati Waktu Mandi

Agar si kecil merasakan stimulasi indra peraba, maka biarkan si kecil menikmati waktu mandi dengan cara menuangkan air hangat ke perut atau bahunya perlahan. Setelahnya kamu bisa mengangkat bayi dengan kedua tangan dan membungkusnya dengan handuk kering.

HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN AGAR KULIT BAYI TIDAK KERING

Kulit bayi lebih tipis dan rapuh dari orang dewasa sehingga membutuhkan perawatan. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua agar kulit si kecil tidak kering. 

  1. Perhatikan waktu mandi, waktu memandikan bayi tidak lebih dari 10 menit.
  2. Oleskan pelembab
  3. Hindari sabun bayi yang mengandung detergen
  4. Pakai baby oil

26/11/2021 by adminseo 0 Comments

Inilah Kandungan dan Bahan Alami yang Harus Ada dalam Sabun Bayi

Sabun bayi

Saat sedang mandi, semua orang butuh sabun yang tepat untuk kondisi kulit dan badan. Sama dengan si kecil yang membutuhkan sabun bayi yang cocok untuk kulitnya. Memakai sabun bayi yang khusus tentu dapat membantu si kecil untuk menyempurnakan dan menjaga kesehatan kulit.

Kulit bayi memiliki struktur yang berbeda dari kulit orang dewasa. Menurut jurnal dari National Center of Biotechnology Information, kulit yang dimiliki bayi dan anak-anak akan lebih halus dan lembut ketimbang milik orang dewasa.

Pada bayi, bagian lapisan kulit teratas atau stratum corneum pada epidermis ketebalannya lebih tipis, kemampuan menyerap airnya yang berbeda, serta faktor pelembab alami dari produksi lipid di kulitnya lebih rendah dibanding orang dewasa.

Ini yang membuat kulit yang dimiliki si kecil lebih sensitif terhadap iritasi kulit seperti dermatitis popok dan atopik. Maka dari itu, kamu perlu memberikan perawatan kulit yang tepat untuk si kecil, salah satunya adalah dengan memberikan sabun bayi yang sesuai.

Sabun bayi yang tepat bisa membantu menjaga kelembaban kulit. Sebagai orang tua, diharapkan mampu membeli sabun yang bersahabat dengan bahan alami yang direkomendasikan untuk kulit bayi.

Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih sabun bayi yang tepat, antara lain :

  • Memahami kulit si Kecil

Sebelum membeli sabun, kamu harus mengenali dulu kondisi kulit si kecil. Kebanyakan bayi lahir dengan kondisi kulit yang sehat dan sensitif. Jadi sabun yang harus digunakan sebaiknya mengandung bahan-bahan yang alami.

  • Mengandung pH seimbang

Perlu diketahui kalau pH seimbang dalam sabun bayi harus diperhatikan dengan baik. Kandungan pH seimbang dapat menjaga tingkat pH pada kulit bayi sehingga bisa menyebabkan masalah kulit. Menurut jurnal Pediatric Dermatology, sabun bayi adalah satu produk perawatan yang diformulasikan untuk melindungi dan menjaga kulit bayi dengan pH sebesar 5,5. Seimbangnya pH pada kulit bayi dapat membantu mengobati dan mencegah masalah kulit yang biasa dialami si kecil.

  • Terbuat dari bahan alami

Untuk sabun bayi, hindari sabun dengan bahan kimia yang berbahaya. Pilihlah sabun yang dibuat dari bahan alami yang bisa melindungi dan menenangkan kulit. Dikutip dari WebMD, para orang tua disarankan memilih sabun bayi yang mengandung minyak zaitun dan minyak almond.

  • Tidak mengandung pewarna

Sabun bayi yang bagus adalah yang tidak memiliki kandungan pewarna kimia. Dengan tidak adanya kandungan tersebut, maka akan semakin membuat kulit si kecil terhindar dari bahan kimia yang berbahaya yang dapat menyebabkan iritasi dan masalah kulit lainnya.

  • Teruji secara klinis

Syarat yang tidak boleh terlewat dalam memilih produk sabun bayi adalah memastikan sabun tersebut sudah teruji klinis dermatologi lembut dan sangat nyaman di kulit bayi. Seperti produk Bubble Wash dari MSKids yang satu ini. Sabun bayi yang satu ini bisa membantu melembabkan dan menjaga kelembutan si kecil sepanjang hari. Kandungan UV protection bisa membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari. 

Setelah memahami apa saja yang harus dipertimbangkan dalam memilih sabun bayi, maka kamu bisa mengetahui kandungan alami apa saja yang bagus dalam sabun tersebut. di bawah ini adalah beberapa rekomendasi yang bisa kamu sesuaikan :

1. Minyak Zaitun

Sabun mandi dengan kandungan minyak zaitun sangat direkomendasikan untuk si kecil. Minyak zaitun sendiri mengandung antioksidan yang bisa membantu meredakan peradangan pada tubuh. Tak hanya itu, omega-3 nya bisa membantu masalah peradangan kulit, dan asam linoleate dalam minyak ini bisa meningkatkan pelindung alami untuk kulit.

Sebuah studi di tahun 2016 membuktikan kalau anak yang dipijat menggunakan minyak zaitun bisa memiliki kelembaban kulit yang lebih baik daripada yang tidak memakai minyak zaitun ini. Jadi sabun bayi dengan kandungan minyak zaitun dapat kamu pilih jadi sabun yang tepat.

2. Minyak Chamomile

Minyak chamomile juga bisa jadi salah satu pertimbangan dalam memilih sabun bayi alami. Chamomile memiliki sifat hipoalergenik yang mampu meredakan rasa gatal eksim dan ruam lain. Minyak alami yang satu ini juga mampu mengurangi peradangan kulit yang dialami si kecil.

Selain bagus untuk kesehatan kulit, chamomile juga menjaga kulit agar tetap kuat seperti anti-inflamasi, anti-jamur, antiseptik, antibakteri, dan antioksidan.

3. Minyak Almond

Minyak almond bisa menjadi pelembab dan emolien yang baik untuk tubuh sehingga jadi pilihan tepat bagi orang tua untuk memilih sabun. Kedua kandungan ini bisa menjaga kelembaban kulit dan melindungi kulit dari iritasi dari dalam.

Minyak almond juga dipercaya bisa mengobati masalah kulit kering, termasuk di antaranya eksim dan ruam kemerahan. Jadi jika menemukan sabun dengan kandungan minyak almond jangan ragu untuk memilihnya.

4. Minyak Mawar

Minyak mawar ternyata memiliki kandungan lemak yang tinggi dan baik untuk melindungi kulit si kecil. Minyak mawar dipercaya mampu membangun kesehatan kulit si kecil dari hari ke hari. Sifatnya yang menenangkan mampu meredakan kemerahan dan iritasi pada kulit bayi saat mengalami eksim dan ruam.

5. Madu

Madu kini juga jadi salah satu kandungan alami yang bisa ditemukan di berbagai sabun bayi. Kandungan dalam madu yang memiliki sifat antioksidan bisa membantu melembabkan dan mengatasi masalah kulit kering dan rusak. Tak hanya itu, kandungan antimikroba dalam madu juga bisa membunuh bakteri yang menyebabkan masalah kulit sehingga menyembuhkan kulit si kecil.

Dengan mengetahui bahan apa saja yang bisa direkomendasikan dalam kandungan sabun bayi, kamu bisa mencari produk yang tepat untuk si kecil. Yuk, jangan ragu lagi untuk mencari sabun yang cocok untuk kenyamanan mandi si buah hati.

Happy,Family!,Mother,And,Daughter,Child,Girl,Are,Caring,For
31/07/2021 by MS Kids 0 Comments

Kenali Inovasi Baru Skin Care Untuk Si Kecil

Masalah kulit adalah salah satu keluhan paling umum yang muncul pada Si Kecil. Sayangnya, pilihan perawatan tubuh yang alami cukup terbatas di pasaran. Untuk menjawab kebutuhan Si Kecil terhadap produk skin care yang alami, MSGlow Kids hadir sebagai solusi.MSGlow Kids merupakan anak perusahaan dibawah naungan dari Urban Company, salah satu perusahaan terbesar yang berlokasi di Bali. Dilaunching-kan secara resmi pada bulan Desember 2020, MSGlow Kids menghadirkan inovasi produk yang diperuntukkan anak usia 0 bulan hingga remaja. Dengan bahan bahan pilihan yang lembut dan aman untuk si kecil, MS Glow Kids selalu siap melindungi sepenuh hati.

 

Solusi Rangkaian Mandi yang Menyenangkan

MSGlow Kids menghadirkan rangkaian paket mandi yang lengkap. Seperti Bubble Wash yang menjadikan waktu mandi Si Kecil lebih menyenangkan, dan juga melembabkan tubuh.  Lalu Baby Mild Shampoo yang lembut membantu mengoptimalkan pertumbuhan rambut, serta Daily Baby Cream yang dapat memberikan proteksi dari sinar UV serta kelembaban kulit Si Kecil sepanjang hari. Rangkaian paket MSGlow Kids terbuat dari bahan-bahan alami yang sudah teruji klinis dan aman digunakan untuk segala jenis kulit seperti eczema, ruam popok, bekas luka, dan kulit kering.

Booster Imunitas Anak dimasa Pandemi!

Tak ketinggalan, MSGlow Kids juga menghadirkan Vitamin Anak yang dapat memperkuat sistem imunitas terutama dimasa pandemi. Vitamin Herboost terbuat dari bahan-bahan alami seperti ekstrak anggur, ekstrak temulawak, dan herba pegagan mampu meningkatkan nafsu makan, menjaga daya tahan tubuh, dan memelihara perkembangan kesehatan Si Kecil.

Inovasi Telon Cream di Indonesia

Baru-baru ini, MSGlow Kids menghadirkan inovasi produk telon dengan diluncurkannya Baby Telon Cream. Berbeda dengan minyak telon pada umumnya, Baby Telon Cream hadir dalam bentuk Cream sehingga lebih ergonomis dalam penggunaannya. Baby Telon Cream merupakan telon berbentuk cream yang bermanfaat untuk menghangatkan dan memberikan rasa nyaman serta melembutkan kulit Si Kecil. Terbuat dari bahan-bahan alami seperti Lavender Oil, Cajuputi Oil, dan Anise Oil

 

Jangan ragu lagi dalam memilih produk skin care Si Kecil. Dengan rangkaian produk dari MSGlow Kids, Si Kecil akan terbebas dari masalah-masalah kulit.

Skin care untuk anak? Ya MSGlow Kids!