Tidak ada produk di keranjang.

Tidak ada produk di keranjang.

27/12/2021 by adminseo 0 Comments

Kapan Waktu yang Tepat Untuk Memberikan Krim Bayi?

Krim bayi biasa digunakan untuk melembabkan kulit yang kering, namun sebelum menggunakan produk ini, kamu harus banyak memperhatikan berbagai hal.

Krim bayi jadi salah satu perawatan kulit yang penting. Walau kulit bayi yang baru lahir sebenarnya memiliki lapisan terluar, namun krim bayi bagus untuk menjaga kelembaban dan kekenyalan kulit saat si kecil mulai sering mandi dan terpapar suhu kering.

Krim bayi juga sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit agar mampu terhindar dari masalah iritasi dan eksim.

KAPAN WAKTU YANG TEPAT MEMBERIKAN KRIM BAYI?

Bayi yang baru lahir akan memiliki lapisan kulit yang disebut dengan vernix. Lapisan ini adalah lapisan perlindungan lilin yang menyelimuti tubuh saat di dalam rahim dari cairan ketuban.

Vernix ini akan mulai mengelupas setelah beberapa minggu pertama begitu bayi dilahirkan. Inilah yang membuat kulit bayi akan terlihat bersisik dan kering. Umumnya, kulit di bawah vernix ini cukup lembab dan tidak butuh pelembab tambahan.

Namun, orang tua sudah bisa secara perlahan memberikan krim bayi jika kulitnya mulai mengering. Apalagi di beberapa bagian seperti pergelangan kaki, siku, dan tangan.

Ada banyak krim bayi yang ada di pasaran. Salah satunya adalah MS Kids Daily Baby Cream. Produk dari MS Kids ini mampu memberikan perawatan dan perlindungan serta kelembutan bagi kulit si kecil. MS Kids Daily Baby Cream juga mampu mencegah iritasi pada kulit bayi.

TIPS MEMBERIKAN KRIM BAYI

Mengoleskan krim pada bayi yang baru saja lahir tentunya tidak bisa sembarangan. Di bawah ini adalah beberapa tips yang bisa kamu lakukan di rumah.

1. Oleskan setelah mandi

Proses mandi dapat mengeringkan kulit bayi. Maka dari itu, oleskan krim bayi yang bebas dari pewangi setelah bayi baru saja selesai dimandikan. Caranya adalah dengan membersihkan tangan secara menyeluruh, ambil sedikit krim kemudian sebarkan di telapak tangan dan jari-jari. Pijat lembut tubuh si kecil dengan krim tersebut supaya tersebar merata di seluruh tubuh. Pastikan juga orang tua tidak memiliki kuku yang tajam dan panjang sehingga dapat menggaruk kulit bayi

2. Gunakan krim saat kulit mulai kering

Kamu bisa memberikan krim bayi pada tubuh yang terlihat kering. Oleskan secara rutin ke area tubuh tersebut. Bagian tubuh bayi yang sering terlihat kering biasanya pergelangan kaki, siku, dan tangan.

3. Hindari penggunaan lebih dari satu produk

Untuk memberikan perawatan kulit pada si kecil, jangan menggunakan lebih dari satu produk. Bahan kimia yang terdapat dalam produk krim bayi akan berbeda-beda. Zat yang diproduksi juga mungkin bisa membahayakan kulit si kecil yang masih rapuh dan sensitif. Sebaiknya kamu menggunakan satu produk krim bayi yang paling direkomendasikan dan tetap memakainya hingga masalah pada kulit bisa teratasi dengan baik.

KAPAN HARUS KE DOKTER?

Jika kamu sebagai orang tua masih ragu dalam penggunaan krim bayi, maka tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter lebih dahulu. Tanyakan krim bayi yang seperti apa yang aman dan dibutuhkan untuk kulit si kecil.

Bisa saja tanpa kamu sadari, si kecil memiliki kulit yang kering, gatal, mengelupas, dan kemerahan. Bisa jadi, itulah tanda-tanda penyakit eksim. Maka dari itu, kamu bisa langsung konsultasikan hal tersebut dengan dokter.

Memberikan krim bayi juga memiliki manfaat yang baik untuk si kecil. Adapun beberapa manfaat yang dapat dirasakan dalam penggunaan krim bayi adalah :

  • Mencegah kulit menjadi kering
  • Merangsang regenerasi kulit
  • Meredakan alergi pada kulit
  • Mencegah dan mengatasi ruam popok
  • Meredakan biang keringat

Itu dia penjelasan singkat tentang kapan waktu yang tepat, tips memakainya, dan manfaat yang diberikan dalam penggunaan krim bayi.

Pilihlah krm bayi dengan label hypoallergenic karena produk dengan kandungan tersebut memiliki risiko yang lebih rendah dalam memberikan efek alergi dan iritasi. Kamu juga bisa memilih krim bayi dengan kandungan bahan alami seperti susu, oat, minyak, zaitun, shea butter, dan ekstrak bunga chamomile. Bahan-bahan ini merupakan bahan dasar yang mampu melembabkan dan melembutkan kulit bayi.

29/11/2021 by adminseo 0 Comments

Mengetahui Ciri Kulit Sensitif dan Menanganinya dengan Krim Bayi

Kulit bayi yang baru lahir biasanya akan lebih sensitif dan lembut ketimbang kulit orang dewasa. Namun, memang ada beberapa bayi yang lahir dengan jenis kulit yang sensitif. Maka dari itu, sebagai orang tua, kamu perlu jeli dan teliti tentang mengenali ciri kulit bayi yang sensitif supaya kamu bisa lebih tahu apa yang harus dilakukan untuk merawatnya dengan krim bayi.

KENAPA KULIT BAYI SENSITIF?

Secara alami, kulit bayi memang sensitif. Menurut ahli dokter dari The Skin Centre, Michael Freeman, dalam  Essential Baby Australia kalau ada perbedaan yang jelas antara kulit bayi dan orang dewasa. Kulit bayi akan terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu di tahun pertama sehingga rentan mengalami infeksi.

Lapisan terluar bagian kulit yaitu epidermis memiliki peran yang penting sebagai pertahanan terdepan pada tubuh. Epidermis ini melindungi organ dalam tubuh agar tidak kekurangan air dan menjaga tubuh agar tidak kebanyakan air. Kesimpulannya, epidermis ini mengatur jumlah air yang masuk dan keluar dari dalam tubuh. Epidermis memiliki fungsi untuk melindungi organ dalam tubuh dari bakteri dan virus yang menyebabkan berbagai penyakit.

Namun, epidermis pada kulit bayi sangat tipis dan belum membentuk pelembab alami seperti orang dewasa. Inilah yang membuat kulit bayi menjadi lebih sensitif dan rawan kehilangan banyak air dibandingkan orang dewasa.

CIRI BAYI DENGAN KULIT SENSITIF

Sebenarnya ada beberapa ciri bayi yang memiliki kulit yang sensitif dan memerlukan perawatan yang khusus dibandingkan biasanya. Kulit sensitif pada bayi biasanya akan sering muncul pada bayi yang lahir secara prematur. Ini disebabkan karena epidermis belum berkembang dengan cukup baik seperti bayi lainnya. Inilah beberapa ciri kulit bayi yang sensitif dan perlu diperhatikan.

1. Munculnya Ruam Pada Kulit

Bintik merah yang muncul di kulit bayi sebenarnya normal terjadi. Ruam terjadi karena adanya reaksi tubuh saat akan melawan zat asing dari luar tubuh. Namun, jika banyaknya bintik merah yang muncul, maka bisa jadi ini adalah tanda dari alergi dari kandungan tertentu. Jika hal ini terjadi pada si kecil, maka Anda bisa membawanya ke dokter untuk melakukan konsultasi.

2. Tekstur Kulit yang Kering

Kulit bayi sangat rentan menjadi kering karena epidermisnya belum berkembang. Namun, jika kulit si kecil terlihat kering dan kusam yang sering, maka kamu perlu menjaga kelembaban kulitnya. Sebagai orang tua, kamu bisa mengoleskan krim bayi untuk mencegah kulit iritasi, termasuk di bagian lipatan kulit yang sering mengeluarkan keringat. Salah satu produk yang dapat kamu miliki adalah MS Kids Daily Baby Cream yang memiliki banyak manfaat. Antara lain adalah kandungan UV Protection yang melindungi kulit si kecil dari paparan sinar matahari, melembutkan, melembabkan, dan melindungi kulit dari rasa kering yang sering dialami. Selain itu MS Kids Daily Baby Cream akan mencegah iritasi pada kulit. Konsultasikan juga pada dokter pelembab yang digunakan membuat reaksi alergi pada kulit si kecil.

3. Rentan Terkena Berbagai Penyakit

Salah satu ciri lain dari kulit bayi yang sensitif adalah kulit si kecil akan rentan terkena berbagai macam penyakit antara lain biduran, eksim, biang keringat, kurap (infeksi kulit oleh jamur), ruam popok, hingga impetigo (infeksi kulit karena bakteri). Penyakit ini memang akan sembuh dengan sendirinya selama beberapa waktu dan perkembangan imun tubuh bayi. Namun, setelah beberapa hari jika penyakit ini tidak sembuh, maka kamu perlu melakukan konsultasi dengan dokter.

JANGAN BERLEBIHAN SAAT MEMBERSIHKAN KULIT BAYI YANG SENSITIF

Menurut Michael Freeman, kesalahan umum yang biasa orang tua lakukan saat mengetahui kulit si kecil sensitif adalah dengan membersihkan bayi secara berlebihan atau over cleansing. Orang tua akan menggunakan shampoo atau sabun yang memiliki kandungan keras saat memandikan bayi atau memandikan bayi terlalu lama. Parahnya beberapa orang tua akan mengatur air mandi untuk bayi terlalu panas. Ini malah akan menjadi masalah yang baru bagi kulit.

Ada banyak bakteri yang ada di tubuh bayi. Bakteri ini bisa membantu dalam perkembangan pertahanan atau sistem imun kulit bayi. Pada dasarnya, tubuh manusia akan memberi respon saat zat asing menyentuh dan menambahkan informasi untuk meningkatkan pertahan diri.

Akan sangat berlebihan jika kamu membersihkan kulit bayi yang malah akan membuat bakteri mati dan sistem imun di kulit menjadi tidak berkembang secara baik. Suhu yang panas akan membuat bakteri mati. Ini malah membuat kulit bayi akan rawan terkena berbagai infeksi.

Maka dari itu, orang tua harus bisa mengetahui cara yang tepat dalam merawat kulit bayi sensitif. Salah satunya adalah menggunakan krim bayi yang mengandung bahan alami.